24 February 2009
After The Honeymoon (buku)
Ata, wanita berkarier cemerlang, cerdas, dan belum bisa memasak menikah dengan Barra, laki-laki humoris, pencinta gadget, tidak ambisius, dan trauma menyetir. They had a perfect honeymoon. Namun sepulangnya dari honeymoon masalah mulai bermunculan. Ata yang harus lembur pada hari pertamanya, Barra yang menghabiskan gaji hanya untuk membeli gadget baru, kopi instan yang kemanisan,dan white lie. Yup sodara-sodara baru seminggu menikah bohong kecil sudah muncul. Belum lagi ditambah drama ibu dan bapak mertua...owwwww.... Selanjutnya cerita akan beralih ke Widi, kakak Ara, dan suaminya Jeff. Pengantin lama yang didatangi orang ketiga.
Setelah melewati berbagai macam intrik dan kejutan akhirnya happily ever after tercapai juga. Kog ga diceritain??? seet beli dong ah..wakakakkakkkk
Membaca buku ini kita akan dibawa ke berbagai cerita, drama, dan permasalahan. Susul menyusul. Burukkah? Untungnya tidak.. Ollie dengan ringan meramu semua cerita tersebut sehingga tanpa sadar kita sudah berada di akhir. Saya bahkan terheran-heran dengan banyaknya ide Ollie untuk cerita ini. Dan banyaknya momen "Ya ampun...ini kan gua banget" atau "ih..kog tau sih.." Padahal saat menulis novel ini Ollie belum menikah.
Buku ini recommended buat orang-orang yang lagi napsu-napsunya pengen nikah karena
"menikah itu tidak seindah yang kamu bayangkan sampai-sampai orang yang sudah menikah ingin memaksamu membatalkan pernikahan"Buku ini juga recomended buat orang-orang yang sedang menghadapi masalah pernikahan karena
"tidak ada masalah yang terlalu besar untuk diselesaikan"jedankkk!!!! Kalimat ini benar-benar membuat saya si "healthy divorce is much better than sick marriage" ini berpikir ulang.
Dan sudah pasti buku ini recomemended untuk para honeymooners karena
"kerumitan menikah bukan hanya soal baju-baju yang berserakan, handuk yang lupa dijemur, atau siapa yang mematikan lampu di malam hari"
Kesimpulannya apapun itu kita harus memilih untuk memperjuangkan cinta. Bahkan walau anda pengantin lama yang harus diingat adalah selain berperan menjadi orang tua, kita juga harus berperan sebagai kekasih. Pokoknya buku ini menyajikan banyak tips and trik menghadapi bahtera pernikahan... bahasanya...
Oh ya..untuk yang mengharapkan adanya adegan ranjang yang "glegh!!" harap kecewa..mungkin karena saat menulis ini Ollie baru menjadi Calon Pengantin Wanita... Hihihi. Trus satu tips yang pasti saya terapkan adalah JANGAN PERNAH MEMBIARKAN SUAMI ANDA DUGEM SENDIRIAN...BAHAYA!!!




5 comments:
wow @_@
March 1, 2009 8:05 PMdhe mau coba cari ahh bukunya.. tp T_T kayakna di aceh blom ada ^^
cb pesan ahh, klo dah gajian.
tq ^^ infonya
Thanks for your review (cozy)
March 1, 2009 8:07 PMgw dugem sendirian gak papa tuh :p
March 1, 2009 8:15 PMpinjem yoo...
March 3, 2009 1:20 PMhaha, karena gue belum nikah tentunya belum bisa bilang "kok gue bangett?".
April 16, 2009 10:54 AMtapi idenya memang bagus. sayang ada bloopersnya soal barra yang nggak bisa nyetir, lalu di tengah cerita ia menyetir mobil, lalu nggak bisa nyetir lagi.
oia, dan "trauma parah" yang dialami barra sampai nggak bisa nyetir? not really convincing.
Post a Comment