SLIDE1

Like capcai in here all things can be mix, put together, and absolutely delicious. Cause this is not common capcai. This capcai is burned out.

21 February 2009

Tagged Under: ,

Empress Orchid & The last Empress (buku)

Share

Penulis: Anchee Min
Harga: 79.000 (Toko Gunung Agung Jakarta) dan 54.400 (Togamas Bandung)


Petunjuk saya dalam membeli buku adalah ada atau tidak adanya penghargaan yang diterima si buku (ini menjelaskan sedikitnya buku penulis Indonesia yang saya miliki..hihihi). Harap maklum saya belum mendapat kemewahan untuk membeli semua buku yang disukai. saat membeli buku ini pun saya sudah sejam di Gunung Agung..bolak-balik dirak yang sama..bolak-balik membaca back cover buku-buku yang sama. Baru dengan bulat hati menentengnya ke kasir bersama The Missing.

Saya menggilai buku sejarah Asia -India, Jepang, Cina..you named it!- apalagi tentang kerajaan-kerajaan. jadi sebenarnya cepat atau lambat novel ini akan saya beli. Agak ragu-ragu karena novel ini ada sekuelnya. duh...mahal deh..tapi saat membaca baris pertama saya langsung jatuh hati.

Hidup kebangsawananku dimulai dengan bau busuk. Bau busuk yang datang dari peti mati ayahku...
____________________________________________________________________

Empress Orchid adalah sebuah novel berdasarkan fakta mengenai kerajaan Cina pada Dinasti CHing. Dinasti CHing merupakan dinasti terakhir kekaisaran Cina (ingat Pu Yi??). novel ini bercerita tentang Anggrek, gadis miskin dari keturunan bangsawan, yang berhasil menjadi salah satu dari tujuh istri resmi kaisar Hsien Feng. Bahkan ia menjadi satu-satunya istri yang dapat memberikan keturunan kepada kaisar, Tung Chi.

Keruntuhan Cina yang semakin dekat mengakibatkan kesehatan Kaisar memburuk dan Angrekpun dengan segera menjadi janda. Sebagai satu-satunya anak lelaki kaisar, Tung Chi , dinobatkan sebagai kaisar berikutnya. Perjuangan Anggrek untuk menjadikan Tung Chi sebagai kaisar tidaklah mudah. Saat itu banyak pejabat yang mengincar kedudukan sebagai kaisar. Tahu sendirilah betapa kayanya kaisar-kaisar cina ini.

Untunglah Anggrek memiliki Yung Lu, pejabat pemerintahan yang mencintainya. Dia lah yang memastikan Kaisar HSien Feng sempat menobatkan Tung Chi sebagai penerus sebelum menghembuskan nafas terakhir. Karena Tung Chi belum dewasa, Anggrek dan Yehonala-lah (permaisuri kaisar Hsie Feng) yang menjalankan pemerintahan.

Buku pertama ditutup dengan pemakaman kaisar Hsie Feng. Ending yang kata gua pas banget karena sepak terjang Anggrek dalam pemerintahan belum dibahas sama sekali. Jadi penasaran.

Novel ini sangat sangat kaya akan detail. Anchee Min menggambarkan kota terlarang, para penghuninya, dan intrik-intriknya dengan sangat jelas. Kalau saya tipe penikmat gambar pasti sudah bisa membayangkan bagaimana keadaan kota terlarang yang semua dindingnya disepuh emas itu. Sayangnya saya bukan..tapi novel ini tidak membosankan sama sekali. Saya membaca setiap katanya-walaupun sesudahnya lupa dengan semua tanggal dan umur-.

Sayangnya sekuelnya terlalu banyak menampilkan tahun-tahun dan mulai kurang dalam menggarap perasaaan Anggrek saat harus memimpin cina dan menjadi bulan-bulanan pejabat istana. Ia bahkan dianggap sebagai janda kaisar yang haus kekuasaan.

Pada buku kedua ini Anggrek diceritakan kehilangan Tung Chi karena penyakit sehingga ia harus membesarkan seorang calon kaisar lagi, Guang-hsu, yang juga masih balita. Karenanya lagi-lagi Anggrek harus menjalankan pemerintahan sambil mendidik kaisar kecil sendirian. Ia tidak mau membiarkan Yenohala memanjakan kaisar seperti yang dilakukannya kepada Tung Chi. Guang-hsu-pun menjadi kaisar yang sangat memperhatikan perasaan Anggrek. ia selalu berusaha membuat Anggrek senang dan bangga. Sayangnya kekalahan-kekalahan Cina di perang membuat ia stress dan kesehatannya terus memburuk.

Pelan namun pasti semua teman dekat Anggrek mulai meninggal, An te hai si kasim, Yung Lu kekasihnya, Yehonala, dan pejabat-pejabat kepercayaannya. Bahkan Guang-hsu pun meninggal lebih dulu dari dirinya padahal saat itu Anggrek juga tinggal menunggu hari. Anggrek meninggal beberapa hari setelah Gung-hsu meninggal. Ia menunjuk Puyi menjadi kaisar berikutnya. Tahun-tahun pemerintahannya merupakan tahun-tahun tertentram di Cina.
____________________________________________________________________

Sepertinya Novel ini menyajikan sejarah yang berbeda denagn sejarah versi pemerintah Cina. yang menganggap runtuhnya kekaisaran adalah ulah selir licik yang haus kekuasaan. Saya jadi paham kenapa kaisar cina pada mati muda (rata2 30 tahun gitu loh..gila mereka stress abis ya...). Yang agak aneh adalah kenapa kaisar cuma boleh tidur dengan satu wanita setiap malamnya padahal ia punya 3000 selir (coba anda hitung kalau kaisar berlaku adil satu selir cuma dapat jatah 9 tahun sekali) kalau orgy kan lebih baik..lebih adil..dan pastinya lebih menyenangkan buat kaisar kan? XD

KATAGUA
Empress Orchid termasuk kategori buku wajib beli..bagus banget..anda akan mendapat tips bagaimana buang air besar dengan anggun (secara para istri kaisar BAB ditunggui dayang-dayangnya yang bertugas sampai menceboki...wakakak) disini anda juga akan mendapat tips menyenangkan kaisar di kasur yang dipraktekkan Anggrek hingga ia bisa menjadi istri kesayangan kaisar..(hmmmm patut dicoba kan???)
walaupun buku Last Empress tidak sebagus Empress Orchid..anda tetap bisa menikmatinya dengan melewati paragraf-paragraf panjang yang menjelaskan tahun-tahun perjanjian dan perang.

*saya menunggu filmnya dengan cinta
Post a Comment