SLIDE1

Like capcai in here all things can be mix, put together, and absolutely delicious. Cause this is not common capcai. This capcai is burned out.

16 April 2009

Tagged Under:

saya dengan bangga mengumumkan

Share

salah satu resolusi tahun 2009 saya tercapai...

saya sudah bisa naik motor...

uhuyyyy!!!

Walau belum punya SIM. Walau kecepatannya cuma 40 km/jam. Walau bawanya masih di dalam kompleks. Karena..jalan raya di Lhokseumawe itu menguji nyali sekali.

Begini ceritanya jalan raya disana adalah jalan antar provinsi, jadi namanya truk dan bus akan melaju secepat yang mereka bisa. Keseraman jalan raya semakin bertambah dengan banyaknya pengendara motor lain yang melaju sekencang-kencangnya. glek...(menelan ludah.com) belum lagi pengendara mobil..hiks.

BTW, saya sebenarnya sudah pernah belajar naik motor saat SMP. Ini terhitung sangat telat loh. Soalnya disana rata-rata anak SD saja sudah jago bawa motor kemana-mana. Hal ini dilatarbelakangi oleh (halah..kebawa-bawa gaya skrepse) Papa saya yang orangnya kaku sekali. Menurut beliau anak-anaknya yang belum berumur 17 tahun belum pantas diajarkan naik kendaraan bermotor. Walau di rumah menangkring indah sebuah motor dan mobil. Ga ada cerita minta-minta diajari. Sayangnya semua anaknya langsung merantau begitu tamat SMP..jadi tidak sempatlah beliau menanti umur 17 itu...hehehe..

mungkin karena menyadari hal itu, di suatu pagi saat saya liburan (waktu SMP daku kan udah merantau ke medan) papa mengajak saya belajar naik motor di lapangan helikopter. Hore...bisa...senangnya.

Siang harinya saat pembantu di rumah di rumah didatangi pacar-pacarnya..mereka menantang saya membawa motor. Bergolaklah darah muda saya. SAYA TERIMA!!!

dengan pede (ples harap-harap cemas) saya membawa motor pacarnya si pembantu ditemani salah seorang pembantu saya. Jalanannya sih oke..lurus aja...Yang ga oke adalah..itu turunan. Saya belum sampai bab ini belajarnya. Apa yang harus saya lakukan?????? Kalau di rem saya takut berhenti mendadak dan melempar si penumpang, ga direm..kecepatannya kog makin bertambah padahal sumpah..saya ga pegang gas...tolooooong...!!!!!

Namanya jalan kan tidak selalu lurus...pasti berbelok..maka sampailah saya di persimpangan itu dan lagi-lagi bab belok membelok apalagi dengan kecepatan tinggi belum saya pelajari. Maka saya berpikir cepat...memilih membelok tentu saya belum berani.... mengerem saat kecepatan tinggi juga tidak berani..maka saudara-saudara..saya memutuskan untuk MENABRAKKAN DIRI KE TROTOAR MENGGUNAKAN MOTOR PINJAMAN.

hmmmm....
untunglah yang punya motor cinta mati sama pembantu saya..jadi dia tidak mengajukan tuntutan apa-apa.
untunglah papa tidak mencak-mencak.. mungkin sudah cukup kasian pada anaknya yang pusing luar biasa tapi tidak berani mengeluh
untunglah jantung saya baik-baik saja. soalnya dia berdetak tidak normal karena takut dimarahin.
untunglah saya tau diri..melanjutkan belajar naik motor 9 tahun kemudian dibimbing adek tercinta ANdar yang luar biasa tenang dan sabar mengajari kakaknya yang bawel ini.

jadi sodara-sodara peraturan punya SIM setelah berumur 17 tahun itu benar adanya!!!
Post a Comment