SLIDE1

Like capcai in here all things can be mix, put together, and absolutely delicious. Cause this is not common capcai. This capcai is burned out.

20 August 2009

Tagged Under:

jalan-jalan ke maribaya dan kavling stroberi

Share


curug omas

tanggal 16 agustus kemarin rencananya saya mau datang ke kondangan teman.. tiba-tiba tante-tante di jakarta menelpon dan merencanakan datang ke bandung.. mau membawa pricil-pricil jalan-jalan ke hutan atau air terjun.. maklumlah..anak kota.. hahahaha... saya pun disuruh mencari lokasi wisata.. dengdong... walau sudah tahunan tinggal di bandung lokasi wisata saya kalau ga mall ya gramedia. hehehe... pengen sih jalan-jalan ke tempat wisata alam gitu.. tapi orientasi wisata saya dan kekasih jiwa itu beda..

jadi walau sama-sama keras-keras berdoa biar bisa keliling dunia dan Indonesia, yang mau kita tuju itu sangat bertolak belakang. saya doyannya ke pantai, gunung, dan sejenisnya. Kekasih jiwa doyannya wisata kota aka jalan-jalan di kota dan nongkrong-nongkrong di kafe. Jadilah saya jalan-jalan ke daerah wisata kalau hanya ada acara rame-rame saja. yang mana sangat jarang terjadi dan kalau terjadi biasanya kurang cocok bwat anak kecil -ga ada mainannya-



mulailah saya googling-googling, setahu saya yang ada air terjun ya di Maribaya, ya sudah dari situ sekalian aja ke Spirit Camp untuk bercocok tanam *bosan kan kalau ke kebun stroberi saja* dan ke De'Ranch.

Kita ke maribaya lewat dago.. Ga jalan lewat dago pakar sih *kasian dung si priil-pricil* tapi coba jalan pintas yang masuk mobil (jadi dari simpang dago lurus aja..pas ada tanjakan bercabang yang salah satunya mau ke dago pakar ambil jalan yang bawah, yang bukan ke dago pakar) . Sepi..ga kejebak macet.

Sampai disana kita dengan tiket 2000 kurang per orang kita masuk. Ternyata tiket yang 2000 itu hanya bisa menikmati kolam pemandian air panas yang airnya coklat banget -tanda jarang dibersihin..bukan karena belerangnya, soalnya di brastagi kolam air panasnya jernih banget- dan kolam renang biasa buat anak-anak. Kalau mau ngelihat curugnya harus bayar lagi (Rp 8.000 per orang dewasa).

dan ga seperti bayangan saya.. kita ga bisa mandi di air terjunnya dong jadi cuma kongkow-kongkow aja di pinggirannya... hmmm manyun. ga asik. Apa ramenya...

Maklum saya anak sumatera, yang disana sungainya jernih-jernih-sangking jernihnya air selokan di sekitarnya bisa dipakai cuci muka-, gede-gede, dan bisa dicemplungi.. bukan dipagari dan dipandangi saja.



ga tau deh kalau curug-curug kecil bisa dicemplungi apa ga.. secara katanya curug yang kecil-kecil itu jaraknya 3 km dari pintu masuk maribaya.. dan si precil-precil mungkin pingsan kalau dibawa kesana. Jadilah kita keluar dari "area 8000" dan masuk ke "area 2000 tak sampai " untuk bermain di kolam renang saja.



kelar dari maribaya kita pergi ke kavling stroberi di cihideung. Metik stroberi sendiri dengan harga 18.000 per paket (dapat bonus jus strawbery).



kesan saya.. servicenya kurang.. saat didalam kebun para penjaga mengarahkan si precil-precil memetik stroberi yang sudah kematangan, bahkan ada yang bolong. Jadi sebaiknya precil-precil yang penuh semangat berpetualang ditemani biar ga ketipu. kasian. hehehe.

Trus spertinya sih kita boleh metik sepuasnya sampai keranjang penuh, cuma penjaganya suka nakutin, mulai bilang dari maksimal 7, maksimal 10, sampai bertanya "di depan-aka bagian pendaftaran-bilangnya berapa?". Padahal petugas di depan ga bilang apa-apa. Dan ga ada tuh lewat dari 10 harus nambah uang lagi atau dihitung per ons seperti kata penjaganya. See.. menyebalkan bukan??



Yang menyenangkan sih cuma taman bermainnya ini. Gratis..


katagua sepertinya cukup sekali saja kesininya... Mau ke Brastagi aja!
Post a Comment