SLIDE1

Like capcai in here all things can be mix, put together, and absolutely delicious. Cause this is not common capcai. This capcai is burned out.

09 August 2009

Tagged Under:

Marathon wedding

Share

tanggal 8 kemarin dua teman SMP saya menyelenggarakan resepsi pernikahan. Berhubung ini sahabat, saya merasa wajib datang. Apalagi resepsinya di Jabodetabek, ga ada alasan deh..

walau satu di tanggerang satu di bekasi
walau seumur-umur saya belum pernah ke tempat itu dengan kendaraan umum. sendirian lagi. Iya sendirian...teman-teman SMP yang di bandung pada ga pergi. Huh!

bermodal nekat dan latihan untuk backpacker -ya elah...ke tanggerang dan bekasi aja dikait2in ma backpacker..yang bilang gitu saya cium nih- buat saya yang buta arah ini, yang dengan GPS pun masih salah belok, ke tanggerang dan bekasi itu petualangan tauuu.

Rencananya reseppsi Izzi dan Hendar di Tanggerang lah yang pertama saya sambangi. Karena di undangan rumahnya dekat dengan stasiun serpong, saya memutuskan naik kereta api saja jam 6.45 pagi. Turun di Gambir, nanya-nanya sama satpam gambir yang kebetulan orang serpong, pergi ke Stasiun Tanah Abang dengan bajaj *10rb saja*, lalu naik kereta api ke stasiun Serpong *1500 saja* setelah sebelumnya membuntuti dan meniru perilaku orang lain yang menyebutkan kata serpong.

setelah memutuskan target pembututan yaitu seorang mbak-mbak yang sedang makan lontong pada foto di bawah ini, saya tidak melepaskan pandangan mata dari mbak-mbak ini. biar ngeh kapan naik kapan turun. hehe..



mbak-mbak yang saya buntutin sampai serpong

saya sempat terkagum-kagum loh dengan 1500 rupiah saja bisa naik kereta api yang bersih begini. ber-ac pulak.


bersih kan??

sampai tiba saatnya pemeriksaan karcis..



ternyata saya salah beli karcis dong.. karena cuma niru orang. karcis yang saya beli itu buat kereta api ekonomi non-ac. jadilah saya harus membayar denda 10.000 rupiah. ya ampun..malu banget.. ini denda karcis kereta api pertama saya.

singkat cerita sampai di serpong, naik ojeg *3rb saja* dan taraaa tibalah saya. Mereka bahkan baru saling memberi kata sambutan. hehe. lirik kiri kanan mencari teman SMP. kog ga ada ya... sampai ditegur orang..kyaaaa... ada si yudith yang datang sebelum pengantin wanita tiba, yang beli karcis kereta ac tapi naiknya yang tidak ber-ac, dan yang sama-sama buta arah. Yippie..ada teman tersesat ke nikahan selanjutnya.


ini yudith, teman tersesat saya

Kelaparan, saya dan yudith lalu berburu makanan..hehe. trus ternyata di sana tamu-tamunya datang lalu makan dan langsung pulang. mereka tidak menunggu untuk bersalaman dengan pengantin juga untuk berfoto-foto..hahaha..




kelar foto-foto kita langsung meluncur ke bekasi soalnya yudith bertugas sebagai pagar ayu di nikahan Dea. Naik kereta api ekonomi non ac jam 1 soalnya yang ac adanya jam 2. Tiba di stasiun tanah abang dengan selamat. memutuskan naik kereta api ke bekasi..tapi adanya jam 4, minta dikemplang penganten ini sih. Yudith berencana naik taksi yang saya tolak mati-matian walau dia bilang dia saja yang bayar...mau berapa ratus ribu itu ongkosnya.

nanya-nanya..

akhirnya naik bus P 50 *4500 saja* yang langsung lewat di depan gedung depsos. Keren.... kami nyampe loh..nyampe...hahahaha.

dan ini adalah nikahan tercepat yang pernah saya hadiri.. mantennya aja baru berias buat akad. gedungnya masih dipel. makanan blum ada -padahal perut keroncongan- bahkan... petugas cateringnya masih bercelana pendek..wahahaha...

hanya bertemu beberapa teman lama disana..pyuhhhh... Yudith dan Iin dengan sukses jadi pagar ayu yang kelaparan. Saat mau makan sudah dipanggil foto2, saat mau makan lagi..gebyoknya udah ditutup. Hihi.

btw.. pesta bubar. saya dan yudith kembali dengan taksi.udah malam ya boo..kaki gw juga sudah pegal sangat. untunglah sama-sama ke kelapa gading jadi duitnya ngemat..tapi tetap saja 50 rb seorang..hiks.

saya lalu minta diturunkan di pool cititrans yang di MOI, dasar buta arah saya turun kejauhan..jadi jalan kaki lagi dengan high heels ke pool itu. Eh sampai disana ternyata pindah dong pool nya ke dekat inul vista. Berbekal keyakinan jaraknya dekat *kan sama-sama di kelapa gading square* dan ga bakal kesesat karena katanya tepat di seberag Mcd. Simbol Mcd kan mencolok ya boo..jadi pasti kelihatan.

ternyata...jauhhhhhhhhhhhhhhhh.

dan.... sampailah si putri cantik disana jam setengah sepuluh, padahal mobil terakhir jam 8.45 hiks... saya harus menginap. Meminta jemputan tapi penjemputnya udah tidur, saya jadi bingung. duit sih masih ada. Tapi saya kan harus berhemat. setelah diperas bwat traktiran ultah, ongkos sana-sini, masih ada kawinan lagi di bulan ini, dan terutama saya kan mau jalan-jalan di akhir bulan. bingung.

saya lalu memutuskan sok asik ngobrol sama bapak-bapak yang lagi nunggu jemputan. Sudah dengan baik hati ditawarin tumpangan tapi dasar kikir, saya berpikir kalau nginap di rumah tante tetap harus keluar duit naik taksi ke kelapa gading besoknya. Jadi sodara-sodara saya dengan pede minta numpang tinggal di pool cititrans. Iya darling...saya ulangi ya..

SAYA NUMPANG TIDUR DI POOL CITITRANS.

hehe..boleh dong.. dan paginya saya langsung cabut ke bandung. makasih ya mas-mas dan mbak-mbak cititrans. maafkan klien tak tau malu ini. hahaha.


saya pasti jadi legenda di cititrans kelapa gading!!

update: versi teman saya ada disini
Post a Comment