SLIDE1

Like capcai in here all things can be mix, put together, and absolutely delicious. Cause this is not common capcai. This capcai is burned out.

20 August 2009

Tagged Under: ,

The rule

Share

oke.. skripsi saya sudah dikembalikan pembimbing, jadi sepertinya postingan gila-gilaan saya akan berhenti di postingan ini sampai skripsinya ditahan pembimbing lagi. ^^

dulu saya pernah baca postingan betapa berbedanya cinta pria dan wanita jika digambarkan dengan kurva di salah satu blog langganan saya. dan informasi ini terlalu menarik, sehingga saya berniat untuk menyebarluaskannya. Jadilah saya ngoprek-ngoprek google reader, mau memposting ulang disini -dengan mencantumkan sumber pastinya- sayangnya... saya lupa! Kalau ga salah ingat ada di blognya Ikazain, tapi udah dioprek-oprek setengah mati ga ketemu juga. Saya pun merasa jangan-jangan itu halusinasi saya.

Sampai suatu saat Batari memposting begini di blognya


Saya kemudian teringat apa yang pernah ditulis Ika di blognya, tentang perbedaan kadar cinta srikandi (perempuan) dan arjuna (laki-laki) dalam satu hubungan setelah beberapa waktu



waaa.... saya akhirnya menemukannya juga... uhhh senang n_n.

yang ingin membaca versi aslinya silahkan klik nama ika diatas. Bagus banget!

nah... jadi menurut ika dan saya setuju sekali -beserta perempuan-perempuan lain yang mempostingkan komentar disitu- cinta perempuan memiliki kurva seperti ini






makin lama, makin cinta! damn right! saya ahlinya memulai hubungan dengan sekedar "yah ni cowok oke juga" sampai berubah menjadi simpati, sayang, dan rela dikawinin walau maharnya bukan kapal pesiar.

dan sebaliknya cinta cowok itu seperti ini:



yang artinya perasaan cinta laki-laki itu naik turun. Terkadang cinta mati, terkadang biasa saja, dan terkadang benci sekali.

walau saya setuju sama salah satu tokoh di serial House yang mengatakan

semakin engkau mengenal seseorang, seharusnya cintamu semakin bertambah, bukan berkurang.

rumus ini menurut saya hanya cocok untuk laki-laki yang kita dapat di pelataran mesjid. hahaha. Karena pacaran dan cinta-cintaannya setelah nikah, jadi kurva nya masih menanjak terus dan baru turun setelah anak ke 4 -dan nantinya meminta ijin untuk berpoligami. hehehe-

nah.. pelajaran buat kita para wanita adalah
  1. kalau ada lelaki yang pdkt berbulan-bulan tanpa kepastian..sudahlah palingkan muka saja karena saat titik cinta mereka dibawah, mereka mungkin sekali berpaling ke wanita lain. Baru pdkt kog sudah berpaling, minta dikemplang!
  2. cinta boleh... tapi tetap jaga hati. Agar apa yang dia beri seimbang dengan yang saya beri. lebih-lebih dikit boleh..asal tidak membabi-buta. Kalau ada yang bilang "mana bisa ngatur hati" bisa... banyak tawakal dan doa.. halah. ^^
  3. kurangi tuntutan dan banyak memaafkan. Trust me.. laki-laki itu susah disuruh berubah.. yang ada kita,wanita, belajar ikhlas menerima dia dan bopengnya. ;p. ingat little imperfections that make them perfect for you. Berpikir tidak adil? Silahkan melangkah pergi.. toh kita akan dengan mudah belajar mencintai orang lain.
  4. trus seperti kata Gigi di "He's Just Not That Into You" This the rule.. sometimes there is exception.

exceptionnya saya ya teman saya.. dulu dia menunjukkan cinta membabi buta sama kekasihnya, apa daya si pujaan hati tipe lempeng dot com. ga mau banyak menuntut si wanita juga pelan-pelan berubah menjadi lempeng dot com juga. Jual mahal dan tepe sana-sini. hasilnya sekarang si kekasih yang tergila-gila dan menyesali perbuatannya dulu. Dan mereka masih pacaran kog..

mengharapkan kekasih hati belahan jiwa anda begitu?? saya sih tidak. Buat saya jual mahal perlu, demi menjaga hati.
Post a Comment