SLIDE1

Like capcai in here all things can be mix, put together, and absolutely delicious. Cause this is not common capcai. This capcai is burned out.

14 September 2009

Tagged Under:

MudikMudikMudik

Share

Udah pada mudik ya? Bandung juga mulai sepi..mulai loh..belum benaran sepi.. Soalnya saya pernah ngerasain lebaran di Bandung. Saat itu jalanan super lenggang. Yang biasanya tiap meter ketemu tukang jualan makanan, pas lebaran (bahkan beberapa hari sebelum lebaran) semua toko makanan tutup. Jadilah saya dan kakak makan lebaran di Mcd -harus nunggu jam 10 pulak..hahaha..lapar berat-
_______

Dulu waktu masih tinggal sama papa mama, setiap tahun kami pasti mudik. Tahun ini ke Langsa (keluarga Mama) tahun depannya ke Brastagi (keluarga Papa). Pernah juga sih beberapa kali mengalami lebaran hari pertama di Kompleks KKA (Lhokseumawe), hari selanjutnya langsung mudik ke Langsa/Brastagi.

Kalau lebaran di kompleks, setelah sholat Ied akan ada makan-makan besar di dormitori. Silahturahmi sama direksi dan karyawan lainnya. Malamnya saya dan teman-teman bergerombol menyambangi satu rumah dengan rumah lainnya. Dapat salam tempel lalu merampok permen dan kue coklat sebanyak mungkin ke dalam kantong.

_______

Kalau lebaran di Langsa, salam tempelnya pasti banyak banget. Keluarga mama keluarga BESAR. Banyak cabangnya..banyak saudara jauhnya. Main petasan, kembang api, dan masak-masakan bersama sepupu di malam hari. Paginya makan BESAR. Nenek saya orang padang. Jadi kalau lebaran pasti ada ketupat, lontong, gulai usus, rendang, paru, sayur nangka,sambal udang, dan berbagai macam makanan yang bikin umur pendek (ahhh ga juga kakek nenek saya rata-rata meninggal setelah umur 60-an).

Walau si nenek yang masaknya.. beliau tidak pernah makan daging. Nenek saya cuma suka makan ikan. Jadi pas lebaran ya gitu juga, makan ikan dan sayur saja.Pernah lontong yang dimasak nenek pahit, Jadinya sepagian itu beliau terus menyesali kesalahannya dan menangis.

Nenek saya juga tukang kue, jadinya kalau lebaran kue melimpah ruah dimana-mana. Ada kolang kaling warna warni dan Blackforest yang cuma boleh dipotong saat lebaran usai. Tamunya juga banyak banget. Jadi pada lebaran hari pertama saya dan sepupu pasti menghabiskan hari di dapur. Menyiapkan teh dan kue-kue basah. Lalu cuci piring.

Kalau sudah lenggang barulah kami pergi ke pasar langsa dengan becak. Sebagai anak lhokseumawe yang petro dollar itu, pasar langsa ini sepi buat saya.. ga jelas apa yang mau dibeli..haha. Biasanya acara jalan-jalan benerannya ya ke Takengon. Satu keluarga besar pergi mandi di sungai.

_________

Kalau lebaran di Brastagi, saya dan kakak pasti senang. Soalnya sebagai cucu kesayangan, yang cuma bisa pulang pas lebaran (saat itu cuma kita yang merantau), kita pasti dijamu habis-habisan. Dibangunkan malam-malam sepulang kakek dari Rumah makan padangnya untuk menghabiskan roti bakar, silverqueen, sate, dan durian. Ga ada acara beberes rumah dan nyuci piring seperti di Langsa. Merdeka!

Paginya pergi ke rumah makan dan makan sop daging. Yummy.. Bantu-bantu sebentar di warung. Lalu jalan-jalan. Kalau di langsa tidak ada tempat wisata, maka di brastagi melimpah ruah tempat wisata. Naik kuda di Gundaling, naik gunung, mandi di kolam air panas, dan banyak lagi.

_________

Semenjak merantau ke Bandung, saya belum pernah pulang lebaran. T_T 9 tahun sudah.

Kenapa ya? Sepertinya karena ga pernah ditawarin pulang oleh mama papa, ya ga pernah minta. Jadilah saya dan kakak lebaran di rumah para tante di Jakarta. Makanan Padang masih ada, Kue-kue lezat masih ada. Tapi lebaran ga seasyik dulu

Tahun berlalu Emak (nenek brastagi) sakit dan meninggal. Terakhir ketemu Emak ya saat saya pamitan mau melanjutkan SMA ke Bandung.

Beberapa tahun kemudian Atok (kakek langsa) sakit dan meninggal. Saya belum ketemu dan belum sarjana, padahal saat saya tidak lulus UMPTN dulu, beliau lah satu-satunya yang menelpon dan menyemangati tahun depan pasti bisa. hmmm...

Tahun ini Abuk (nenek langsa) berangkat haji.. tante di jakarta sebagian besar pulang. Mungkin saya juga ke jakarta. Udah berapa tahun ga makan BESAR saat lebaran.

Sighhh....Saya harus lulus dan punya penghasilan gede, jadi bisa ngerasain lagi lebaran sama keluarga. Semoga sampai saat itu Ayah (kakek brastagi) dan Abuk masih ada. Ada yang mau saya kenalkan sama mereka. Sama makanan padang dan keindahan alam Brastagi. Tunggu kami ya!

Makasih buat postingan dian ara yang mengingatkan saya, walau terlihat cuek di luar, saya sebenarnya kangen banget lebaran sama mereka.
Post a Comment