SLIDE1

Like capcai in here all things can be mix, put together, and absolutely delicious. Cause this is not common capcai. This capcai is burned out.

23 April 2010

Tagged Under: , ,

VOC, Inovasi Terbaik Belanda (1)

Share




Saat pertama kali mendengar kompetisi menulis blog ini dari seorang teman saya langsung terpikir lima hal yang Belanda banget "Bendungan, Kincir Angin, Tulip, VOC, dan Penjajah".

Negara yang kecil namun padat penduduk ini berhasil membendung lautan dan mengeringkannya dengan kincir angin untuk memperluas tanah mereka. Punya lahan yang lebih luas berarti punya tempat lebih luas untuk menanam tulip (dan menanam hak yang lain tentunya). Bunga tulip yang aslinya berasal dari Asia Barat dimodifikasi oleh Belanda dan sekarang malah menjadi ikon negara mereka. Di Eropa bunga tulip itu tergolong bunga mahal loh.

Membuat satu bendungan yang bisa menahan gelombang air laut berpuluh-puluh tahun dibutuhkan biaya 8 milyar dollar sedangkan untuk memeliharanya diperlukan 500 juta dollar setiap tahun. Waaw! Itu 1/10 nya pendapatan Indonesia di tahun 2009.

Untuk pemeliharaan kincir angin, Belanda menghabiskan biaya 70.000 dolar setahun. Ehm *menelan ludah*. Inilah yang membuat saya berpikir VOC merupakan landasan kuat Belanda untuk menjadi negara maju. VOC yang merupakan inovasi terbaik mereka di bidang ekonomi dan perdagangan menjadi pondasi dan memberikan modal besar bagi negara.

Lihat saja tahun 2002 lalu. Saat Belanda memperingati 400 tahun berdirinya VOC. Acara itu diadakan karena VOC dianggap sebagai pemicu pertumbuhan besar-besaran di bidang ekonomi Belanda. VOC juga mengubah orientasi mereka menjadi global, mengajarkan kemahiran berdagang dan mengubah masa depan Belanda. VOC mengukuhkan kedudukan Belanda sebagai bangsa maritim dan bangsa pedagang.

Apa sih VOC itu?



Lambang VOC diambil dari Wikipedia

Saat saya meng-googling VOC, hampir semuanya menyatakan VOC merupakan perusahaan multinasional pertama dan perusahaan pertama yang modalnya dikumpulkan dari pemegang saham alias pelopor Perseroan Terbatas. Sebenarnya VOC merupakan perusahaan kedua setelah East India Company (EIC) yang dibentuk Inggris. Namun jika East India Company berjaya di India, VOC yang didirikan dua tahun setelahnya berjaya di Indonesia dan tercatat sebagai perusahaan komersial terbesar di dunia pada abad ke-17 mengalahkan EIC. Ia juga berhasil menjadikan Hindia-Belanda sebagai kekuasaan kolonial terkaya di dunia

Vereenigde Oost indische Compagnie (Perserikatan Perusahaan Hindia Timur) atau VOC adalah perusahaan Belanda yang memiliki hak monopoli untuk aktivitas perdagangan di Asia. Meskipun sebenarnya VOC merupakan sebuah badan dagang saja, tetapi badan dagang ini istimewa karena didukung oleh negara dan diberi fasilitas-fasilitas sendiri yang istimewa. VOC boleh melakukan monopoli, memiliki angkatan perang, membuat perjanjian dengan pengusaha setempat, dan membuat mata uang. Bisa dikatakan VOC adalah negara dalam negara.

Hak monopoli ini diberikan untuk menghindari persaingan perdagangan antar sesama pedagang Belanda. Jadi daripada pedagangnya berantem di negeri orang dan tidak membawa keuntungan, negara memutuskan mendirikan VOC. Seluruh pedagang yang ingin mencari rempah-rempah ke Indonesia tinggal bergabung disini. Pembiayaan menggunakan saham juga memperkecil resiko pedagang. Pada masa itu sebuah pelayaran, besar kemungkinan diserang, tenggelam, dan tersesat. Jika hanya ditanggung oleh satu pedagang kebayang kan berapa besar modal yang harus dikeluarkan.

Kog praktek monopoli dibanggain sih?

Post a Comment