SLIDE1

Like capcai in here all things can be mix, put together, and absolutely delicious. Cause this is not common capcai. This capcai is burned out.

17 May 2010

Tagged Under: ,

(14) Setelah 7 tahun

Share

Akhirnya setelah tujuh tahun jadi warga ilegal di kota Bandung, saya punya KTP kota bandung juga.. yippie!!

Sebenarnya saya sudah punya KTP Lhokseumawe, Rancaekek -ada dua malah-, dan Palembang. KTP Lhokseumawe dan Rancaekek hilang, yang Palembang tahun kelahirannya salah. Jadi saya repot kalau mau melamar kerja. Awalnya saya mau bikin KTP sendiri, udah googling sana-sini dan nanya sana-sini. Sayangnya ibu RT susah banget dihubungi. Jadilah saya minta tolong ibu PKK yang sangat aktif untuk "membantu". Voila dalam dua minggu KTP sudah ditangan saya. Biayanya lumayan, Rp 350.000.

Karena ikazain nanya bikin KTP gimana, mari saya beritahu yang seharusnya, yang bukan nembak :)

Saya pendatang di Bandung, jadi harus bikin surat pindah dari tempat asal (Palembang)
  • Bikin surat keterangan pindah dari Palembang
Surat keterangan pindahnya harus sampai ke Dinas kependudukan. Awalnya ke RT RW dulu, terus ke kelurahan, kecamatan, dan dinas kependudukan. Hanya menyerahkan KTP Asli, fotokopi KK, dan KK asli serta foto.

Tips:
Minta orang tua yang ngurusin :p
Dan karena KTP saya ada di Bandung, orang tua nembak juga di palembang. Bayar 150 ribu. Bikin KTP baru dan KK baru.
  • Bikin Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari Polres kota asal dengan melampirkan surat keterangan pindah tadi.
Udah selesai baru kita pindah ke kota bandung -saya berhenti di tahap ini dan memilih bayar-
  • Bikin surat pengantar dan master data (untuk Kartu Keluarga) dari RT dan RW di Bandung
  1. beli blanko dan map di dinas kependudukan kota Bandung.
  2. Isi surat permohonan izin tinggal yang ditujukan kepada Walikota Bandung
  3. Bikin surat jaminan tempat tinggal yang ditandatangani oleh RT, RW, Kelurahan, dan Kecamatan
  4. Lampirkan surat keterangan pindah dari kota asal
  5. Lampirkan SKCK dari kepolisian kota asal
  6. Bikin surat keterangan jaminan kerja dari kantor yang diketahui oleh lurah dan camat tempat kita tinggal. Kalau wiraswasta cukup keterangan berpenghasilan.
  7. Fotokopi akte kelahiran
  8. Fotokopi surat nikah bagi yang sudah menikah
  9. Foto 2 x 3 = 3 buah
Jadinya satu minggu-an
  • Setelah dapat surat izin menetap bawa deh ke Kelurahan beserta surat pengantar dan master data dari RT RW Bandung. Tunggu paling lama 14 hari.
Tips:
  • Ga tau siapa Bapak/ibu RT nya? Tanya tukang warung.
  • ga tau siapa pejabat RW? tanya sama pejabat RT.
  • Pejabat RT dan RW paling enak didatangi 30 menit setelah isya. Kemungkinan besar ada di rumah. Bikin surat pengantar dari RT RW nya sekaligus aja buat jaminan tempat tinggal, berpenghasilan, dll.
  • Ga tau dimana dinas kependudukan dan kelurahan serta kecamatan? Pergi ke pangkalan ojeg minta diantarin kesana-kemari. Cukup bayar 20.000-30.000.
Semangat!!

Informasi
Post a Comment