SLIDE1

Like capcai in here all things can be mix, put together, and absolutely delicious. Cause this is not common capcai. This capcai is burned out.

08 May 2010

Tagged Under: ,

(5) bukan alasan untuk kita tinggalkan

Share

Saya jarang nonton berita. Bikin emosi melihat negara kog kacau balau begini. Pemerintah kog ga beres. DPR kog "cerdas" banget. Orang yang ga jelas kog bisa jadi pemimpin. Sekalinya nonton, saya pasti kesal dan sedih luar biasa. Ngomel. Lalu bertekad pindah kewarganegaraan. Buat apa peduli sama negara yang ga peduli sama saya?

Tapi seseorang mengingatkan

"Ga usah protes soal negara. Jadi warga negara yang baik, berkarya, gaungkan nama Indonesia. Cukup."

Iya ya.. kalau semua orang berpikir begitu... kita akan maju.

Lalu seorang teman bilang

"Teman gw banyak yang jadi PNS, semoga Indonesia lebih baik ya.. Gw tau gimana teman gw.. dan mereka hebat"

Iya saya berharap banyak dari generasi saya. Semoga kami tidak berubah. Semoga kami masih ingat bagaimana sakit hatinya kami saat mengetahui Gayus meng-korupsi pajak. Pajak yang kami bayar dengan senang hati demi memajukan negara. Pajak yang dipotong dari pendapatan kami yang ternyata lebih kecil dari tunjangan Gayus.

Semoga kami selalu ingat betapa sedihnya kehilangan orang sehebat Sri Mulyani, orang pintar yang bekerja keras demi kepentingan negara, bukan orang yang bekerja untuk partai politik. Dan masih tersenyum walau dimaki-maki sama Pansus Century yang ga paham ekonomi.

Mengutip kata Suami Gila

Sekarang, dia pergi ke World Bank dan kita stuck dengan orang-orang bodoh ini. Orang-orang bodoh yang kita bayar gajinya pakai uang pajak kita. Orang-orang bodoh yang menyalahkan SMI mengucurkan dana 6.7 trilyun dan dengan cerdasnya meminta 1.7 trilyun untuk renovasi bangunan.

Kita stuck dengan orang-orang ini. Ironis.

Iya saya sedih lihat negara ini. Kecewa. Kesal. Marah. Tapi kata Om Iwan Fals di lagu Sumbang

Lusuhnya kain bendera di halaman rumah kita,bukan satu alasan untuk kita tinggalkan
Iya om... saya cinta negara ini.. saya marah karena saya peduli. Karena saya sayang.


Demi Indonesia yang lebih baik.
Post a Comment