SLIDE1

Like capcai in here all things can be mix, put together, and absolutely delicious. Cause this is not common capcai. This capcai is burned out.

22 November 2011

Jadi biar ga dituduh Keblug saya tiap minggu makan mewah aja (padahal sumpah itu makannya tahun kapan, reviewnya tahun kapan. Pas ga ada bahan postingan kan paling gampang ngereview makanan, toh stok photonya udah banyak ini) Trus sekalinya ga ngereview makanan malah bahas daleman. *gelenggelengkepala* Jadi kali ini berniat bahas yang sedikit serius. Bahas kantong. Bahas duit. 





Ceritanya awal bulan April kemarin (iyaaa sekarang udah akhir tahun aja) saya ikutan kelas Akademi Berbagi lagi. Kali ini kelas financial (lagi). Ga ada alasan khusus sih.. kebetulan aja sempatnya yang financial (boong banget.. padahal memang harotnya belajar financial sampai kedaftar berkali-kali). Jadi setelah pertemuan pertama yang bahas keuangan bersama Aidil Akbar dan pertemuan kedua yang bahas Social media bersama Tika Banget, saya baru bisa ikutan akber yang ke 4 ini. 


Kalau pertemuan pertama bahas investasi, pertemuan kali ini bahas hal dasar sebelum investasi. Jadi ya booo menurut bapak guru Budi Triadi dan ibu guru Lisa Soemarto beli asuransi dan investasi itu ga main langsung beli aja. Lihat dulu kondisi keuangan kita.  Jadi ada step-step-annya gitu. Step by step, artinya harus dikerjakan berurutan. Bukan pilihan, mau ngurus yang mana dulu. Tahapan-tahapannya adalah sebagai berikut
  1. Cek hutang
  2. Nilai kekayaan bersih
  3. Alur kas
  4. Dana darurat
  5. Asuransi
  6. Investasi
Jadi kalau masih punya hutang yang semakin ditimbun semakin subur bunganya, alur kas masih sering defisit, dan dana darurat belum ada ya ga usah punya asuransi dan investasi. Kalau udah punya gimana? Stop dulu investasinya. Asuransi sih ga bisa distop kan ya? Jadi (mungkin) dilanjutkan saja.


Cek Hutang


Kurangi hutang konsumtif, yaitu hutang untuk membeli barang yang nilainya turun terus dan tidak meningkatkan produksi. Beli henpon, laptop, atau mobil hutang konsumtif gak? Kan nilainya turun terus. Dilihat.. itu meningkatkan produktivitas apa ga. Henpon  kalau dipakai buat kerja ya ga hutang konsumtif. Laptop buat programmer, graphic desainer, dan penulis bukan barang konsumtif. Mobil kalau dipakai pergi kerja jadi hutang produktif.


Hutang konsumtif yang paling gampang itu kartu kredit. Yang ga punya kartu kredit jangan buru-buru senang. Punya kartu kredit itu dianjurkan. Kalau track record kita bagus alias ga punya tunggakan, kita kan lebih gampang mendapat KPR dan kredit-kredit lain. belum lagi bonus-bonus KK yang amat menghemat pengeluaran. Sebaliknya sekali kita ngemplang hutang, ya sudah lah. Susah deh ngajuin kredit lagi di bank manapun.

http://mycreditcardsolution.com/good-debt-or-bad-debt/

Jadi yang masih punya hutang kartu kredit, ayo dilunasi. Kartu kreditnya simpan dulu aja di Mama sampai beneran lunas. Setelah itu boleh dipakai lagi dengan syarat pemakaian KK sebulan langsung dilunasi. Jadi KK hanya alternatif  "dompet" bukan tambahan penghasilan.

Manage hutang yang baik itu total seluruh hutang ga boleh lebih dari 50% total asset dan total cicilan seluruh hutang hanya 30% dari penghasilan.




Nilai Kekayaan Bersih


Nilai kekayaan bersih itu harus positif. Angkanya didapat dari jumlah asset dikurangi jumlah hutang. Apa aja sih asset ini? Rumah, tanah, dan kendaraan. Kalau  aset-aset ini belum lunas ga bisa dihitung sebagai asset ya, masih hutang. Kecuali cicilannya sudah setengah jalan. 


Alur Kas


Alur kas itu, pendapatan dikurangi pengeluaran, harus positif. Jadi pengeluaran harus lebih kecil daripada pemasukan. Ngaku deh.. paling gampang jawab berapa penghasilan kita sebulan, tapi gitu ditanya berapa pengeluaran sebulan pasti bingung. Padahal mengetahui cashflow atau alur kas ini penting loh.



Langkah pertama adalah, susun pengeluaran menjadi empat kelompok yang diurutkan berdasarkan prioritas, yaitu:
  1. pengeluaran utama, yang meliputi kebutuhan hidup, kebutuhan produktivitas, sandang, pangan, papan, dan kebutuhan profesi. Biaya transportasi dan komunikasi masuk kelompok ini.
  2. kewajiban, yaitu pengeluaran yang berhubungan dengan orang lain. Seperti gaji ART, pajak, zakat, hutang, SPP, dan biaya kursus
  3. tabungan dan investasi
  4. pengeluaran pendukung. Ini pengeluaran untuk kebutuhan hura-hura macam belanja, makan di restoran, majalah, dll. Dikeluarkan hanya saat ada kelebihan.
Jadi gitu dapat penghasilan langsung deh dimasukin ke amplop-amplop, amplop tabungan dan investasi juga. Dari situ ketahuan deh berapa besar pengeluaran kita dan berapa sisa penghasilan yang bisa dibelanjakan. Gitu ngelihat sisa uang yang di luar amplop, keinginan belanja macam-macam pasti surut. Cuma dikit soalnya. Hihi.

Terus jangan gampang kegoda diskon, diskon itu bakal ada sepanjang tahun. Percaya deh. Jadi belanjalah hanya dan hanya jika ada uang lebih. Iya.. kita cuma belanja saat ada uang lebih, bukannya nabung dan investasi saat ada uang sisa.

Kalau doyan jajan gimana? *nunjuk diri sendiri* Bikin amplop jajan. Budgetin sebulan kita "rela" ngehabisin berapa rupiah untuk makanan? Soalnya kalau ga dibudget-in suka ga ngeh kalau habisnya gede juga. Jadi cuma jajan selama masih ada budgetnya. Kalau habis ya tahan jajannya sampai bulan depan. Kalau nyisa? Puas-puasin deh makan bebek peking.

Bocor halus selain jajan-menjajani, ada tagihan telepon dan listrik yang ga perlu, pakaian, jumlah ART dan supir yang berlebihan, serta premi asuransi yang kegedean. Coba itung lagi!

Oh ya, metode pengaturan uang macam ini ga hanya untuk keluarga atau orang pribadi aja sih.. bisa juga diterapkan di perusahaan. Jadi kalau punya usaha, kita tetap digaji seperti layaknya karyawan. Dari situ keliatan deh apakah usahanya mampu menghidupi kita. Bukan sekedar dapat untung aja.

Cashflow udah beres? Sekarang mari kita pikirin Dana Darurat. Yang akan dibahas di postingan lain. Hihihi. *lari secepat kilat*

Akademi Berbagi: Dasar perencanaan Keuangan

22 November 2011 capcai bakar

Jadi biar ga dituduh Keblug saya tiap minggu makan mewah aja (padahal sumpah itu makannya tahun kapan, reviewnya tahun kapan. Pas ga ada bahan postingan kan paling gampang ngereview makanan, toh stok photonya udah banyak ini) Trus sekalinya ga ngereview makanan malah bahas daleman. *gelenggelengkepala* Jadi kali ini berniat bahas yang sedikit serius. Bahas kantong. Bahas duit. 





Ceritanya awal bulan April kemarin (iyaaa sekarang udah akhir tahun aja) saya ikutan kelas Akademi Berbagi lagi. Kali ini kelas financial (lagi). Ga ada alasan khusus sih.. kebetulan aja sempatnya yang financial (boong banget.. padahal memang harotnya belajar financial sampai kedaftar berkali-kali). Jadi setelah pertemuan pertama yang bahas keuangan bersama Aidil Akbar dan pertemuan kedua yang bahas Social media bersama Tika Banget, saya baru bisa ikutan akber yang ke 4 ini. 


Kalau pertemuan pertama bahas investasi, pertemuan kali ini bahas hal dasar sebelum investasi. Jadi ya booo menurut bapak guru Budi Triadi dan ibu guru Lisa Soemarto beli asuransi dan investasi itu ga main langsung beli aja. Lihat dulu kondisi keuangan kita.  Jadi ada step-step-annya gitu. Step by step, artinya harus dikerjakan berurutan. Bukan pilihan, mau ngurus yang mana dulu. Tahapan-tahapannya adalah sebagai berikut
  1. Cek hutang
  2. Nilai kekayaan bersih
  3. Alur kas
  4. Dana darurat
  5. Asuransi
  6. Investasi
Jadi kalau masih punya hutang yang semakin ditimbun semakin subur bunganya, alur kas masih sering defisit, dan dana darurat belum ada ya ga usah punya asuransi dan investasi. Kalau udah punya gimana? Stop dulu investasinya. Asuransi sih ga bisa distop kan ya? Jadi (mungkin) dilanjutkan saja.


Cek Hutang


Kurangi hutang konsumtif, yaitu hutang untuk membeli barang yang nilainya turun terus dan tidak meningkatkan produksi. Beli henpon, laptop, atau mobil hutang konsumtif gak? Kan nilainya turun terus. Dilihat.. itu meningkatkan produktivitas apa ga. Henpon  kalau dipakai buat kerja ya ga hutang konsumtif. Laptop buat programmer, graphic desainer, dan penulis bukan barang konsumtif. Mobil kalau dipakai pergi kerja jadi hutang produktif.


Hutang konsumtif yang paling gampang itu kartu kredit. Yang ga punya kartu kredit jangan buru-buru senang. Punya kartu kredit itu dianjurkan. Kalau track record kita bagus alias ga punya tunggakan, kita kan lebih gampang mendapat KPR dan kredit-kredit lain. belum lagi bonus-bonus KK yang amat menghemat pengeluaran. Sebaliknya sekali kita ngemplang hutang, ya sudah lah. Susah deh ngajuin kredit lagi di bank manapun.

http://mycreditcardsolution.com/good-debt-or-bad-debt/

Jadi yang masih punya hutang kartu kredit, ayo dilunasi. Kartu kreditnya simpan dulu aja di Mama sampai beneran lunas. Setelah itu boleh dipakai lagi dengan syarat pemakaian KK sebulan langsung dilunasi. Jadi KK hanya alternatif  "dompet" bukan tambahan penghasilan.

Manage hutang yang baik itu total seluruh hutang ga boleh lebih dari 50% total asset dan total cicilan seluruh hutang hanya 30% dari penghasilan.




Nilai Kekayaan Bersih


Nilai kekayaan bersih itu harus positif. Angkanya didapat dari jumlah asset dikurangi jumlah hutang. Apa aja sih asset ini? Rumah, tanah, dan kendaraan. Kalau  aset-aset ini belum lunas ga bisa dihitung sebagai asset ya, masih hutang. Kecuali cicilannya sudah setengah jalan. 


Alur Kas


Alur kas itu, pendapatan dikurangi pengeluaran, harus positif. Jadi pengeluaran harus lebih kecil daripada pemasukan. Ngaku deh.. paling gampang jawab berapa penghasilan kita sebulan, tapi gitu ditanya berapa pengeluaran sebulan pasti bingung. Padahal mengetahui cashflow atau alur kas ini penting loh.



Langkah pertama adalah, susun pengeluaran menjadi empat kelompok yang diurutkan berdasarkan prioritas, yaitu:
  1. pengeluaran utama, yang meliputi kebutuhan hidup, kebutuhan produktivitas, sandang, pangan, papan, dan kebutuhan profesi. Biaya transportasi dan komunikasi masuk kelompok ini.
  2. kewajiban, yaitu pengeluaran yang berhubungan dengan orang lain. Seperti gaji ART, pajak, zakat, hutang, SPP, dan biaya kursus
  3. tabungan dan investasi
  4. pengeluaran pendukung. Ini pengeluaran untuk kebutuhan hura-hura macam belanja, makan di restoran, majalah, dll. Dikeluarkan hanya saat ada kelebihan.
Jadi gitu dapat penghasilan langsung deh dimasukin ke amplop-amplop, amplop tabungan dan investasi juga. Dari situ ketahuan deh berapa besar pengeluaran kita dan berapa sisa penghasilan yang bisa dibelanjakan. Gitu ngelihat sisa uang yang di luar amplop, keinginan belanja macam-macam pasti surut. Cuma dikit soalnya. Hihi.

Terus jangan gampang kegoda diskon, diskon itu bakal ada sepanjang tahun. Percaya deh. Jadi belanjalah hanya dan hanya jika ada uang lebih. Iya.. kita cuma belanja saat ada uang lebih, bukannya nabung dan investasi saat ada uang sisa.

Kalau doyan jajan gimana? *nunjuk diri sendiri* Bikin amplop jajan. Budgetin sebulan kita "rela" ngehabisin berapa rupiah untuk makanan? Soalnya kalau ga dibudget-in suka ga ngeh kalau habisnya gede juga. Jadi cuma jajan selama masih ada budgetnya. Kalau habis ya tahan jajannya sampai bulan depan. Kalau nyisa? Puas-puasin deh makan bebek peking.

Bocor halus selain jajan-menjajani, ada tagihan telepon dan listrik yang ga perlu, pakaian, jumlah ART dan supir yang berlebihan, serta premi asuransi yang kegedean. Coba itung lagi!

Oh ya, metode pengaturan uang macam ini ga hanya untuk keluarga atau orang pribadi aja sih.. bisa juga diterapkan di perusahaan. Jadi kalau punya usaha, kita tetap digaji seperti layaknya karyawan. Dari situ keliatan deh apakah usahanya mampu menghidupi kita. Bukan sekedar dapat untung aja.

Cashflow udah beres? Sekarang mari kita pikirin Dana Darurat. Yang akan dibahas di postingan lain. Hihihi. *lari secepat kilat*

21 November 2011

Tes Departermen/ Kementerian Keuangan

21 November 2011 capcai bakar

Yayaya.. pemerintah sudah menetapkan tidak ada penerimaan PNS untuk beberapa tahun kedepan..cuma postingan ini sudah kelamaan di draft. Mau didelete kog sayang, karena udah ditulis panjang-panjang. Udah bikin-bikin gambarnya. Jadi gak apa-apa ya kalau saya publish. Hihi.


Administrasi

Depkeu itu daftarnya online, via website. Ada pilihan mau bekerja di bagian apa juga. saya sih ga ngisi. Soalnya ga punya clue kerjaannya apa aja.

Kelar submit kita tinggal menunggu pengumuman siapa-siapa saja yang dipanggil untuk seleksi administrasi. Usahakan daftarnya awal-awal jadi pas ujian dapat di dalam ruangan (seperti saya), teman Capcai yang daftar diakhir-akhir dapatnya di Senayan. Panas. Ga kondusif untuk ujian. Kalau di STAN, seperti saya, dapat meja gede dan AC yang bikin pw.

Setelah itu, akan ada panggilan untuk mengesahkan nomor ujian, saya mendaftar ulang ke STAN yang di Jakarta. Emangnya ada STAN di tempat lain kah? Antriannya bagus. Satu line ga panjang-panjang jadi cuma perlu waktu sebentar. Di Depkeu kartu ujiannya dipakai terus sampai pemberkasan. Jadi dirawat baik-baik ya. Kalau yakin masuk dilaminating aja.

oh ya karena KTP yang nomornya saya daftarkan saat pendaftaran online hilang, saya jadi diomelin sama petugasnya. Dibilang tambah kerjaan saja, saat menunjukkan KTP baru yang nomornya beda. Jiahhh yang mau ilang juga siapa. Huh. Huh. *misuh-misuh* Dan bikin KTP baru dalam waktu singkat itu pengorbanan biaya, sodara-sodara.

Tes Potensi Akademik



Maaf ya.. udah rada-rada lupa. Waktu itu test TPAnya ada empat bagian yaitu verbal, matematika, pengetahuan umum, dan Bahasa Inggris. Total jendaral ada 170 soal ples menerjemahkan tadi yang harus wajib kudu selesai dalam 2 jam 15 menit. Asumsi untuk menerjemahkan sekaligus menulis terjemahannya kita perlu 15 menit, maka satu soal harus selesai dibaca, dihitung/dipikirkan, dan dibulatin jawabannya kurang dari satu menit. Bwahahahha *ketawa setan*

Berhubung waktunya mepet kalau ketemu soal yang susah tebak aja. Ga usah disimpan buat dikerjai nanti-nanti. Karena ga bakal sempat. Apalagi saat mengerjakan satu sesi kita tidak diperbolehkan mengerjakan sesi lain. Pengawasnya ga bakal negur atau keliling-keliling untuk memastikan kita hanya mengerjakan bagian tertentu saja. Cuma.. belajar taat peraturan dan jujur, kan mau jadi PNS yang bebas korupsi.

Verbal.   Ini semacam test Bahasa Indonesia. Dan saya jago disini. Tapi yaaa tapi.. soalnya lumayan banyak Buat saya waktunya ga mepet, nyisa malah. Jadi bisa ngoreksi, dikiiiiit. Coba kalau boleh mengerjakan bagian berikutnya. Lumayan banget. Saya setiap ngerjain soal matematika pasti waktunya ga cukup.

Terus di soal-soal paragraf, tips saya baca pertanyaannya dulu, tentukan kata kuncinya. Setelah dapat baru cari kata kuncinya di paragraf, nah biasanya jawaban-jawabannya nangkring dekat kata-kata kunci tersebut. Biar ga usah baca satu artikel/paragraf. Hemat waktu.

Matematika Seperti layaknya soal-soal matematika adalah.. soal-soalnya sederhana dan bisa dikerjakan semua hanya dan hanya jika waktunya lowong. Iyak betul.. waktunya mepet banget. Sepertinya kalau dulu merhatiin bimbel dan hapal gimana trik-trik berhitung cepat bisa mengerjakan bagian ini dengan mudah.

Tips yang saya baca dari blog ini adalah
hafal angka pecahan, desimal, persen, dan bilangan faktorial
hapal bilangan prima dan prima kuadratnya
hapal bilangan sampai pada pangkat tiga dan akarnya
Yang panik mana suaranya??? Hihi. tenang saya juga ga hapal. Jangankan bilangan-bilangan yang disebutkan diatas, perkalian diatas 6 aja masih pakai jari ngitungnya. Hihi. Yang penting berusaha semaksimal mungkin dibidang yang kita jago. Maksimalkan disitu. Biasanya soal-soal matematika bisa diselesaikan dengan logika aja. Yang bikin soal juga tau waktunya kurang dari semenit jadi ga mungkin bikin soal yang perhitungannya sehalaman. Jadi kalau bingung pakai logika aja.

Pengetahuan Umum Bagian ini menguji pengetahuan kita tentang perkembangan dunia dan Indonesia. Triknya sih memang harus rajin baca portal berita. Hapal nama-nama menteri dan orang penting. Terus hapal nama-nama pejabat Kemenkeu, sejarahnya, dan segala hal tentang kemenkeu yang bisa dibaca di wikipedia atau di web mereka.

Menurut saya pribadi sih, performa saya paling jelek disini. Soalnya setelah ujian selesai dan teman-teman ngebahas soal-soal ujian, saya baru sadar kalau saya tidak menemukan soal-soal yang mereka bahas. jangankan mengerjakan soal tersebut, saya merasa sama sekali tidak membaca soal-soal tersebut karena tidak cukup waktu.  Hiks.

Bahasa Inggris. Di bagian ini ada soal menerjemahkan satu artikel bahasa inggris sepanjang satu halaman saja. Ga susah sebenarnya. tapi banyak peserta yang tidak mengerjakan dengan alasan waktunya ga sempat atau ga tau. Soal menerjemahkan ini ada di bagian paling akhir jadi wajar kalau banyak yang ga tau.

Saran saya selalu lihat soal-soalnya sampai halaman terakhir. Makan waktu sih. Tapi ini menghindari kita ga tau apa yang akan dihadapi. Kalau ga tau gimana bisa ngatur strategi. Waktu itu saya ngerasa soal Bahasa Inggrisnya bikin mikir. Jadi deh saya lompat-lompat ke halaman terakhir dan menemukan soal menerjemahkan (yang lebih gampang daripada pilihan gandanya.) jadi bagian itu dulu yang saya kerjakan. Setelah selesai baru deh saya mengerjakan pilihan ganda. Lebih santai karena sudah selesai menerjemahkan. Kalau pilihan ganda kan bisa tebak-tebak kancing jika kepepet.

Tips terakhir, kosentrasi sama kerjaan sendiri. Ga usah lirik kiri-kanan. dan ga perlu drop kalau dengar orang lain sudah membalik kertas soal saat kita masih mengerjakan setengah halaman pertama. Kalau semangat turun karena kalah mental ga bakal bisa mikir. Cuek aja.

Psikotest

Saya kaget waktu nama saya muncul di pengumuman peserta psikotest karena udah ga yakin lulus TPA. Secara saya tidak membaca banyak soal-soal yang dibahas teman-teman kemarin. Ga nyangka lulus deh. Itu bukti mencari kerjapun faktor keberuntungan berpengaruh. Hehe.

Bagian ini dikompilasi dengan postingan blog Mas yang satu ini ya. Agak lupa. Psikotesnya dilakukan di salah satu gedung Kemenkeu. Sebelum memulai test kita diminta untuk mengisi formulir biodata. gampang lah ya... isi yang jujur dan menjual.

Test IQ  Test IQnya sedikit. Pendek aja. Ga bikin otak puyeng banget. Test meliputi mencocokkan, memilih pasangan, atau memilih gambar yang berbeda sendiri. Ada test deretan angka juga.

Matematika dasar. Kerjakan sebisanya aja. Ga usah nebak. Saya pribadi kalau psikotest ga pernah nebak. karena ini test kepribadian kan? Kalau banyak yang salah kan saya ga mau dinilai sebagai orang yang pekerjaannya asal selesai.

Test Pauli/koran. Sepanjang sejarah saya tes koran saya ga pernah minta nambah. Selesai satu lembar aja enggak. Pakai taktik ngegaris sebelum perintah "Garis!" (biar terlihat daya tahannya bagus) juga ga pernah. Gimana caranya mau pakai taktik-taktik segala, wong setiap ngedengar perintah "Garis!" saya bakalan kaget sampai ngelonjak di kursi. Hihi.



Taktik saya cuma bikin matriks seperti ini di handphone dan dihapalin. Jadi nanti ga usah ngitung-ngitung pakai jari lagi.



Tes Wartegg Ini test meneruskan gambar (dari sepotong garis) di delapan kotak. Katanya sih kalau garis lengkung sebaiknya menggambar benda hidup dan untuk garis lurus benda mati.Saya sendiri sih ga pernah terpaku sama ini. Sesuka saya aja. Soalnya udah keseringan psikotest, jadi suka bosen kalau gambarnya itu lagi itu lagi. Hihi.

Test menggambar orang dan pohon Gambar orang yang lengkap. Bahkan bulu matanya digambar juga. Gambar orang yang sedang melakukan aktifitas biar terkesan aktif. Kalau saya suka gambar diri sendiri. Biar eksis. Hihi. sebenarnya sih biar ga repot menjelaskan itu gambar siapa dan mengapa saya menggambarnya.

Kalau pohon, gambar pohon yang lengkap, ada akar, buah, dan daun yang rindang. Ribet sih.. suka ga cukup waktunya.

Tes Kepribadian. Kita diminta memilih pernyataan yang paling mirip dengan kepribadian kita. Ga usah mikir. Jujur aja karena akan ada pernyataan-pernyataan yang diulang-ulang untuk menguji konsistensi kita.

Akhir kata.. sebelum psikotes tidur yang cukup walau hati deg-degan dan sarapan dulu biar ada energi yang cukup untuk otak.

Tes Fisik

Begitu tahu tes fisiknya harus lari 12 menit, saya cemas. Cemas karena udah lama ga lari eh udah lama ga olahraga ding. Cemas karena waktu itu lagi bulan puasa. Kapan mau latihan larinya coba? Pagi-pagi nanti bikin haus. Sore-sore hujan melulu. *alasan* jadi saya mengundurkan sesi latihan setelah lebaran saja. Dan latihan lari saat lebaran itu enggak banget saudara-saudara. Gimana bisa fokus latihan kalau banyak makanan enak ala kampung yang harus dicoba? Mana sempat latihan kalau harus mengunjungi sanak keluarga? Gimana bisa lari kalau badan berat gara-gara rendang? 

Tapi dengan niat baja biar bisa kerja sayapun latihan lari di lebaran hari ketiga. Hari pertama, jangankan dua belas menit, tiga menit pertama saja saya sudah mau jalan kaki. Lalu sukses kena semprot pelatih pribadi. Katanya lari itu makin capek kalau diselingi dengan jalan. Walau sudah capek kita harus terus lari, pelan-pelan biar jantungnya tidak kembali ke kondisi istriahat. Dan karena saya berhenti sebelum 12 menit saya disuruh ngulang lari dari menit pertama. Mau nangis rasanya.

Hari ketiga saya sudah berhasil lari tanpa berhenti walau masih pelan. Yay! Ternyata teori lari-jalan-lari-jalan itu lebih capek daripada terus-terusan lari benar adanya. Dan untuk menjaga kosentrasi saya dianjurkan bapak pelatih untuk menghitung 1-100 dalam hati. Gitu terus sampai dibilang selesai. Biar ga berasa lama dan capek. Selanjutnya saya lari tiap hari meski hujan badai dan menetapkan target 7 putaran dalam 12 menit. Karena dengar-dengar rata-rata perempuan bisa 6 putaran.

fouettés en tournant
source: wikipedia

Sekali lari saya usahakan 30 menit non stop. Kenapa? Tahu tarian balet Swan Lake? Pemeran Black Swan (yang biasanya juga memerankan Odette) harus melakukan 32 fouettés en tournant tanpa berhenti. Untuk dapat melakukannya saat pementasan, penari tersebut berlatih 64 fouettés en tournant tanpa henti. Dua kali lipatnya, bukan sekedar targetnya aja. Dan sayapun menerapkan ilmu yang didapat dari komik itu. ;p

Hari ujianpun tiba. Saya langsung berangkat dari Bandung dan jadi kloter terakhir tes fisik. Padahal ga telat loh. Kita boleh datang langsung dengan pakaian olah raga, biar ga repot ganti. Kelar mendaftar ulang dan dapat makanan saya mengantri untuk tes kesehatan dulu. Jadi sebelum tes fisik kita harus diperiksa oleh para dokter. Kalau diperbolehkan lari maka kita lari. Kalau tidak boleh ya gugur.

Pemeriksaan dokternya meliputi tinggi badan dan berat badan yang dilakukan di depan umum. Yuk mari, kg-annya disebut-sebut aja gitu. Setelah itu ngantri lagi untuk tes tekanan darah dan mata. test matanya ya seperti test di dokter mata. baca serangkaian huruf dari jarak tertentu. Sebagai pemakai kacamata ya jelas-jelas saya ga bisa baca. Tenang aja. Selama minusnya ga gede-gede banget sepertinya sih aman-aman saja.

habis itu ngantri lagi untuk tes komplit sama dokter. Diperiksa kuping, gigi, varieses, dll. Peserta perempuan dengan dokter perempuan. Ga sampai telanjang. Ga ada periksa anus. Ga ada ngecek-ngecek tato.

Proses ini lama loh.. dari pagi sampai sore. Dari ga hujan, hujan deras, sampai hujannya rintik-rintik. Jadi yang ga makan snack karena takut perutnya nanti sakit, monggo dimakan.  

Kemarin waktu saya tes ada yang lagi hamil gede, abis caesar seminggu, dan sedang hamil kecil. Yang hamil gede sih jelas-jelas ga boleh lari. Yang caesar waktu itu boleh. Yang hamil kecil kalau ada riwayat pingsan tidak boleh. Kalau sehat-sehat saja ya silahkan dengan resiko ditanggung pribadi. Gitu. Gila ya.. pengorbanan orang buat nyari kerja.

Setelah mendapatkan surat ijin sehat, satu kelompok yang terdiri atas sepuluh peserta akan diangkut dengan mobil ke lokasi ujian. Disini sambil menunggu giliran kita akan diberi pemanasan oleh anggota TNI. Panitia juga memberikan tips-tips kepada peserta, salah satunya adalah lari dengan stabil diawal-awal dan baru lari super kencang saat ia memberi pengumuman "Dua menit lagi!". Begitu isyarat 12 menit sudah selesai kita harus berhenti dan melepaskan nomor peserta di tempat berhenti. Peserta yang masih berlari, berjalan, atau melepas nomor di tempat lain otomatis didiskualifikasikan.

Saya sendiri lari terus selama 12 menit. Ga pakai jalan. Beberapa peserta ada yang lari-jalan-lari-jalan dan itu ga masalah. Bahkan ada peserta yang lari-jalan-lari-jalan ada di depan saya terus. Ga kesusul-susul. Saya baru lari sekencang-kencangnya saat ada pengumuman "Dua menit lagi!". Lumayan dapat 2 putaran kurang. tapi saya lupa berapa putaran yang berhasil saya lakukan dalam 12 menit. Im lost in count. Yang penting berusaha terus!

Selesai lari 12 menit, kita boleh istriahat sebentar sebelum lanjut ke tes berikutnya, lari sprint dengan jalur angka delapan. Itu masih lemas-lemas lelah setelah lari jor-joran. Kabarnya sih ini ngetes setelah lari 12 menit, orangnya masih kosentrasi ga. Saya ga latihan lari begini sih, tapi sebelum mulai panitia akan memberi contoh jadi tenang aja.. ga perlu bingung. Kalau menjatuhkan cone, kita boleh mengulang sekali lagi. kalau masih menjatuhkan.. ya sudah.. gugur. Buat yang mau latihan.. pasang target di bawah satu menit ya.

Niattt.. =)

Tes Wawancara Akhir

Wawancaranya benar-benar di luar dugaan. Apa yang sudah saya persiapkan dari hasil googling-googling di internet ga ada yang muncul. (-_-') Iya dulu ada blog pegawai depkeu yang ngebahas lengkap soal tes-tes beginian. Komentar-komentarnya juga punya info yang banyak banget, terus entah kenapa jadi ditutup dan hilang aja. *penonton kecewa*  Sebelum wawancara kita diharuskan mengisi lembar pertanyaan mengenai keberhasilan dan kegagalan terbesar dalam hidup kita.

Jadi wawancaranya itu santai.. seperti wawancara SDM. Ga ada pertanyaan soal kemenkeu, isu-isu keuangan terbaru, berita nasional atau internasional, dan pelajaran saat kuliah. Pertanyaannya berkisar tentang pengalaman organisasi atau pengalaman kerja. Di akhir wawancara kita harus menandatangangani pernyataan bersedia ditempatkan di seluruh Indonesia. Oh ya wawancaranya direkam loh. Suara aja.. jadi coba suaranya terdengar sesantun dan semeyakinkan mungkin.

Selesai wawancara kita harus langsung keluar. Jadi ga ada kesempatan untuk bincang-bincang dengan peserta yang belum diwawancara. Iya depkeu ini salah satu kementerian yang proses seleksinya rapi banget. Semua serba teratur dan jelas. Ga ada cerita mengantre lama dan serobot-serobot yang bikin  peserta kesal. Tanggal pengumuman juga selalu tepat waktu, ga harus nunggu sore. Pukul 00.01 hasil ujian sudah ditayangkan di web. Profesional banget. 

Salah satu cara saya memilih mau kerja di departermen yang mana (diantara banyaknya lowongan PNS) dengan mengamati cara mereka menyelenggarakan rekrutmen saat daftar ulang. Kalau peserta diperlakukan seperti manusia, saya terus. Kalau prosesnya tertib dan terencana, saya lanjut. Kalau junior harus tunduk sama senior yang salah tanpa punya kesempatan menjelaskan, saya mundur. Kalau pegawainya ga bersemangat, saya pasti mikir-mikir. Dari situ kan sudah kebayang lingkungan kerjanya gimana.. kalau ga cocok ngapain saya juga terusin.

Pesan terakhir, selalu bawa semua persyaratan yang diminta di pengumuman ujian (Kartu peserta, KTP, dan alat tulis) biar tenang mikirin ujian dan hanya ujian saja. Selalu istriahat yang cukup sebelum ujian. Ga usah begadang buat belajar. Biar pikiran segar, otak lancar, dan  logika jalan. Terus jangan terlambat. Kecepatan lebih baik daripada terlambat.

19 November 2011

(Buku) Who Wants to be a Smiling Investor

19 November 2011 capcai bakar

Buku wajib punya untuk yang mau belajar tentang investasi, saham, reksadana, dan esdebra esdebre. Segala hal tentang investasi disajikan dalam bentuk komik. Jadi pas buat orang yang ga sanggup baca buku pelajaran tebal-tebal, seperti saya. Hihi.

Silahkan dibeli biar ngerti gimana caranya jadi orang kaya. Amiiiin. Buku ini dijual seharga 55.250 di kutukutubuku dan bukabuku
 
Postingan Capcai yang bahas investasi 

18 November 2011

November #3

18 November 2011 capcai bakar

My second Friday Five dan bingung ngasih judulnya bagaimana. Oke.. cekidot ya..

1. Nyoba Makanan Baru

Minggu ini saya nyoba dua makanan baru. Pertama Bakso Tulang Rusuknya Bakso Semar. Sering denger kalau bakso ini katanya bakso paling enak seBandung Raya, tapi secara saya sudah kadung jatuh cinta dengan bakso Pak Man saya belum ngerasa perlu mencari bakso lain. 

Kecuali bakso Malang Mandeep ya.. itu beda cerita. Bakso Malang Mandeep itu favorit kalau kepengen makan bakso tapi ga mau berasa kekenyangan di akhir proses. Dan Batagor Serayu juga.. karena itu favorit kalau kepengen makan bakso tahu. *Lah banyak gini selingkuhan Bakso Pak Man*

Tapi berhubung tiap balik ke Jakarta saya ngelewatin warung Bakso Semar, jadilah saya penasaran. Yang bikin penasaran itu adalah.. saya balik ke jakarta jam 3 subuh kan? Nah ini warung bakso masih terang benderang dan ramai aja dong. Circle K (seven elevennya jajaka dan mojang bandung) aja kalah ramenya.  Curiga enak nih!

Jadi sayapun mencoba. Di Cihampelas itu warung Bakso Semar ada dua. Dua-duanya sama aja, cuma yang Bakso Semar 2 tempatnya lebih gede dan nyaman kata Mamang Parkir. Jadi melipirlah kita (saya dan tuan sumami sebagai penyandang dana) ke Bakso Semar 2. Tempatnya bersih.Itu sabtu malam. Ramai tapi ga crowded. Enak buat nongkrong. Ada tempat duduk di luar dan di dalam. Kirain yang di luar area buat perokok, ternyta ga dibedain. Di dalam bapak-bapak pada ngerokok juga. Ga kasian ama adek bayi.

Adek bayi ini ngomel-ngomel terus sepanjang emaknya makan. Pengen makan bakso juga tapi ya belum boleh. Dan menatap gw judes waktu moto dia.
 
Ngemil ntahkejuapa sambil nunggu bakso datang. Nurut saya blueberrynya kebanyakan jadi manis.


Es campurnya. Dimakan setelah makan bakso semangkok. Kenyang banget. Banget.

Kita tentunya langsung memesan menu paling spesial. Bakso urat dengan potongan tulang rusuk, sepotong tahu kering, dan beberapa bakso kecil ples mie yamin. Harganya 17.000 saja. Murah!!  Dan inilah penampakan si bakso waktu datang. 


PENUUUUHHH BANGET!! Untung saya mesannya mie yamin jadi ga penuh banget. Tuan sumami yang pesan mie biasa langsung buru-buru minta mangkok tambahan. Hihi. Setelah dimakan.. (diurut berdasarkan urutan memakannya)
  • Mienya saya ga doyan. Masih enakan mie yamin Imam Bonjol.
  • Tahu keringnya biasa aja. Saya doyannya tahu basah, jadi pas ngeliat si tahu udah ga berharap banyak. dan surprisingly enak. Tapi  kata Sumami tahu keringnya ga beda dengan tukang jualan keliling.
  • Tulang rusuknya ENAK BANGETTTTT! Sebagai karnivora sejati saya bahagia saat memakannya.
  • Kuah Baksonya juga ENAK BANGET!
  • Bakso uratnya ga enak menurut saya. Bumbunya aneh. Baunya juga aneh. Mungkin karena lidah saya biasa sama bakso kampung yang murah. jadi gitu dapat bakso mahal langsung aneh. Saya tetap memilih bakso urat Pak Man.
KATAGUA mmmm bolehlah makan lagi disana, tapi cuma mesan potongan tulang rusuknya saja. Yang lain enggak. Buat yang mau coba silahkan mampir ke jalan Cihampelas.  Ada di sebelah kiri jalan setelah Flyover Pasupati sebelum Betutu Lalah dan Kaset Antik. Di seberang fotocopy Angkasa Putra dan pool travel Xtrans (yang ke Kartika Chandra). Jadi sambil nunggu travel malam-malam (dan subuh-subuh) bisa ngisi perut disini.

Makanan kedua yang dicoba adalah DALADA. Dalada ini semacam bawang goreng. Bedanya hanyalah.. yang digoreng itu bukan bawang merah, tapi cabe rawit atau cengek kata orang bandung. Iya cuma itu bedanya. Yang nyoba sudah pasti tuan sumami. Saya kan ga suka pedas. 

Satu kantong Dalada. Harganya antara 23.000 - 27.000 Lupak.
Kami bertemu Dalada di Kartika Sari stasiun -saat membeli brownies kismis titipan #JendKancil (informasi maha penting)-. Tuan sumami mikirnya ini sejenis maicih, jadi langsung dikunyah. Sukseslah tuan sumami kepedasan yang bikin kaki dan badannya lemes. Itu tuan sumami ya.. orang yang kalau makan bakso, kuahnya lebih berasa sambal daripada kuah daging dan orang yang makan sambel pakai gorengan. IBukan sebaliknya karena sambal lebih dominan daripada gorengannya.

Ternyata setelah dibaca, dalada ini semacam tambahan kalau kita makan mie, bubur, nasi goreng, etc. Bukan dicemil doang. *cium tangan suami setelah ngetawain beliau sampai puasss* ;p

2. Novel "13 Reasons Why"
 
Clay Jensen kembali dari sekolah dan menemukan kotak misterius yang ditujukan untuknya di teras rumah. Dalam kotak itu dia menemukan beberapa kaset yang direkam Hannah Baker—teman sekelas sekaligus cewek yang ditaksirnya—yang bunuh diri dua minggu sebelumnya. Hannah sudah meninggal. Rahasia-rahasia gadis itu seharusnya terkubur bersama jasadnya. Namun, Hannah menjelaskan tiga belas alasannya memutuskan mengakhiri hidup. Clay salah satunya. Dengan mendengarkan kaset itu, Clay akan tahu mengapa dirinya termasuk dalam tiga belas alasan itu. Sepanjang malam, Clay mendengarkan kaset itu. Clay mengikuti petunjuk dari kaset Hannah menyusuri kota kecilnya... dan apa yang dia temukan mengubah hidupnya selamanya. Dikutip dari cover belakang.
Novel minggu ini -nya Capcai. Sesungguhnya Capcai lagi baca buku lain, tapi bosen. Ngelirik novel yang New York Times Best Selling ini, Capcaipun tergoda. Ternyata habis dilahap dalam satu malam saja. Bikin penasaran banget. Satu sisi kaset bercerita soal sesorang yang mempengaruhi keputusan Hannah untuk bunuh diri. Kebanyakan malah berpengaruh tidak langsung. Yaa semacam connect the dots-nya Steve Jobs atau butterfly effect itu.

KATAGUA Buat penggemar cerita misteri silahkan dibaca. Pasti penasaran. Harganya 30.000 di bukabuku  dan 34.000 di kutukutubuku Buat yang ga doyan kisah misteri.. ini New York Times Best Selling lohhh!!! *gampangan*

3. Nonton Tintin    

Film ini kan udah ramai dari dulu ya.. dari pas pilem holywood ga boleh masuk gegara ga bayar pajak itu. Saya sih sebagaimana sosialita pada umumnya udah pengen nonton biar dibilang gaul. Walau ga terlalu suka komik Tintin. Menurut saya teksnya kebanyakan. *ditoyor penggemar Tintin*

Tapi demi kegaulan, saya harus nonton dong. Cuma pas beli tiket, jadi ragu. Ini bukan film animasi ya? Pemerannya orang ya? Ga rame ah..

Tapi tetap nonton karena kata Tuan Sumami reviewnya bagus. Yang 2D tentunya. 3D terlalu malam. Kasian #jendKancil ditinggal di rumah. 2D aja selesai jam setengah 12. Tuan Sumami udah mau batal nonton dong, sebagai seorang ekonom saya menolak. Itu tiket weekend udah dibeliiii masa' mau dibuang?? Ga tega!

Waktu awal-awal nonton saya masih berpikir pemerannya orang beneran. Baru sadar pas dilihat lebih jelas. Itu animasi semua.. gambar semuaaa... ampunnn keren banget!! Ceritanya juga bagus. Lucu. Bikin ketawa. Bikin kaget. Keren banget!! Padahal saya bukan penggemar komiknya. Ga kebayang kalau yang doyan gimana girangnya. Loncat-loncat di bioskop kali ya. :p

Gambar diambil dari sini
KATAGUA Wajib Nonton!! Bagus banget. Saya juga mau kalau diajak nonton lagi... *murahan* Dan sepertinya Snowy itu lebih cerdas ketimbang Tintin ya.. 

4. Hiking di Ciumbuleuit

Saya dan Tuan Sumami ada keperluan di daerah Ranca Bentang, Ciumbuleuit. Kalau jalannya cuma cukup dilalui motor sih udah biasa. Yang luar biasa adalah derajat kemiringan jalannya. Waktu datang kita ketemu turunan yang curam banget. Serem lihatnya. Berhubung takut mau olahraga, motor ditinggal di atas jalan. Kita ke bawah jalan kaki. 


Turunnya ga masalah.. cuma berefek kaki sedikit lemas dan keringat-keringat centil hadir di kening. Pulangnya yang masalah MasyaAllah. itu tanjakan meuni terjal banget. Ga sampai-sampai rasanya. Ibarat treadmill, inclinenya udah 13. banjir keringat dan kaki masih pegel sampai sekarang. Beuh banget!


Yang membesarkan hati saya cuma pemandangan beberapa mas-mas yang ngangkut kursi, meja, speaker, dan berbagai furniture pesta kawinan lainnya. Iyes.. ada bubaran acara kawinan di pinggir jalan itu. Jadi masih bisa tersenyum bahagia karena hikingnya cuma bawa badan. Ga bawa meja. 


Di atas tanjakan saya ketemu (sepertinya) bos pemilik alat-alat pesta itu. Ngos-ngosan sambil bilang capek. bwahahha... semoga dapat tips lebih ya Pak.. kalau enggak minta aja. Gilak jalannya. Mau makan lima piring makanan pesta, sampai atas pasti berat badan udah turun. Curiga ga ada tamu perempuan yang pakai kain atau high heels deh. 


Cihuinya adalah.. (berdasarkan pengamatan Tuan Sumami) perempuan-perempuan disitu pada langsing-langsing. *colok matanya*

5. Apel Pertama


Iyaaaa.. setelah menanti-nanti lama akhirnya punya juga produk papa Jobs ini... *nangis bahagia* Kenapa milih ipod touch? Karena yang saya butuhkan gadget yang bisa bikin foto bagus, bisa buat nulis, dan bisa main games.

Kenapa ga Ipad? Karena terlalu gede buat dibawa kemana-mana. Kenapa ga Iphone? Karena masih ada binky dan beli handphone mahal saat henpon lama masih sehat walafiat itu rasanya seperti orang kaya bener. Kenapa ga Macbook Air 13 inchi 256 GB? Karena harganya. Sekian. Titik.

Semoga Apel ini akan memanggil apel-apel lainnya sehingga keluarga mereka bersatu semua di pelukan Capcai. AMIN! *ngitung cicilannya ke Tuan Sumami*

17 November 2011

Nyalon di Moz5 dengan Voucher dari Valadoo

17 November 2011 capcai bakar

Jadi ini draft postingan lama. Sungguh lama. Sangking lamanya Valadoo yang tadinya situs khusus kupon-kupon diskon semacam disdus atau dikotakita itu sudah berubah menjadi situs yang membahas travelling. Tuh.. lama kan? Udah basi banget ceritanya. 

Jadi ceritanya saya baca tweetnya Yasmin kalau Moz5 salon yang di Bandung sedang ada promo diskon 50%. Diskonnya bisa diperoleh melalui Valadoo. Tertarik dong saya.. mana bisa banci diskon macam saya diam diri melihat perawatan tubuh murah macam ini berlalu begitu saja. Apalagi saya sudah lama ingin mencoba moz5 gara-gara tweetnya Ollie.  Iya Ollie tu rajin banget ngebahas Moz5 sebagai salon khusus perempuan yang oke banget pelayanannya. Moz5nya juga lagi gencar-gencarnya promosi lewat twitter dan facebook dengan berbagai macam diskon dan hadiah. Ada program member juga ternyata.

Jadi saya memulai petualangan dengan ngutak-ngatik web-nya valadoo. Milih dua paket perawatan tubah yang saya mau. Transfer ke rekening valadoo dan hoala.. siap deh ke memanjakan diri ke Moz5. 

Lokasi Moz5 yang terdekat dari kediaman saya adalah cabang Tubagus Ismail. Meskipun sudah sering bolak-balik lewat jalan ini saya belum pernah liat salon muslimah. Entah sayanya yang ga perhatian sama lingkungan sekitar, entah lokasi salonnya yang nyempil banget. Tapi melihat alamatnya yang terletak di jalan Tubagus Ismail No 5F harusnya kan gampang ya.. paling di ujung jalan. Berbekal pede selangit, sayapun naik angkot riung bandung-dago dari Dipati Ukur. Turun di persimpangan Tubagus Ismail, jalan dikit dan nanti di sebelah kiri ketemu plang gede seperti berikut.

ituuu sebelah kanan yang billboard pink gede itu.

Masuk ke dalam areal pertokoan itu dapat deh Moz5 salon.  Kesan pertama, weittss emang khusus perempuan banget, laki-laki aja harus nunggu di luar. Kacanya gelap gitu jadi ga mungkin dilihat dari luar. Pas masuk kesan saya berikutnya adalah... Eh? Beneran nih? Salonnya rumahan sekali. Berantakan.

Ga Rapi
Saya membeli dua voucher dari Valadoo,  satu paket yang meliputi Facial Alami, Totok Aura, Eye Therapy, dan Ear Therapy seharga Rp 99.500 dan satu paket lagi (Pedicure, Back Therapy, dan Reflexy) seharga Rp 65.750. Murahhh kannnn! Sayangnya saya datang sore hari jadi udah ga sempat kalau langsung mencairkan kedua paket tersebut. Sayapun harus memilih. Bisa nebak paket mana yang saya pilih? Tentu saya paket yang paling mahal. Hahaha.

Dan strategi itu tepat sodara-sodara.. sampai sekarang saya masih belum (belummm karena berharap saat saya datang kembali voucer ini masih diterima sama Moz5. Hihi) memakai voucer yang tersisa. Keren ya.. nyalon aja ga sempat-sempat. Gaya lah.

Setelah menentukan ingin perawatan yang mana saya disuruh naik ke lantai atas. Pijet-pijet dilakukan diatas. Pertama tama saya dapat Facial Alami yang baunya enak karena dia terbuat dari oat. Hihi.. jujur aja nih, makan oat aja saya belum pernah. Sekarang oatnya malah dioles-olesin ke muka. Layaknya facial sudah pasti ya dipencet-pencet. Sakit dong ah. Tapi mengingat ini facial pertama saya, saya jaim. Hanya meringis-ringis sedikit biar mbaknya berpikir saya sudah biasa facial. 

Ini gambar oat. Diambil dari hudabeauty.com


Tapi percuma. Mbaknya tau saya belum pernah facial gegara komedonya udah uzur (detil ciri-ciri komedo uzur disembunyikan demi nama keren penulis)

Eyes treatment. gambar dari sini


Setelah selesai facial muka saya mulai ditotok-totok dan matanya dipijit-pijit. enak banget. sampai ketiduran. sampai ngigau. sampai mbaknya nanya "Kenapa Mbak?" dikira si mbak saya ngomong sama dia. Padahal ngigau. Enak banget banget banget. Dan treatment diakhiri dengan ear theraphy.

Ear therapy. Gambar dari sini

Setelah selesai saya merasa muka emang kinclongan. Komedonya abis. Tapi merahhh. Kata mbak salon alat yang mengurangi merahnya lagi rusak. (-___-) Gak apa-apa. Yang penting kepala saya berasa ringan banget. Enak deh. Kebayang kalau treatment top to toe gitu. Badan pasti langsung seringan peri. 

Setelahnya muka saya jerawatan parah. Sampai perlu berobat ke dokter. Entah gara-gara salon. Entah gara-gara muka saya yang sensitif. Entah karena lagi banyak pikiran. Setelah itu saya belum berani facial-facial lagi. Nanti mungkin. Di dokter saja. Kalau ke salon, scrub sama masker aja deh. Ga usah facial-facial. Hihi

KATAGUA Silahkan dicoba. Nyalon itu pasti enak. Banget. Meskipun sejujurnya harga perawatan di Moz5 ini mahal menurut saya. Apalagi kondisi salonnya yang sangat rumahan itu. Pssst... saya baru sadar kalau Moz5 itu dibacanya "muslimah" (x_x)

16 November 2011

Ini draft postingan dari ramadhan 2010 (-____-'")

Saya sudah 10 tahun tinggal di Bandung. Berarti sudah 10 kali pula mengalami ramadhan ala anak kost yang pusing cari makanan sahur dan buka. Layaknya ramadhan di kota manapun, Bandung bisa seketika penuh dengan penjual tajil (makanan ringan untuk berbuka). Banyaknya orang yang membutuhkan makanan pada saat yang bersamaan menciptakan antrean di setiap penjual makanan.

Namanya ngantri perlu waktu lama kan? Dulu belum punya handphone pintar yang bisa membunuh waktu. Jangankan yang pintar, yang sedang-sedang aja belum punya. Jadilah saya mengamati kerumunan orang-orang yang ikut mengantri.

Dan terciptalah beberapa teori mencari jodoh di saat sahur. Saya bagi ya.. biar pria-pria yang baru di Bandung dan niat mencari jodoh tidak salah langkah.

Persiapan

Meski mengantuk dan malas kena air, pastikan anda keluar rumah dengan mencuci muka dan sisiran. Pakai baju koko lebih cihui. Entah ada apa dengan si baju koko ini. Lelaki bengal macam apapun terlihat seperti calon ahli surga.

Setelah tampil rupawan. Silahkan amati perempuan-perempuan di antrean. Biar tidak memilih perempuan yang sudah bergandengan mari saya bagi tips berikut.

Jadi mana yang single?

Perempuan single akan membeli sahur saat buka sehingga ia tidak perlu keluar kostan dini hari. Jadi mencari perempuan single saat sahur adalah mustahil. Kalaupun ada biasanya mereka masih pakai baju tidur yang jangankan seksi, enak dilihatpun tidak.

Jangankan mukanya bersih dan merona kemerahan, ga ada belek juga lumayan. tapi dari sini bisa diseleksi mana perempuan yang cantik natural dan hanya perlu dipoles dikit. Jadi nanti kalau sudah menikah post pengeluaran untuk make up ga perlu banyak-banyak.
Kalau ketemu perempuan cantik dan dandan sedang mengantri sendirian. Percayalah dia lagi menunggu pacarnya datang menemani. Saya jamin.

Kesimpulannya

Ramadhan fokusnya cari pahala, dapat jodoh itu bonus. Apalagi kalau dapat yang cantik natural. kalau masih penasaran silahkan mencari saat buka puasa. Kalau dia beli dua porsi ada kemungkinan buat sahur (jadi masih single) atau buat pacarnya sedang menunggu di kostan.

mencari Jodoh di Bulan Puasa

16 November 2011 capcai bakar

Ini draft postingan dari ramadhan 2010 (-____-'")

Saya sudah 10 tahun tinggal di Bandung. Berarti sudah 10 kali pula mengalami ramadhan ala anak kost yang pusing cari makanan sahur dan buka. Layaknya ramadhan di kota manapun, Bandung bisa seketika penuh dengan penjual tajil (makanan ringan untuk berbuka). Banyaknya orang yang membutuhkan makanan pada saat yang bersamaan menciptakan antrean di setiap penjual makanan.

Namanya ngantri perlu waktu lama kan? Dulu belum punya handphone pintar yang bisa membunuh waktu. Jangankan yang pintar, yang sedang-sedang aja belum punya. Jadilah saya mengamati kerumunan orang-orang yang ikut mengantri.

Dan terciptalah beberapa teori mencari jodoh di saat sahur. Saya bagi ya.. biar pria-pria yang baru di Bandung dan niat mencari jodoh tidak salah langkah.

Persiapan

Meski mengantuk dan malas kena air, pastikan anda keluar rumah dengan mencuci muka dan sisiran. Pakai baju koko lebih cihui. Entah ada apa dengan si baju koko ini. Lelaki bengal macam apapun terlihat seperti calon ahli surga.

Setelah tampil rupawan. Silahkan amati perempuan-perempuan di antrean. Biar tidak memilih perempuan yang sudah bergandengan mari saya bagi tips berikut.

Jadi mana yang single?

Perempuan single akan membeli sahur saat buka sehingga ia tidak perlu keluar kostan dini hari. Jadi mencari perempuan single saat sahur adalah mustahil. Kalaupun ada biasanya mereka masih pakai baju tidur yang jangankan seksi, enak dilihatpun tidak.

Jangankan mukanya bersih dan merona kemerahan, ga ada belek juga lumayan. tapi dari sini bisa diseleksi mana perempuan yang cantik natural dan hanya perlu dipoles dikit. Jadi nanti kalau sudah menikah post pengeluaran untuk make up ga perlu banyak-banyak.
Kalau ketemu perempuan cantik dan dandan sedang mengantri sendirian. Percayalah dia lagi menunggu pacarnya datang menemani. Saya jamin.

Kesimpulannya

Ramadhan fokusnya cari pahala, dapat jodoh itu bonus. Apalagi kalau dapat yang cantik natural. kalau masih penasaran silahkan mencari saat buka puasa. Kalau dia beli dua porsi ada kemungkinan buat sahur (jadi masih single) atau buat pacarnya sedang menunggu di kostan.
Awal-awal belajar masak saya suka bingung bikin sop enak gimana... secara sop itu kan dari air putih pake bumbu halus bawang, garam, dan sayur mayur doang -pikiran saya- tapi kog rasanya masih ga nendang ya.. Kurang apa? Masa harus ditambahin royco melulu.

foto diambil dari infomakan.com karena postingan ini ngedekam di draft sejak awal tahun 2010 disebabkan penulis menunggu ada foto. :p BTW infomakan resep-resepnya tampak lebih yummy. lengkap dengan foto juga. Silahkan dilihat.

Sampai saya ketemu resep ini. Bumbunya mudah -ga seperti resep mama yang kudu pakai kapulaga..ckckck- dan rasanya hampir nendang..walau cuma pakai air putih aja -bukan air kaldu- Ayo dicoba.. buat yang lagi belajar.

Step by Step
  1. Didihkan air putih pada panci. Kalau punya air kaldu lebih oke.
  2. Haluskan 7 siung bawang putih
  3. Panaskan margarin pada wajan -tentunya di kompor lain- tumis bawang putih yang sudah dihaluskan dengan irisan 2 batang daun seledri dan daun bawang. Setelah harum tuangkan ke dalam air.
  4. Tambahkan merica bubuk dan 1/2 pala yang dihancurkan serta garam
  5. Masukkan wortel yang sudah dipotong, jagung manis, kentang, buncis, kacang polong, brokoli, jamur, sosis, bakso, udang, apapun yang anda mau.
  6. Tunggu sampai semua bahan matang. Matikan api. Jangan lupa dicicipi

Bikin Sop


Awal-awal belajar masak saya suka bingung bikin sop enak gimana... secara sop itu kan dari air putih pake bumbu halus bawang, garam, dan sayur mayur doang -pikiran saya- tapi kog rasanya masih ga nendang ya.. Kurang apa? Masa harus ditambahin royco melulu.

foto diambil dari infomakan.com karena postingan ini ngedekam di draft sejak awal tahun 2010 disebabkan penulis menunggu ada foto. :p BTW infomakan resep-resepnya tampak lebih yummy. lengkap dengan foto juga. Silahkan dilihat.

Sampai saya ketemu resep ini. Bumbunya mudah -ga seperti resep mama yang kudu pakai kapulaga..ckckck- dan rasanya hampir nendang..walau cuma pakai air putih aja -bukan air kaldu- Ayo dicoba.. buat yang lagi belajar.

Step by Step
  1. Didihkan air putih pada panci. Kalau punya air kaldu lebih oke.
  2. Haluskan 7 siung bawang putih
  3. Panaskan margarin pada wajan -tentunya di kompor lain- tumis bawang putih yang sudah dihaluskan dengan irisan 2 batang daun seledri dan daun bawang. Setelah harum tuangkan ke dalam air.
  4. Tambahkan merica bubuk dan 1/2 pala yang dihancurkan serta garam
  5. Masukkan wortel yang sudah dipotong, jagung manis, kentang, buncis, kacang polong, brokoli, jamur, sosis, bakso, udang, apapun yang anda mau.
  6. Tunggu sampai semua bahan matang. Matikan api. Jangan lupa dicicipi

15 November 2011

(Buku) Jennifer Johnson is Sick of Being Single

15 November 2011 capcai bakar

Single di usia menjelang 30 tahun itu bukan hal buruk kok....

... sampai aku mendapat kabar kalau mantan pacarku akan menikah. Adikku, Hailey, juga. Dan seperti menambah daftar panjang penderitaan batin, aku ternyata harus mengenakan baju pengiring pengantin model kimono. Bisa dipastikan kimono itu akan terang-terangan memamerkan setiap lekuk dan lipatan lemak tubuh yang, jujur saja, tak pantas dijadikan konsumsi publik.

Jadi, jangan salahkan aku kalau sekarang begitu terobsesi mendapatkan pacar baru. Harus menguruskan badan juga (apa pun asal tidak dipermalukan kimono sialan itu). Dan, oh ya, aku juga butuh pekerjaan baru. Menjadi copywriter di department store Keller jelas bukan bayanganku tentang 'pekerjaan impian'.


Jennifer Johnson, selanjutnya Capcai sebut JJ biar cepet, perempuan single dengan pekerjaan buruk dan berat badan berlebih. Sangking singlenya *istilah apa pulak ini* JJ bahkan merindukan kehadiran mantan pacar yang ga ada bagus-bagusnya. 

Namun suatu hari ada bos baru di kantornya, bos baru yang mengajak JJ kencan. Bos baru yang mengajak JJ menikah. hidup JJ langsung berubah. Tidak ada lagi hutang yang perlu dipikirkan. Kariernya di kantor langsung cemerlang. Sayangnya saat pesta bujangan calon suami, JJ harus mengetahui tunangan yang tampan itu alcoholic dan saat mabuk ia "bermain-main" dengan gadis-gadis stripper. Duarrr! 

Seperti perempuan normal lainnya JJ tentu saja ingin membatalkan pernikahan. Namun wejangan calon ibu mertua mengubah pikirannya. Wejangannya apa? Semacam crying in a Porsche is much better than crying on a bicycle.  Karena rupanya si calon bapak mertua yang agamis itu juga suka "menghilang" bersama orang lain. Sebagai ganti, calon ibu mertua bisa membeli mobil mewah baru setiap bulan. Tamat.

Ga happy ending? Menurut saya sih happy ending. Karena lelaki mau ganteng, mau jelek, mau kaya, mau miskin, kalau selingkuh ya selingkuh aja. Jadi kenapa harus memilih diselingkuhi lelaki tak berharta dan tak rupawan? Lebih baik yang berharta kan? Setelah nangis sampai bantal basah bisa pergi belanja sesuka hati tentunya jauh lebih menyenangkan daripada setelah nangis sampai batal basah masih harus mikirin ga ada uang untuk beli susu anak yang habis.

Tapi kalau berjodoh dengan lelaki baik dan setia ya Alhamdullilah. Berjodoh dengan lelaki baik, kaya raya, dan setia ya harus sujud syukur. Berjodoh dengan lelaki baik, kaya raya, setia, dan tampan ya harus bangun dari tidur. Mimpi? ;p

Buat yang mau baca review-review novel ini di Goodreads, silahkan klik link berikut Buat yang mau beli online, Capcai cuma ketemu di BukuKita seharga 39.100 Kalau Capcai belinya sudah pasti di Rumah Buku.

11 November 2011

My #1 Friday Five

11 November 2011 capcai bakar


"The friday five is just a few random thoughts from the week...a way to keep our family and friends in the loop and for us to record the goings on in our crazy-busy but oh-so-blessed lives to look back on some day."

Intinya, kita musti nge-blog seminggu sekali di akhir pekan (Jumat) dan me-recap kejadian seminggu ke belakang. Biar nge-blognya nggak sebulan sekali amat, gitu! *melirik banyak orang*

Dan saya langsung setuju!! *nyapuin debu dari halaman blog* Secara sekarang nge-update blognya lebih lama dari sebulan. (-___-") maluk saya.

Trus sesepi apa sih hidup saya sampai ga bisa mengumpulkan lima kejadian dalam satu minggu?  *sombong* Maka here's Capcai's Friday Five for this week, belum tentu penting sih kejadiannya. Yang penting lima kan. Hahaha.


Saya bukan anti bayi ya.. Ga! Ini judul novel yang selesai saya baca minggu ini. Novel ketiga Emilly Giffin ini bercerita tentang pasangan yang sama-sama tidak menginginkan satu orang anakpun. Pernikahan mereka bahagia sampai si suami berubah pikiran. Ia menginginkan seorang anak.  Maka dimulailah pertarungan batin si istri, Claudia, untuk tetap teguh pada keinginannya atau mengikuti keinginan suaminya demi cinta.

Meski genrenya chicklit, novel ini punya banyak tokoh dengan berbagai ragam cerita. Iya.. saya akhir-akhir ini malas baca novel berat. Makanya ngumpulin chicklit yang dahulu ga pernah saya lirik. Saya itu doyannya baca novel yang ada sejarah-sejarahnya macam Kastel Awan Burung Gereja itu, tapi akhir-akhir ini jarang ketemu novel fiksi berlatar sejarah yang oke. Udah beli Big Breasts and Wide Hips dari kapan tahun bulan, sampai sekarang ga selesai-selesai bacanya. Udah dipinjemin The Bear and The Dragon juga belum selesai dibaca.

Novel-novel yang sudah selesai dibaca akhir-akhir ini. Diurutkan berdasarkan urutan ngebacanya.

Jadi intinya, memang mood saya lagi doyan baca yang ringan-ringan. Lihat aja foto diatas. Bacaan saya saat ini ya sebelas dua belas dengan yang di foto itu. Sejauh ini sih ga kecewa ngebelinya. Jadi marii yang butuh bacaan ringan silahkan dibeli buku-buku diatas. Atau jangan-jangan udah pada punya? *ketinggalan kereta*

2. Delivery D'cost

Meski udah sering makan di D'cost yang katanya mutu bintang lima tapi harganya kaki lima itu, baru minggu ini saya (dan teman-teman) mesan menu deliverynya. Ini gara-gara harga menunya beda tipis sama harga makanan di kantin. Iyak.. menu delivery D'cost ini murah. Mulai dari Rp13.000 (satu lauk ples satu sayur) dan yang paling mahal (dapat dua potong buah, tiga lauk, ples dua sayuran) Rp28.000. Tuh beda tipis kan? Apalagi D'cost ini free ongkir untuk pemesanan diatas lima.

Dan seharusnya sih biar biaya makan siang via D'cost sama dengan biaya makan di kantin kantor, saya haruus memesan menu yang paling murah. Tapi ya mana puas perut saya makan satu lauk doang. Mana puas?!!! Jadilah saya mesan menu Silver yang dapat dua lauk, satu sayur, dan satu potong buah.

Tapi sayang, meski judulnya mesen online, saya ga berhasil-berhasil submit pesanan. Bolak-balik masuk halaman register atau login. Pyuhhh akhirnya nelpon juga ke 292 77 777. *ngelap keringat di kening*


Dan pepatah "Ada harga ada rupa" itu benar adanya. Rasa makanannya sih enak. Kuantitasnya yang minimal. Dikit. Banget. Nasinya yang melimpah ruah. *sedih* Bakal mesan lagi ga? Iya sih.. tapi harus menu yang paling mahal, yang lauknya paling banyak. Haha. Tapi sepertinya lebih enakan mesen HokBen ya?

3. Tanah Abang dan Kerak Telur


Minggu ini saya pertama kali pergi ke Tanah Abang *tebar-tebar confetti* . Bwahahhaa... norak. Meski dari dulu udah mondar-mandir ke Jakarta, saya itu malas jalan-jalan. Mendingan di rumah, tidur. Nah kemarin karena ada orang kantor yang nikahan dan kita (sebagai calon pegawai yang berbakti) berbondong-bondong ke Tanah Abang beli kado sejuta umat. Ternyata semua barang online shop ada di tanah Abang ya? Dengan harga yang lebih murah tentunya. Terus kemarin ga penuh-penuh banget Tanah Abangnya. Sepi. Suka!! *kekep dompet rapat-rapat*

Terus di Tanah Abang saya juga pertama kali makan kerak telor *nari hula-hula* Enak.  Sebenarnya sudah sering liat tukang jualan kerak telur di depan Gedung Sate Bandung, tapi ga tertarik. Di pikiran saya kerak telur itu semacam telur dadar yang digoreng sangat-sangat tipis. Seperti pinggiran telor dadar yang hangus itu. Otak ekonom saya kan mikir... buat apa beli makanan macam itu.

foto diambil dari blog ini

Ternyata bukan. Kerak telor itu mirip-mirip martabak mie. Bedanya cuma kalau martabak mie isinya indomie, kerak telur isinya nasi ketan (bener ga?) Rasanya enak!!

Salahkan orang betawi yang tidak memberi nama yang yummycatching kepada makanan enak ini. *ditakol Bang Pitung*

4. Hari Pahlawan

Konsekuensi jadi PNS itu ya harus upacara bendera di hari-hari peringatan nasional. Salah satunya ya Hari Pahlawan tanggal 10 November kemarin (setelah sebelumnya upacara Sumpah Pemuda, upacara Kesaktian Pancasila, dan upacara-upacara lainnya. Hihihi)  Sepertinya saya lebih banyak upacara bendera selama jadi calon PNS ketimbang waktu masih jadi pelajar SMU yang kinyis-kinyis.

Jadi SMU Capcai itu kan berdampingan sama salah satu SMU terpintar di Bandung (tapi SMU paling keren ya tetap SMU Capcai *syombong*) Nah kita itu berbagi lapangan upacara dan lapangan olahraga. Karena lapangan upacaranya kecil pemakaiannya digilir. Minggu ini SMU Capcai. Minggu depan SMU Tetangga.

Berhubung di sekolah Capcai satu angkatan terdiri atas 10 kelas, upacaranya pun digilir. Minggu ini SMU Capcai kelas 1, minggu depan SMU tetangga, minggu depannya lagi SMU capcai kelas 2, dstnya. Jadi kebayanglah dalam setahun cuma berapa kali upacara.

5. Idul Adha

Kemarin Idul Adhanya jatuh di hari libur tanpa cuti bersama. Dan ga seperti tahun-tahun sebelumnya kali ini kita memilih jalur repot untuk berkurban. Biasanya Tuan sumami berkurban lewat rumah zakat gitu. Bayar, mereka yang milih kambingnya, mereka yang potong, mereka yang ngebagiin, kita dapat foto sebagai buktinya. Alasannya sih biar daerah-daerah yang sepi kurban bisa tersentuh.

Bukan.. kudanya bukan mau dikurban juga.

Kenapa ga kurban dekat rumah? Karena kurban dekat rumah berlimpah ruah. Cuma insyaAllah ini idul adha terakhir di rumah yang sekarang, Tuan Sumami memutuskan untuk kurban di dekat rumah saja. Jadi kita baru ngerasain repotnya sekarang. Nyari kambing hujan-hujan (sampai tuan sumami dan #jendKancil flu), tawar menawar (sebenarnya kambing kurban itu boleh ditawar apa enggak sih?), ngelihatin tukang ojek ngantar kambing ke rumah, ngedaftarin kambingnya ke mesjid (ternyata seperti ngedafttarin anak ke sekolah, ada uang pangkalnya. :D), dan nyaksiin kambingnya dipotong. Darahnya merah banget ya..

Ternyata kalau kurban gitu kita boleh milih bagian apa yang dikasih. Bagian favorit ya bagian paha. Saya pikir selama ini dagingnya dibagi sama rata. Semua dapat paha secuil, jeroan secuil, kulit secuil, dstnya. Ternyata enggak. Buat saya dapat bagian apapun ga masalah sih. Ga bisa ngolah dagingnya ini. Bingung malah gitu disodorin sebongkah daging berbentuk paha.

Trus ternyata kita bisa minta bagian beberapa bungkus buat dibagi-bagiin sendiri. Bukan dibagiin oleh panitia. Baru tau.  Semoga tahun depan masih bisa berkurban. BTW bedanya kambing sama domba itu apa sih?

See you next friday or sooner!

17 October 2011

Jadi Tuan Suami itu suka pergi tanpa permisi. Tiba-tiba "Tuing" Ilang! Karena secara syariah ga salah.. istri sholehah ini ya manut saja. Tapi ya Tuan Suami, mbok ya kalau pergi bilang gitu, jadi saya ga nyariin. Mamah Dedeh pasti setuju sama saya.

Terus suatu hari, saat istri leha-leha nonton Criminal Minds, Adeknya Tuan Suami datang. Mau makan pempek. Adek yang baik tentu bertanya kakaknya dimana. Dan istri bingung. Suami ga ada di rumah. #JendKancil juga ga tau. Adeknya suami bingung, ini orang rumah kog ga ada yang tau.

Istri belagak cuek. Suami ini kan semacam "Datang tak dijemput, pulang tak diantar" kalau ilang tiba-tiba nanti juga muncul tiba-tiba. Biasanya  bawa makanan. 

Tapi biar dikira peduli, istripun menelpon.  Ga diangkat. Malah direject. Terlalu. *asah gergaji listrik*.

Untuk menenangkan pikiran, istripun masak pempek. Ga kedengaran kalau ada beberapa miscall dan sms yang masuk. Saat dilihat itu panggilan dari nomor Tuan Suami. Cuma ada satu sms berisi " Tolong. A diculik." Jantung istri copot.

Gambar dari sini. Tapi reasanya ini juga ngambil dari tempat lain tanpa mencantumkan sumber sepertinya. ;p


Buru-buru nelpon. Direject. Istri ga mau nelpon lagi. takut getaran hape suami kedengaran sama penculiknya dan satu-satunya alat komunikasi itu diambil, diinjak, lalu dibuang ke laut. (iyeee kebanyakan nonton CSI ini) Mau nelpon polisi, ga tau nomornya. Cuma tau nomor darurat 911, yang hanya berguna kalau Capcai tinggal di Amrik sono.

Bingung. Ga tau harus ngapain (otak saya selalu berhenti bekerja dalam kondisi darurat gini). Memandangin jalan depan rumah sambil mikir, ini gang kan cuma bisa dilewatin motor, gimana ceritanya orang dewasa yang gede gitu diculik naik motor. Mungkin suami ketemuan di suatu tempat dan diculik pakai mobil, pikir istri.

Tiba-tiba "Hahahahaha". Iyak, Tuan Suami muncul dengan ketawa puas banget. Asem! Istri dikerjai. Gak lucu. *Lari ke dapur, abisin semua pempeknya. Tinggalin cuko aja*

_____ Hari lain_____


Handphone Suami ga bisa dihubungi. Istri kangen. Telpon kantor. 

Anak Kantor (AK) : Icreativelabs, Siang!
Capcai                      : Siang. Bisa bicara dengan Bapak Agus? Ini dari Allianz.
AK                            : Sebentar.
Suami                        : Ya. Selamat Siang!
Capcai                       : Bapak saya dari Allianz ingin menanyakan soal asuransi bapak.
Suami                        : Iya, kenapa ya?
Capcai                       : Bapak sudah terima sms kami yang meminta bapak menghubungi CS kami? 
                                     *ketauan abis baca-baca sms Tuan Suami*
Suami                        : Nah itu saya ga ngerti maksudnya 
                                    *sambil ngebacain ulang isi sms dari asuransi*
Capcai                       : Ya, itu sama saya juga ga ngerti. Kalau asuransi istri gimana pak?
                                     *di titik ini gw berasa harusnya suami udah tau itu capcai*
Suami                        : Nah, Mbak aja ga ngerti apalagi saya                 
                                    *mulai ngomel panjang lebar, intinya CS harus lebih tahu dari customer*
Capcai                       : Tumami... ini aku, istri.
Suami                        : Beuh! *tutup telepon*
Capcai                       : *ngakak*

Ya kadang setiap orang kan punya terlalu banyak waktu luang dan terlalu banyak pulsa.

Got You!

17 October 2011 capcai bakar

Jadi Tuan Suami itu suka pergi tanpa permisi. Tiba-tiba "Tuing" Ilang! Karena secara syariah ga salah.. istri sholehah ini ya manut saja. Tapi ya Tuan Suami, mbok ya kalau pergi bilang gitu, jadi saya ga nyariin. Mamah Dedeh pasti setuju sama saya.

Terus suatu hari, saat istri leha-leha nonton Criminal Minds, Adeknya Tuan Suami datang. Mau makan pempek. Adek yang baik tentu bertanya kakaknya dimana. Dan istri bingung. Suami ga ada di rumah. #JendKancil juga ga tau. Adeknya suami bingung, ini orang rumah kog ga ada yang tau.

Istri belagak cuek. Suami ini kan semacam "Datang tak dijemput, pulang tak diantar" kalau ilang tiba-tiba nanti juga muncul tiba-tiba. Biasanya  bawa makanan. 

Tapi biar dikira peduli, istripun menelpon.  Ga diangkat. Malah direject. Terlalu. *asah gergaji listrik*.

Untuk menenangkan pikiran, istripun masak pempek. Ga kedengaran kalau ada beberapa miscall dan sms yang masuk. Saat dilihat itu panggilan dari nomor Tuan Suami. Cuma ada satu sms berisi " Tolong. A diculik." Jantung istri copot.

Gambar dari sini. Tapi reasanya ini juga ngambil dari tempat lain tanpa mencantumkan sumber sepertinya. ;p


Buru-buru nelpon. Direject. Istri ga mau nelpon lagi. takut getaran hape suami kedengaran sama penculiknya dan satu-satunya alat komunikasi itu diambil, diinjak, lalu dibuang ke laut. (iyeee kebanyakan nonton CSI ini) Mau nelpon polisi, ga tau nomornya. Cuma tau nomor darurat 911, yang hanya berguna kalau Capcai tinggal di Amrik sono.

Bingung. Ga tau harus ngapain (otak saya selalu berhenti bekerja dalam kondisi darurat gini). Memandangin jalan depan rumah sambil mikir, ini gang kan cuma bisa dilewatin motor, gimana ceritanya orang dewasa yang gede gitu diculik naik motor. Mungkin suami ketemuan di suatu tempat dan diculik pakai mobil, pikir istri.

Tiba-tiba "Hahahahaha". Iyak, Tuan Suami muncul dengan ketawa puas banget. Asem! Istri dikerjai. Gak lucu. *Lari ke dapur, abisin semua pempeknya. Tinggalin cuko aja*

_____ Hari lain_____


Handphone Suami ga bisa dihubungi. Istri kangen. Telpon kantor. 

Anak Kantor (AK) : Icreativelabs, Siang!
Capcai                      : Siang. Bisa bicara dengan Bapak Agus? Ini dari Allianz.
AK                            : Sebentar.
Suami                        : Ya. Selamat Siang!
Capcai                       : Bapak saya dari Allianz ingin menanyakan soal asuransi bapak.
Suami                        : Iya, kenapa ya?
Capcai                       : Bapak sudah terima sms kami yang meminta bapak menghubungi CS kami? 
                                     *ketauan abis baca-baca sms Tuan Suami*
Suami                        : Nah itu saya ga ngerti maksudnya 
                                    *sambil ngebacain ulang isi sms dari asuransi*
Capcai                       : Ya, itu sama saya juga ga ngerti. Kalau asuransi istri gimana pak?
                                     *di titik ini gw berasa harusnya suami udah tau itu capcai*
Suami                        : Nah, Mbak aja ga ngerti apalagi saya                 
                                    *mulai ngomel panjang lebar, intinya CS harus lebih tahu dari customer*
Capcai                       : Tumami... ini aku, istri.
Suami                        : Beuh! *tutup telepon*
Capcai                       : *ngakak*

Ya kadang setiap orang kan punya terlalu banyak waktu luang dan terlalu banyak pulsa.

12 October 2011

Cerita Diklat

12 October 2011 capcai bakar

Diklat saya sudah berakhir dan akhir Juni kemarin sudah mulai kerja kantoran. Istilahnya sih magang karena saya masih dalam masa percobaan setahun ini.  Maka mari cerita-cerita saya ngapain aja pas diklat kemarin..

Tanggal 1-25 Mei 2011 kemarin, ya hampir sebulanan gitu, saya ikut diklat Pra Jabatan. atau sering disingkat PraJab. Kehidupan sehari-hari selama di diklat kan udah diceritain disini tuh.. nah saya mau cerita versi seriusnya.. hihi.

Diklat Prajab itu diklat wajib setiap CPNS. Kalau ga lulus ga bisa diangkat jadi PNS. Salah satu syarat kelulusan adalah kehadiran. Sehari ga ikut diklat karena sakit pun langsung ga lulus. Kalau ga lulus gimana? Dapat jatah ngulang satu kali saja di tahun depan. Kalau masih ga lulus? Ya sudah bye-bye status PNS.

Diklat Prajab ini sepertinya sih ya.. bertujuan mengubah pola pikir CPNS supaya menjadi abdi negara dan pelayan masyarakat yang baik. Lihat... bahasa sayapun sudah oke banget gitu abis diklat. Hahahaha.

Acara pembuakaan rangkaian diklat

Kelas diklat
Acaranya kebanyakan permainan-permainan team building dan diskusi gitu. Saya sih bersyukur soalnya jadi ga ngantuk sama sekali. Ngantuk? Iya... mohon maaf buat semua pembayar pajak (ceileh) sumpah dari TK sampai kuliah saya tidak pernah mengantuk di kelas, tapi entah kenapa selama diklat ini saya ga bisa nahan ngantuk saat merhatiin slide demi slide..  Mungkin karena pelajarannya sebelas dua belas  macam PPKN dan dipelajari dari jam 7.30-21.00. saya bahkan harus merelakan diri dicubitin teman agar tidak tertidur. Sakit sih, tapi lumayanlah ngilangin ngantuk sebentar. Iya, segarnya cuma sebentar. Memarnya yang ngebekas lama.

Main-main biar ga ngantuk. Ini perintah pengajarnya kog

Urat malu harus tebel. Bukan begitu Uni Rahma dan Kang Puji?

Tapi ternyata beberapa teman malah bosan banget diajak diskusi melulu. Ga tau kenapa. Teori saya sih karena sebagian besar latar belakangnya tehnik jadi disuruh diskusi teori yang banyak abu-abunya gini bosan kali ya.

Pengajar-pengajar di diklat ini dikirimkan langsung dari LAN, oke-oke deh. Lucu-lucu. Mereka bisa bikin kelas yang panjaaaaang banget itu dan yang ngantukin itu jadi seru. Bahkan ada satu pengajar yang berhasil bikin acara permisi ke toilet doang jadi lawakan, usut punya usut kaskuker ternyata.Tapi ya gitu, saat pengajarnya balik bahas teori, mata kitapun pelan-pelan menutup.

Kelompok yang lagi presentasi

Kelompok yang lagi dengarin dan mempersiapkan pertanyaan-pertanyaan maut

Setelah sebulan menjalani diklat prajab, diklat selanjutnya adalah Diklat Orientasi Ke-BPK-an. Sesuai judulnya sudah pasti ini belajar tentang BPK. Mulai dari satuan kerja-satuan kerja di BPK, visi misi, rencana dan strategi BPK, cuti, absen, dan topik yang paling menarik adalah GAJI. Hooh.. kalau bahas rencana  dan strategi kelas sunyi senyap *sesekali terdengar suara iler netes sih.. ;p* tapi gitu bahas gaji, cuti, tunjangan, bahkan pensiun.. kelas langsung rame! Yang nanya ngantri.  Masyaallah, kerja aja belum udah pada nanya pensiun coba. Sungguh visioner teman-teman saya ini *memandang penuh kekaguman*

Ruangan kelas yang model U. Semua yang ngantuk langsung keliatan.

Terus karena pengajar-pengajar diklat ke-BPK-an ini adalah orang-orang internal BPK (yang nantinya saya baru tau kalau itu para petinggi ya) tehnik ngajarnya sebagaian besar text book. Jadi.. benar-benar bikin ngantuk. *ngucek-ngucek mata* Kebayang ga sih nguap berkali-kali, bolak-balik ke toilet buat cuci mata, dan ketiduran (benar-benar tidur gitu loh) di depan pejabat? Untung ga diusir keluar.

Pose di depan hasil diskusi dan menara tahan banting yang dikasih cendol jempol sama pengajarnya

Yang menyenangkan di diklat ini adalah, ga ada tugas ngerangkum lagi seperti diklat ke-BPK-an. Horeeee! Jadi malamnya bisa istriahat lebih banyak aka internetan lebih lama. terus disini kita udah boleh pakai celana. Ga harus rok lagi. Ga ada pengaruh yang berarti sih buat para lelaki  (ya iyalah ... *ditoyor ke jurang oleh pembaca*) tapi buat perempuan-perempuan yang disuruh baris-berbaris pakai rok panjang, ini penting!  Selain ga harus pakai rok lagi, setelah selesai belajar kita boleh pakai baju warna bebas. Asal batik dan kemeja. Buat orang malas nyuci seperti saya sih ga ngaruh. Pakai hitam putih terus sampai mau tidur. (^_^)v

Ngomong-ngomong soal rangkuman di diklat prajab, rangkuman ini nanti dikembalikan lagi ke peserta sebelum ujian diklat (setiap diklat akan/wajib/harus diakhiri dengan ujian.. selamat ya kakakkk..)  Jadi kalau kita ngerangkumnya serius, pas mau ujian ga perlu buka banyak buku deh. Tapi secara eike perfeksionis ya.. walau rangkuman sudah ditulis dengan serius tetap aja harus baca text book nya. Hasilnya? Ga rangking satu juga sih... *penonton kecewa*

Belajar dimana saja, bahkan di mesjid sambil nunggui waktu sholat
Sholat 5 waktu harus di mesjid. Subuh harus dengerin Kultum yang diberikan oleh peserta diklat laki-laki. *perempuan-perempuan ngikik sambil baca twitter*
Di postingan sebelumnya udah pada tahu kan kalau diklat kali ini memecahkan rekor "Jumlah Peserta yang Jatuh Sakit"? Sangking ga normalnya distribusi peserta yang sakit, divisi SDM kantor pusat merasa perlu turun tangan. Diutuslah beberapa  psikolog kantor untuk menghibur kita. Biar ga stres ceritanya. Maka dimulailah permainan berburu harta lewat teka-teki dan permainan-permainan.

Petunjuknya

Tim Bajak Laut Tike-Aldi-Ridho-Eko-Fajar- Handoko-Uni Rahma-Ades. Mas Ahsan kemana?


Tantangan agar mendapatkan petunjuk selanjutnya

Tarian Kemenangan.Iya.. kami senorak itu
Terus pemenangnya didominasi  oleh tim-tim dari kelas saya, kelas Pinky. Iya dari 4 tim yang diutus.. 3 tim membawa pulang harta kembali ke pangkuan Pinky Crews. *gelar karpet merah*

Hartanya. Iyak.. jangankan pembaca, pelaku saja kecewa. :D

Sepanjang diklat kita juga ga terus-terusan belajar kog, ada acara bagi-bagi oleh-oleh juga tiap minggu. Yang paling saya tunggu tentu saja pempek. Kelas saya itu kebanyakan anak Palembang, Bangka, Lampung, dan sekitarnya (ga tau deh kenapa kebanyakan dari tiga daerah ini). Nah teman-teman ini rajin dikirimin pempek-pempek. Saya senang banget. Banget.

Pembagian oleh-oleh di ruangan belajar. Iya di ruangan yang dibangun untuk belajar bareng

Selain pempek, idola anak-anak adalah mak icih. Ga tanggung-tanggung, pada minta level 10. Keripik shirley dari padang juga jadi rebutan. Macaroni schotel dan pie apel dari bogor juga. Keripik pisang? Juga dong. Jco? Pastinya. Pizza? off course. Iyaaaa ini sih kitanya aja yang pada doyan makan.

Ultah Tike, Rezza, dan Thomas. Dirapel semuanya

Apalagi kalau ada yang ulang tahun.. Yipiee makan-makan gratis *senyum semanis madu kepada anak-anak yang ulang tahun saat diklat.* Bukannya kita ga dikasih makan selama diklat sih. Makan 5 kali sehari sudah pasti. Snack dan daging bejibun -awalnya, lama-lama variasi ikan asin telur tahu tempe toge lagi dan lagi- cuma namanya tiap hari disuguhin makanan catering, mahluk cantik mannapun pasti bosan kan ya? Maka sudah pasti ada acara diam-diam makan indomie pakai irisan cabe rawit di pinggir lapangan parkir.

Nungguin indomie matang

Kenapa diam-diam? Karena itu makannya di pinggir jalan, di samping selokan, dan mesannya lewat pagar. Sudah pasti bapak rindam -yang ngejagain kita- ngomel berat. Kaya' ga dikasih makan aja kata beliau. Dan menurut beliau mana pantas calon-calon abdi negara ini (dan calon menteri keuangan . Aminnn...) makan indomie di pinggir jalan. Kamipun disamakan dengan PGT, Pasukan Gali Tanah. Bwahahaha,.. maaf ya Pak Saih, lagi diceramahin malah ketawa-ketawa. Sumpah baru kali ini dengar istilah PGT. Semenjak itu PGT dipakai sebagai kode ngajak makan indomie.

Pak Saih

Beuhhh udah panjang banget. Berlanjut ke postingan kedua ya Teman.. biar ga capek bacanya. Silahkan tarik napas dulu. *dadah-dadah ala ganti bohlam lampu*