SLIDE1

Like capcai in here all things can be mix, put together, and absolutely delicious. Cause this is not common capcai. This capcai is burned out.

13 January 2011

Tagged Under: ,

Ayo raih impian kita dengan berinvestasi!

Share

Tulisan ini juga ditampilkan di Akademi Berbagi
______________________________________________________________

Senin (10/01/2011) kemarin Akademi Berbagi akhirnya membuka kelas pertama di Bandung. Penulis pun langsung sujud syukur dan buru-buru mendaftar takut kehabisan tempat. Kapan lagi bisa belajar keuangan gratis langsung dari perencana keuangan dan twitter user terkenal, Aidil Akbar (@aidilakbar).

Kelas perdana ini dibuka oleh Ainun Chomsum aka @pasarsapi, kepala sekolah Akademi Berbagi, yang mengharapkan keberlangsungan Akademi Berbagi di Bandung. Untuk itu teman-teman Bandung diminta bersedia menjadi sukarelawan yang bertugas mencari pengajar dan ruangan. Di akhir acara terpilihlah @ikazain sebagai kepala sekolah Akademi Berbagi cabang Bandung. Selamat ya Ika

Banyak ilmu baru yang capcai dapat dari kelas ini, gaya penjelasan Aidil Akbar yang simpel dan lucu membuat banyak peserta yang mulai paham tentang investasi sembari ketawa-ketawa ngakak. Coba dosen Manajemen Keuangan capcai waktu kuliah dulu seperti beliau. Dapat A ples pasti!

________________________________________

Kelas Financial ini dimulai dengan pertanyaan berapa orang yang sudah punya investasi? Ternyata dari 30 peserta yang hadir, yang memiliki investasi hanya 10% nya. Sedikit ya. Padahal pasti setiap orang punya tujuan-tujuan keuangan yang diimpikan.

INVESTASI ITU APA SIH?

menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Investasi adalah penanaman uang atau modal di suatu perusahaan atau proyek untuk tujuan memperoleh keuntungan.

Apakah investasi selalu menghasilkan keuntungan? Ooo tentu tidak.

Aidil Akbar menganalogikan kegiatan berinvestasi sama seperti mengirim anak merantau untuk bersekolah. Saat berangkat berat anak anda 60 kg. Setelah lulus dan kembali ke kampung halaman beratnya bisa tetap 60 kg, bertambah menjadi 80 kg, berkurang menjadi 50 kg, atau pulang tinggal nama.

Jadi Ada empat kemungkinan kondisi yang kita dapatkan saat berinvestasi. Pertama modal yang kita tanam tetap utuh, kedua modal yang kita tanam mendapatkan tambahan keuntungan, ketiga modal berkurang dan keempat modal hilang sama sekali.

APAKAH TABUNGAN ITU INVESTASI?

Sebelum memutuskan suatu produk termasuk investasi atau tidak kita perlu mengetahui ciri-ciri investasi.

Investasi memiliki tiga ciri utama, yaitu nilainya pasti naik turun, mengalahkan inflasi, dan tidak aman.

Tabungan memberikan rasa aman kepada pemilik rekening karena jumlah nominalnya tidak akan berkurang atau hilang sama sekali. Kalau banknya dilikuidasi bagaimana? Tabungannya hilang dong? tabungan nasabah di Bank dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), sehingga saat dilikuidasi uang nasabah akan dikembalikan oleh pemerintah.

Nominal tabungan (jika tidak pernah diambil dan tidak dibawah saldo minimum) akan selalu bertambah meski sedikit. peningkatan nominal ini diperoleh dari bunga atau bagi hasil.

Dari dua ciri diatas dapat kita simpulkan dong kalau tabungan bukanlah investasi.

Kalau begitu lebih baik menabung dong daripada berinvestasi?

Investasi unggul karena berdasarkan ciri ketiganya ia mampu mengalahkan inflasi. Uang yang saat ini kita investasikan mampu membeli 30 cangkir kopi maka sepuluh tahun kemudian hasil investasinya mampu membeli 30 cangkir kopi atau lebih. keunggulan inilah yang tidak dimiliki tabungan.

Bunga yang diberikan oleh bank kepada tabungan hanya 6% setiap tahunnya, sedangkan inflasi negara kita rata-rata 13% pertahunnya. Itu artinya setiap tahun uang yang kita miliki di tabungan berkurang 7%. Yang berkurang bukan saldonya melainkan kemampuan uang tersebut membeli barang-barang. Saat harga barang naik 13%, jumlah uang kita hanya bertambah 6%. Uang kita tidak akan sanggup mengejar harga-harga barang untuk mempertahankan standar hidup saat ini.

Jadi tabungan itu merupakan program pemiskinan yang terstruktur. :D

JADI GA PERLU NABUNG?

Menabung tetap diperlukan untuk dana darurat. Dana darurat adalah sejumlah simpanan uang yang dapat diakses secara mudah jika tiba-tiba anda tidak memiliki penghasilan atau jatuh sakit sehingga tidak dapat bekerja.

Dana darurat juga dapat digunakan untuk pemenuhan tujuan finansial anda , seperti biaya sekolah, jika hasil investasi tidak mencukupi.

Berapa Besar Dana Darurat yang harus disediakan?

Pertama hitunglah besar pengeluaran per bulan anda di luar pengeluaran untuk investasi dan menabung.

jika anda belum menikah maka jumlah dana darurat yang harus disiapkan sebesar 4 kali pengeluaran per bulan

jika sudah menikah namun belum memiliki anak, 6 kali pengeluaran per bulan.

menikah dengan satu anak, 9 kali.

menikah dengan dua anak atau pensiunan, 12 kali.

perhitungan di atas berlaku jika anda memiliki penghasilan tetap. Jika anda seorang pekerja freelance yang penghasilannya tidak tetap maka dana darurat yang harus disediakan adalah 12 kali pengeluran per bulan.

*langsung keringat dingin*

Dan dana darurat ini harus tersedia paling lama dalam waktu 3 tahun.

*pingsan*

JADI SELAIN BERINVESTASI KITA JUGA PERLU MENABUNG

INVESTASI ITU ADA APA AJA?

berdasarkan jangka waktunya investasi dibedakan atas investasi jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang.

INVESTASI JANGKA PENDEK,digunakan untuk memenuhi tujuan keuangan yang ingin dicapai dalam jangka waktu kurang dari satu tahun lagi. Contohnya: anda ingin menikah tahun depan, anak anda masuk TK tahun depan, atau DP rumah. Pokoknya investasi apapun yang resikonya rendah dan mudah diuangkan termasuk dalam investasi jenis ini. Investasi jangka pendek juga bisa digunakan untuk mempersiapkan dana darurat.

Produk keuangan apa saja yang termasuk dalam investasi jangka pendek ini? Ada logam mulia dan deposito.Dari investasi jangka pendek seperti ini, return yang diharapkan di bawah 15%.

investasi selanjutnya adalah INVESTASI JANGKA MENENGAH. Investasi ini dipersiapkan untuk mencapai tujuan keuangan yang ingin dicapai dalam jangka waktu 1 sampai 5 tahun.

Untuk tujuan-tujuan keuangan yang ingin dicapai dalam waktu kurang dari tiga tahun kita bisa berinvestasi di Reksa Dana Pendapatan Tetap.

Untuk jangka waktu tiga tahun, anda bisa berinvestasi di Obligasi Retail Indonesia (ORI) yaitu surat hutang pemerintah yang dijual dalam pecahan IDR 5 juta. Selain ORI anda juga bisa berinvestasi SUKUK Retail yang merupakan versi syariah dari ORI. SUKUK Retail dijual dalam bentuk pecahan IDR 1 juta.

Kalau tujuan keuangan anda ditargetkan tercapai dalam waktu 4 sampai 5 tahun, anda bisa berinvestasi di Reksadana Campuran.

Return rata-rata per tahun yang diharapkan dari investasi jangka menengah adalah 10 hingga 15 %.

Nah yang terakhir INVESTASI JANGKA PANJANG seperti Reksadana Saham dan properti jika tujuan keuangannya ingin dicapai dalam jangka waktu lebih dari lima tahun lagi, dana kuliah untuk calon anak misalnya. Kalau di investasi jangka panjang returnnya bisa mencapai lebih dari 20% per tahun.

SEJAK KAPAN KITA BISA BERINVESTASI?

Secepatnya! Semakin cepat kita memulai investasi maka makin sedikit uang yang harus anda sisihkan dan semakin besar return yang dihasilkan.

Anda sudah dapat berinvestasi sejak saat pertama kali mendapatkan uang saku dari orang tua. Jadi tetapkan tujuan-tujuan keuangan yang ingin diraih, tetapkan deadlinenya, hitung biayanya saat ini dan setelah inflasi, dan pilih investasi yang sesuai dengan kebutuhan.

Ayo raih impian kita dengan berinvestasi!
Post a Comment