SLIDE1

Like capcai in here all things can be mix, put together, and absolutely delicious. Cause this is not common capcai. This capcai is burned out.

15 March 2011

Tagged Under: , , ,

Taman Pintar Jogja

Share

Taman Pintar ini direkomendasikan beberapa teman sebagai tempat yang harus dikunjungi di Jogja jika membawa anak kecil. Kami datang ke taman Pintar saat weekend. Ramai. Tapi ga crowded, arealnya yang luas tidak membuat saya merasa sesak. Permainan pertama yang kita temui adalah air mancur yang memancar dengan berbagai macam bentuk dan labirin air. 


Airnya coklat!
Di sebelah air mancur ada rumah pohon yang besar sekali. Anak-anak main dengan tertib. Naik dari tempat naik dan mengantri. Untuk anak yang lebih kecil, di sebelah rumah pohon ada areal permainan jungkat-jungkit, putar-putar, dan jalan yang mengajarkan rambu-rambu lalu lintas. Seperti taman lalu lintas di Bandung. Jungkat-jungkit disini malah menerapkan hukum fisika. Setiap jungkat jungkit memiliki panjang lengan yang berbeda. Keren.



selanjutnya anak-anak bisa mencoba mengayuh sepeda untuk memutar spektrum warna. Spektrum warna merupakan lempengan warna-warni yang jika diputar dengan sangat cepat akan berubah warna menjadi putih. Ini menjelaskan warna putih bukannya tidak berwarna tapi merupakan kumpulan semua warna.


Selanjutnya permainan kesukaan saya, Pipa Bercerita, ini mirip permainan telephone dengan kaleng dan benang itu. Kita harus memilih pipa yang berwarna sama dan mulai main telepon-telepon-an. Asyik! Suaranya terdengar jelas karena dipantulkan di sepanjang pipa.


Selanjutnya ada Dinding berdendang yang mengajarkan bagaimana ukuran gendang menentukan tinggi rendahnya nada yang dihasilkan.


Selain pipa bercerita yang menjelaskan proses komunikasi ada juga alat komunikasi berupa parabola. Parabola ini menjelaskan bagaimana ia menguatkan suara yang memiliki gelombang yang sama dan menghilangkan suara yang gelombangnya berbeda. Sehingga jika kita berbisik di salah satu parabola, bisikan itu akan terdengar jelas di parabola lain yang terpisah jauh. Menarik deh.

Parabola 1
Parabola 2. Jauh.. tapi suaranya kedengaran jelas.
Ada juga Sistem Katrol yang mengajarkan semakin banyak katrol yang dipakai berat benda akan semakin ringan.


Di luar juga ada Gong Perdamaian yang di atasnya digambar lambang 33 propinsi di seluruh Indonesia dan 6 agama yang diakui . Di bawah gong juga terkubur tanah dari seluruh propinsi tersebut. Mistis. Halah.


Di sepanjang koridor menuju Gong Perdamaian terdapat tiang-tiang yang bertuliskan quote presiden-presiden kita dan tokoh-tokoh terkenal seperti Yayuk Basuki.

Tapak Presiden

Semua permainan ini dapat dinikmati secara gratis. Asyik banget ya, kayak teaser gitu. Kalau belum puas bisa masuk ke gedung oval dan kotak untuk melihat-lihat permainan lainnya. Tapi pengunjung harus membayar IDR 8.000 untuk anak-anak (dibawah tiga tahun gratis) dan IDR 15.000 untuk orang dewasa.

Ada apa aja sih?

Di gedung memorabilia kita bisa melihat sejarah kesultanan Yogyakarta, tokoh pendidikan nasional dan presiden republik Indonesia.



Di sejarah kesultanan yogyakarta ada foto para sultan,miniatur keraton, dan miniatur pengawal keraton. Di miniatur para pengawal ini setiap pengawal punya tombol lampu sendiri, jadi langsung bisa dibedain. 



Yang lucu di zona presiden terdapat seragam militer pak SBY, seragam basketnya, buku-buku biografi beliau, buku puisi karangannya, disc lagu-lagunya, sampai gitarnya yang digunakan untuk menulis lagu. Langsung jadi ingat timeline twitter yang nyinyir. Kebayang kalau pada lihat zona ini. 

Seragamnya, biografinya, tesisnya
Albumnya
Gitarnya dan kumpulan puisinya
Seragam basketnya
Bandingkan dengan Karman Award yang diperoleh presiden Habibie sebagai penghargaan atas pengetahuan beliau mengenai tehnologi pesawat terbang. Habibie merupakan ilmuwan Asia dan satu-satunya orang Asia yang menerima penghargaan tertinggi di bidang tehnologi kerdigantaraan ini. 

Karman Arwardnya Pak Habibie
Baju koko Gus Dur
  
Di setiap zona ada komputer berisi penjelasan yang lebih komplit. Kerennya lagi komputer ini menggunakan proyektor. jadi kita bisa melihat beramai-ramai.


Selanjutnya kita pindah ke Gedung oval dan kotak. Disini ada aquarium air tawar yang gelap aja gitu. ikannya ga terlalu keliatan.

Aquariumnya kaya' seaworld tapi gelap
Ada zona pra sejarah dan manusia purba. Dinosaurusnya cuma dua. Manusia purbanya saat dipegang seperti daging manusia benaran.


Ngegodain mahluk purba
Kalau disini mousenya diganti stik ps
Masuk ke ruangan berikutnya kita bisa melihat angkasa. Di kirinya ada banyak booth yang memperagakan berbagai ilmu fisika. Ada petugasnya juga, jadi bisa nanya-nanya lucu gitu. Bisa main helikopter dan melihat dalaman mobil langsung. 


Naik ke lantai atas kita akan melewati Jembatan Sains, wall of fame nya para fisikawan dan ahli astronomi. Ada Stephen William Hawking, profesor yang karena kelumpuhannya tidak bisa berbicara namun  menciptakan teori Big Bang, bersama Cornelius Copernicus dan Einstein.


Kelar melewati Jembatan Sains, nanti kita akan menemukan tv cube, membuat listrik dengan kayuhan sepeda, bagaimana petir terjadi, organ tubuh, rumah simulasi gempa, berbagai macam silusi optik, cara membuat wayang kulit dan wayang golek, miniatur borobudur, bermain alat musik tradisional dengan petunjuk komputer, foto satelit provinsi jogja dengan lampu-lampu untuk membedakan tiap wilayah, perpustakaan, dan banyak lagi.


Duduk di paku itu ada hukum fisikanya. Bukan mejik
Rumah gempa yang goyangannya biasa aja. *sombong*
Dikayuh sepedanya biar lampunya hidup

Hidup kan. *tapi pe-er*
Kalau dipegang lumayan lama bikin rambut jigrak. Tapi ga berani nyoba.
Nyetrumnya berasa!!
Tengkoraknya bergerak persis sama dengan kita.
Floorpaper yang kalau diinjak muncul suara dan gambar percikan air
Mainnya sambil lihat petunjuk komputer
Buku raksasa berisi kumpulan lukisan anak-anak.

Tenang.. kalau kita tidak mengerti di setiap permainan ada penjelasan ilmiahnya.Sayangnya ga semua orang tua menjelaskan tujuan permainan kepada anak-anaknya. Jadi banyak anak yang ga mengerti bagaimana memainkannya dan apa ilmunya. Kebanyakan asal main dan rusaklah.

Taman pintar ini keren banget. Ga buat anak kecil aja. Orang dewasa juga pasti suka kesini. Saran saya sih kalau pergi ke tempat-tempat seperti ini enaknya sendirian. Jadi puas baca-baca dan lihat-lihat. Buat yang matanya rabun (seperti saya) jangan lupa bawa kacamata ya. 

Dan penutup tour kali ini adalah teater 4 dimensi. Hiyaaaa sukaa! Gambarnya benar-benar keluar. Kalau lagi diserang musuh kaya' diserang benaran. Ada efek angin dan gelembung-gelembung sabun juga.   Satu film 15 menit dan ada tiga film yang diputar bergantian. Harga tiketnya 15ribu seorang per film. 


Kalau yang punya anak batita bisa diajak bermain di gedung paud barat dan timur.Keduanya memiliki wahana yang berbeda. Di Paud Timur ada ruang komputer, petualangan, pertunjukan, puzzle balok, dan ruang konsultasi. Sedangan di sebelah barat ada ruang profesi, perpustakaan, budaya dan agama, serta sains dan teknologi. Jadi tinggal dipilih anaknya minat kemana.Tiket masuknya hanya IDR 2.000 peranak. Orang tuanya gratis.

Mau taman beginian di Bandung! 

Keterangan: 

Buka Selasa-Minggu Pukul 09.00-16.00
Senin tutup kecuali hari libur nasional

Harga tiket :
Paud Barat dan timur Rp 2000 per anak. 
Gedung oval, kotak, dan memorabilia Rp 8000 per anak (siswa dan guru), di bawah 3 tahun gratis. Rp 15.000 untuk orang dewasa

Teater 4 dimensi Rp 15.000 per orang. rombongan (minimal 30 orang) Rp 12.500

Rombongan sekolah harus mendaftar tiga hari sebelum kunjunag ke Bagian Informasi Gedung Oval atau melalui no telepon (0274) 583631, 583713 selama jam kantor.
Post a Comment