SLIDE1

Like capcai in here all things can be mix, put together, and absolutely delicious. Cause this is not common capcai. This capcai is burned out.

18 November 2011

Tagged Under: , , , , , , , , , ,

November #3

Share

My second Friday Five dan bingung ngasih judulnya bagaimana. Oke.. cekidot ya..

1. Nyoba Makanan Baru

Minggu ini saya nyoba dua makanan baru. Pertama Bakso Tulang Rusuknya Bakso Semar. Sering denger kalau bakso ini katanya bakso paling enak seBandung Raya, tapi secara saya sudah kadung jatuh cinta dengan bakso Pak Man saya belum ngerasa perlu mencari bakso lain. 

Kecuali bakso Malang Mandeep ya.. itu beda cerita. Bakso Malang Mandeep itu favorit kalau kepengen makan bakso tapi ga mau berasa kekenyangan di akhir proses. Dan Batagor Serayu juga.. karena itu favorit kalau kepengen makan bakso tahu. *Lah banyak gini selingkuhan Bakso Pak Man*

Tapi berhubung tiap balik ke Jakarta saya ngelewatin warung Bakso Semar, jadilah saya penasaran. Yang bikin penasaran itu adalah.. saya balik ke jakarta jam 3 subuh kan? Nah ini warung bakso masih terang benderang dan ramai aja dong. Circle K (seven elevennya jajaka dan mojang bandung) aja kalah ramenya.  Curiga enak nih!

Jadi sayapun mencoba. Di Cihampelas itu warung Bakso Semar ada dua. Dua-duanya sama aja, cuma yang Bakso Semar 2 tempatnya lebih gede dan nyaman kata Mamang Parkir. Jadi melipirlah kita (saya dan tuan sumami sebagai penyandang dana) ke Bakso Semar 2. Tempatnya bersih.Itu sabtu malam. Ramai tapi ga crowded. Enak buat nongkrong. Ada tempat duduk di luar dan di dalam. Kirain yang di luar area buat perokok, ternyta ga dibedain. Di dalam bapak-bapak pada ngerokok juga. Ga kasian ama adek bayi.

Adek bayi ini ngomel-ngomel terus sepanjang emaknya makan. Pengen makan bakso juga tapi ya belum boleh. Dan menatap gw judes waktu moto dia.
 
Ngemil ntahkejuapa sambil nunggu bakso datang. Nurut saya blueberrynya kebanyakan jadi manis.


Es campurnya. Dimakan setelah makan bakso semangkok. Kenyang banget. Banget.

Kita tentunya langsung memesan menu paling spesial. Bakso urat dengan potongan tulang rusuk, sepotong tahu kering, dan beberapa bakso kecil ples mie yamin. Harganya 17.000 saja. Murah!!  Dan inilah penampakan si bakso waktu datang. 


PENUUUUHHH BANGET!! Untung saya mesannya mie yamin jadi ga penuh banget. Tuan sumami yang pesan mie biasa langsung buru-buru minta mangkok tambahan. Hihi. Setelah dimakan.. (diurut berdasarkan urutan memakannya)
  • Mienya saya ga doyan. Masih enakan mie yamin Imam Bonjol.
  • Tahu keringnya biasa aja. Saya doyannya tahu basah, jadi pas ngeliat si tahu udah ga berharap banyak. dan surprisingly enak. Tapi  kata Sumami tahu keringnya ga beda dengan tukang jualan keliling.
  • Tulang rusuknya ENAK BANGETTTTT! Sebagai karnivora sejati saya bahagia saat memakannya.
  • Kuah Baksonya juga ENAK BANGET!
  • Bakso uratnya ga enak menurut saya. Bumbunya aneh. Baunya juga aneh. Mungkin karena lidah saya biasa sama bakso kampung yang murah. jadi gitu dapat bakso mahal langsung aneh. Saya tetap memilih bakso urat Pak Man.
KATAGUA mmmm bolehlah makan lagi disana, tapi cuma mesan potongan tulang rusuknya saja. Yang lain enggak. Buat yang mau coba silahkan mampir ke jalan Cihampelas.  Ada di sebelah kiri jalan setelah Flyover Pasupati sebelum Betutu Lalah dan Kaset Antik. Di seberang fotocopy Angkasa Putra dan pool travel Xtrans (yang ke Kartika Chandra). Jadi sambil nunggu travel malam-malam (dan subuh-subuh) bisa ngisi perut disini.

Makanan kedua yang dicoba adalah DALADA. Dalada ini semacam bawang goreng. Bedanya hanyalah.. yang digoreng itu bukan bawang merah, tapi cabe rawit atau cengek kata orang bandung. Iya cuma itu bedanya. Yang nyoba sudah pasti tuan sumami. Saya kan ga suka pedas. 

Satu kantong Dalada. Harganya antara 23.000 - 27.000 Lupak.
Kami bertemu Dalada di Kartika Sari stasiun -saat membeli brownies kismis titipan #JendKancil (informasi maha penting)-. Tuan sumami mikirnya ini sejenis maicih, jadi langsung dikunyah. Sukseslah tuan sumami kepedasan yang bikin kaki dan badannya lemes. Itu tuan sumami ya.. orang yang kalau makan bakso, kuahnya lebih berasa sambal daripada kuah daging dan orang yang makan sambel pakai gorengan. IBukan sebaliknya karena sambal lebih dominan daripada gorengannya.

Ternyata setelah dibaca, dalada ini semacam tambahan kalau kita makan mie, bubur, nasi goreng, etc. Bukan dicemil doang. *cium tangan suami setelah ngetawain beliau sampai puasss* ;p

2. Novel "13 Reasons Why"
 
Clay Jensen kembali dari sekolah dan menemukan kotak misterius yang ditujukan untuknya di teras rumah. Dalam kotak itu dia menemukan beberapa kaset yang direkam Hannah Baker—teman sekelas sekaligus cewek yang ditaksirnya—yang bunuh diri dua minggu sebelumnya. Hannah sudah meninggal. Rahasia-rahasia gadis itu seharusnya terkubur bersama jasadnya. Namun, Hannah menjelaskan tiga belas alasannya memutuskan mengakhiri hidup. Clay salah satunya. Dengan mendengarkan kaset itu, Clay akan tahu mengapa dirinya termasuk dalam tiga belas alasan itu. Sepanjang malam, Clay mendengarkan kaset itu. Clay mengikuti petunjuk dari kaset Hannah menyusuri kota kecilnya... dan apa yang dia temukan mengubah hidupnya selamanya. Dikutip dari cover belakang.
Novel minggu ini -nya Capcai. Sesungguhnya Capcai lagi baca buku lain, tapi bosen. Ngelirik novel yang New York Times Best Selling ini, Capcaipun tergoda. Ternyata habis dilahap dalam satu malam saja. Bikin penasaran banget. Satu sisi kaset bercerita soal sesorang yang mempengaruhi keputusan Hannah untuk bunuh diri. Kebanyakan malah berpengaruh tidak langsung. Yaa semacam connect the dots-nya Steve Jobs atau butterfly effect itu.

KATAGUA Buat penggemar cerita misteri silahkan dibaca. Pasti penasaran. Harganya 30.000 di bukabuku  dan 34.000 di kutukutubuku Buat yang ga doyan kisah misteri.. ini New York Times Best Selling lohhh!!! *gampangan*

3. Nonton Tintin    

Film ini kan udah ramai dari dulu ya.. dari pas pilem holywood ga boleh masuk gegara ga bayar pajak itu. Saya sih sebagaimana sosialita pada umumnya udah pengen nonton biar dibilang gaul. Walau ga terlalu suka komik Tintin. Menurut saya teksnya kebanyakan. *ditoyor penggemar Tintin*

Tapi demi kegaulan, saya harus nonton dong. Cuma pas beli tiket, jadi ragu. Ini bukan film animasi ya? Pemerannya orang ya? Ga rame ah..

Tapi tetap nonton karena kata Tuan Sumami reviewnya bagus. Yang 2D tentunya. 3D terlalu malam. Kasian #jendKancil ditinggal di rumah. 2D aja selesai jam setengah 12. Tuan Sumami udah mau batal nonton dong, sebagai seorang ekonom saya menolak. Itu tiket weekend udah dibeliiii masa' mau dibuang?? Ga tega!

Waktu awal-awal nonton saya masih berpikir pemerannya orang beneran. Baru sadar pas dilihat lebih jelas. Itu animasi semua.. gambar semuaaa... ampunnn keren banget!! Ceritanya juga bagus. Lucu. Bikin ketawa. Bikin kaget. Keren banget!! Padahal saya bukan penggemar komiknya. Ga kebayang kalau yang doyan gimana girangnya. Loncat-loncat di bioskop kali ya. :p

Gambar diambil dari sini
KATAGUA Wajib Nonton!! Bagus banget. Saya juga mau kalau diajak nonton lagi... *murahan* Dan sepertinya Snowy itu lebih cerdas ketimbang Tintin ya.. 

4. Hiking di Ciumbuleuit

Saya dan Tuan Sumami ada keperluan di daerah Ranca Bentang, Ciumbuleuit. Kalau jalannya cuma cukup dilalui motor sih udah biasa. Yang luar biasa adalah derajat kemiringan jalannya. Waktu datang kita ketemu turunan yang curam banget. Serem lihatnya. Berhubung takut mau olahraga, motor ditinggal di atas jalan. Kita ke bawah jalan kaki. 


Turunnya ga masalah.. cuma berefek kaki sedikit lemas dan keringat-keringat centil hadir di kening. Pulangnya yang masalah MasyaAllah. itu tanjakan meuni terjal banget. Ga sampai-sampai rasanya. Ibarat treadmill, inclinenya udah 13. banjir keringat dan kaki masih pegel sampai sekarang. Beuh banget!


Yang membesarkan hati saya cuma pemandangan beberapa mas-mas yang ngangkut kursi, meja, speaker, dan berbagai furniture pesta kawinan lainnya. Iyes.. ada bubaran acara kawinan di pinggir jalan itu. Jadi masih bisa tersenyum bahagia karena hikingnya cuma bawa badan. Ga bawa meja. 


Di atas tanjakan saya ketemu (sepertinya) bos pemilik alat-alat pesta itu. Ngos-ngosan sambil bilang capek. bwahahha... semoga dapat tips lebih ya Pak.. kalau enggak minta aja. Gilak jalannya. Mau makan lima piring makanan pesta, sampai atas pasti berat badan udah turun. Curiga ga ada tamu perempuan yang pakai kain atau high heels deh. 


Cihuinya adalah.. (berdasarkan pengamatan Tuan Sumami) perempuan-perempuan disitu pada langsing-langsing. *colok matanya*

5. Apel Pertama


Iyaaaa.. setelah menanti-nanti lama akhirnya punya juga produk papa Jobs ini... *nangis bahagia* Kenapa milih ipod touch? Karena yang saya butuhkan gadget yang bisa bikin foto bagus, bisa buat nulis, dan bisa main games.

Kenapa ga Ipad? Karena terlalu gede buat dibawa kemana-mana. Kenapa ga Iphone? Karena masih ada binky dan beli handphone mahal saat henpon lama masih sehat walafiat itu rasanya seperti orang kaya bener. Kenapa ga Macbook Air 13 inchi 256 GB? Karena harganya. Sekian. Titik.

Semoga Apel ini akan memanggil apel-apel lainnya sehingga keluarga mereka bersatu semua di pelukan Capcai. AMIN! *ngitung cicilannya ke Tuan Sumami*
Post a Comment