SLIDE1

Like capcai in here all things can be mix, put together, and absolutely delicious. Cause this is not common capcai. This capcai is burned out.

27 February 2014

Tagged Under: , ,

Jendral Kancil Sunat (1)

Share

.... Desember kemarin. 

ibuk apa ini.. milestone besar, penting, dan sekali seumur hidup-iye... kebayang aja kalau sunat musti dua kali. Abis dong- anaknya baru dicatat dua bulan kemudian. 

Tepatnya pas hari ibu, tanggal 22 Desember. Gampang ya diingatnya.. bukan.. bukan dipas-pasin. Jadi begini.. kita mulai dari awal ya. Duduk dong. Ehm.. iya.. makasih teh botolnya. *penulis mulai berhalusinasi*

Jadi Jendral Kancil sudah minta disunat sejak naik kelas 2 SD. Sekitar pertengahan tahun lah. Saya sih langsung setuju aja. Mumpung anaknya yang minta nih.. Ayuk lah. Sekarang juga kita ke dokter sunat. Tapi.. Bapaknya bilang tunggu liburan aja, biar ga perlu ijin lama. Waktu itu saya masih bersikeras agar sunatnya dilaksanakan dengan cara seksama dan dalam tempo secepat-cepatnya. Argumen saya, jaman robot udah pergi ke bulan begini sunat kan ga sesakit dahulu, recoverynya juga cepat. Jumat sunat, Senin sudah bisa beraktivitas dong ya. Tapi Bapaknya keukeh bilang libur aja, mau metode apapun sembuhnya ga secepat itu neng... 

Yo wes.. secara saya gak pernah disunat, kita nurut sama yang sudah berpengalaman kan. Jadi sambil nunggu libur tengah semester, saya mulai googling-googling tempat sunat di Bandung. 

Rekomendasi pertama tentu saja The Legen(wait for it)dary Bypass Soekarno Hatta. Klinik khitan bypass soekarno hatta ini paling terkenal di Bandung, ibarat Aqua di pergalonan, Pampers di perpopokan, Odol di perpastagigian. Secara sudah 40 tahun lebih ya malang melintang di dunia sunat-sunatan ini. Sekarang sih namanya Khitanan Paramedika, meski tetap terkenal dengan Sunat Bypass. 

Cuma karena yang ditawarkan cuma metode konvensional, Sunat Bypass ini dicoret dari pilihan kita. 

Emaknya cuma bisa nungguin Jendral Kancil saat weekend, jadi perlu sunat yang ga terlalu sakit. Kebayang deh repotnya Ibu kalau harus ngasuh Captain Kid sambil ngurusin Jendral Kancil yang kesakitan.Meskipun kata Ibu, sunat disini kabarnya anak yang sebelumnya takut dan nangis-nangis, kelar sunat malah ketawa-ketawa. 

Hahaha.. kayak ketok magic ya.. ga tau diapaain di dalam, keluar-keluar kinclong aja. Cuma eike pikir itu kan ketawa-ketawanya pas di sana.. obat biusnya masih mempan. Pas di rumah?

Alternatif selanjutnya adalah Klinik Khitan Seno Medika. Tau klinik ini karena sering dilewatin saat kita turun gunung ke kota. Dan ternyata waktu digoogling, dia terkenal dong. Ya.. secara gedungnya juga gede Capcai. Kau pikir darimana uangnya.

Waktu ditanya-tanya via BBM metode sunat yang digunakan di klinik Seno Medika ini cuma metode konvensional, tapi ga pakai perban-perban seperti Khitan Bypass. Saya sempat tergoda banget karena Klinik Seno ini banyak ples-plesnya. Waktu itu ada promo diskon 50% kalau sunat di musim liburan, dapat merchandise juga, dapat foto juga. Ples pigura *dadah-dadah sama Jonas* Sungguh ya.. perempuan itu (Lu aja kali Capcai..) lemah terhadap diskon dan bonus *lirik manis emak-emak yang beli deterjen gegara bonus mangkok cantik*

Waktu saya oprek-oprek web-nya, di sini ada toko yang menyediakan baju koko, sarung, celana sunat, roti buaya, mainan dan berbagai printilan sunat lainnya. Penting ini buat emak-emak yang cuma ketemu anaknya pas weekend. Ga perlu repot belanja kesana-kemari lagi. Terus mereka juga menyediakan antar jemput khitanan dan penginapan. Palugada sekali. 

Sunatnya bagaimana? Mengutip dari blog ini -yang anaknya sunat di sana-
 
 “Sini ya, difoto dulu”, kata petugas. Ternyata ucapan mau difoto itu hanya taktik agar si anak tidak takut. Ajaib, si anak menurut saja seolah-olah terhipnotis tanpa merasa takut sama sekali. Pengantar hanya boleh sampai di depan pintu saja,  Eh, lima belas menit kemudian si anak sudah keluar sambil senyum-senyum. Di kepalanya ada topi hadiah dari dokter, lalu tangannya memegang sebungkus besar makanan ringan kesukaan anak-anak. Anak-anak keluar dengan memakai celana seperti dia masuk. Saya tanya anak saya apa yang terjadi di dalam. Katanya dokter mengajaknya ngobrol-ngobrol, lalu disuruh melihat TV di depan. Tahu-tahu sudah selesai. Sakitnya hanya waktu disuntik kebal, seperti digigit semut.
Cuma.. karena metodenya masih konvensional.. mari kita skip saja ya. Cari klinik lain. 

Alternatif selanjutnya adalah Pusat Khitan Sumbawa. Saya tahu klinik ini dari theurbanmama, dan baru ngeh kalau ini dekat sekolah saya dulu. Mengutip dari artikel di Urban Mama:

Pusat Khitan Sumbawa
Jl. Sumbawa No.9 Bandung (022-4224743)
Metode Cauter
Tarif utk 12th kebawah: Rp. 400.000 + pendaftaran Rp. 20.000
Kalau mau pakai salep yang bagus tambah lagi Rp. 125.000
kontrol gratis
Boleh didampingi
Metode Konvensional
Tarif utk 12th kebawah: Rp. 600.000 + pendaftaran Rp. 20.000
Kalau mau pakai salep yang bagus tambah lagi Rp. 125.000
Kontrol & buka jahitan gratis
Tidak boleh didampingi

Nah ini ada pilihan metode cauter. Cuma saya masih mikir-mikir.. pertama lokasinya jauh. Eh salah.. lokasi rumah kita yang jauh. Hihi. Terus hasil baca-baca tentang berbagai metode sunat di Parenting, ada metode yang lebih baru dari metode cauter, metode smart clamp.
Metode ini tergolong baru, dan termasuk metode yang paling aman dan cepat. Dalam metode ini, sebuah tabung sekali pakai diselubungkan ke penis. Kulup yang akan dipotong dijepit pada perbatasan batang dan kepala penis, lalu dipotong dengan pisau bedah mengikuti alur yang sudah dibuat sebelumnya.

Tidak terjadi perdarahan karena pembuluh darah tertutup oleh klem. Jahitan dan perban juga tidak diperlukan karena klem akan terus berada di tempatnya sampai luka mengering (biasanya pada hari keempat). Pasien bisa langsung beraktivitas setelah prosedur sunat selesai.

Terus metode sunat smart clamp ini diklaim paling berestetika. Hasilnya paling ganteng. Jadi anaknya ga hanya ganteng hati dan wajah.. itunya juga ganteng. Auw...Terus mau anaknya kegemukan atau kelangsingan ga masalah, bisa diatasi. Saya makin mantap memilih metode ini.  Nah seingat saya di Klinik Mutiara Cikutra yang dekat rumah ada flyer sunat smart clamp ini. Jadi klinik mutiara ini lengkap-kap-kap. Ada periksa hamil, pijat hamil, spa bayi, senam hamil, imunisasi, terapi, bersalin, konselor laktasi, klinik umum sampai sunat. Tau klinik ini juga karena Captain Kid pernah imunisasi di sini dan bagus. Jadi Yo wes.. kita pilih klinik ini saja. Dekat rumah dan ada smart clampnya. Meski ya.. websitenya tidak menjanjikan potongan harga, merchandise, maupun foto. Ternyata.. metode lebih penting dari bonus.

Ehm.. berlanjut ke session berikutnya ya.. Udah panjang aja.
-----

Bypass Soekarno Hatta
Alamat: Jalan Soekarno hatta No.111 Bandung (100 meter, dari pintu tol Pasirkoja)
Telepon:  022-6016666; 022-6016448 
Hp:  081-394-601-166
Metode: Konvensional, tidak boleh didampingi orang tua.
Kelas: Biasa (Rp350ribu) dan VIP(Rp850ribu)
Bedanya, VIP obat biusnya lebih lama, ada ruangan khusus, dan waktu sunatnya bisa milih Pagi jam 6 sampai jam 7 atau siang jam 1 sampai jam 4. Kalau yang biasa mau gak mau disunat jam 4 sampai 5 subuh.

Sebenarnya sih.. sunat itu makin pagi makin bagus, karena anak belum banyak gerak. Aliran darah belum kencang. Cuma secara bangunin anak jauhhh sebelum subuh itu cobaan jadi pilihan jam 6 sampai jam 7 pagi itu lebih reliable.  

Btw, sekarang Klinik Bypass ini buka cabang di Bogor, Bekasi dan Jogja juga. Uwooo... jadi dokter sunat kayaknya menguntungkan ya.

Alamat: Jl. Ahmad Yani No.675-677 Cicadas-Bandung
Telepon: (022) 723 2007
No.Hp : 0811 222 4242
E-mail : medikaseno@gmail.com
Pin BB : 2A3DCE5A
Metode: Konvensional, tidak boleh didampingi
Kelas: Umum (350ribu, bius tahan 1,5jam ada biaya tambahan untuk kasus tertentu); Khusus (550ribu, bius tahan 4 jam, ga ada biaya tambahan. Untuk anak usia 4 s.d 12 tahun); dan VIP (850ribu, bius tahan 7 jam, ga ada biaya tambahan, bisa buat bayi) Waktu khitannya juga beda-beda untuk tiap kelas. Seperti biasa.. makin murah bisa makin pagi. Dokternya masih segar dan sabar. Hihi.

Alamat: Jl. Cikutra no 115 A-B, Bandung
No Telepon: 022 7216058
Metode: Konvensional, cauter, smart clamp, boleh didampingi dan diabadikan

Artikel soal metode-metode sunat:

Post a Comment