SLIDE1

Like capcai in here all things can be mix, put together, and absolutely delicious. Cause this is not common capcai. This capcai is burned out.

28 November 2015

Tagged Under: , , ,

Belanja Buku Bulan Ini (2)

Share

Waktu pulang dari Yogya, pesawat saya delay (Lama. Banget. Banget) karena sebelumnya ada pesawat yang tergelincir. Sambil menunggu waktu sayapun melipir ke Periplus yang ada di setiap bandara. eh.. kog ada diskon? Ini menggoda banget deh. Saya kan lemah. Jadilah saya membeli beberapa buku untuk saya dan Jendral Kancil. 

Saya sedang melatih Jendral Kancil agar mau membaca buku selain komik dan buku bahasa inggris untuk menambah kosa-kata serta meningkatkan spellingnya. Lagipula saya selalu suka buku cerita anak-anak. Jadi emak senang, anak (mungkin) senang. 

Buku buat Jendral Kancil cuma Eliza Boom dan Scary Tales sih. Sisanya buat saya. Iya, yang Happily ever After itu buat saya. *tersipu malu* 

Eliza Boom, The Explosive DiaryRp25ribu,  ini habis dibaca Jendral Kancil dalam sekali duduk. Padahal kita sedang siap-siap ke Spelling Bee Contest-nya dia hari itu. Mau mandi, dibaca sebentar. Mau pakai baju, dibaca sebentar. Terus-terusan begitu, sampai emaknya ngomel.  Ia bahkan minta dibelikan buku lanjutannya, My Fizz-tastic Investigation.





Sedangkan yang Scary Tales, I Scream You Scream, Rp18.900, dibaca kemudian dan ga habis sekali duduk. 

Mungkin karena ini cerita horor, beda dengan Eliza Boom yang bercerita tentang penemu cilik. Penemu cilik yang pantang menyerah, banyak ide, berusaha disukai oleh orang yang membulynya, sampai ia berhasil menemukan temannya sendiri.  

Mungkin, seperti pengakuan Jendral Kancil, Eliza Boom'S Diary ini kata-katanya tidak sebanyak Scary Tales. Jadi anaknya semangat menamatkan. Saya sih belum baca yang Scary Tales jadi belum tahu isinya bagaimana. Gambarnya sih lumayan seram. Kalau Eliza Boom ini sudah dibaca dan bukunya menarik, ceritanya lucu, gambarnya juga bagus.


Kalau After Happily Ever After, Rp16.800,  ini juga habis saya baca dalam sekali duduk. Secara bukunya tipis dan saya orangnya kepo. Usil ingin tahu, setelah The end nya dongeng-dongeng itu tokoh-tokohnya ngapain? Ternyata Pangerannya ga se-wow yang dibayangkan. Kind of lame malah. Hahaha. 

Yang sudah selesai dibaca juga baru The Secret Life of Amanda K. Woods, Rp27.700, ini. Kisah kehidupan remaja perempuan yang introvert kemudian ditinggal sahabat karibnya sehingga ia harus berusaha mencari sahabat baru. Bagus, tapi ya ga ada kejutan atau twist macam-macam sih. Kisah hidup remaja normal, bukan kisah yang ketemu kakak kelas ganteng-pemainbasket-jugapemenangoliempadematematika. Bukan kisah itik buruk rupa yang menjalin cinta sama kakak kelas ganteng-pemainbasket-jugapemenangoliempadematematika lalu jatuh cinta dan dimusuhi kakak kelas cantik bak bidadari namun kejam.

Yang The Snow Queen, Rp90ribu, baru mulai saya baca namun dipending dulu karena.... kosa-katanya banyak yang belum saya tahu. Hahaha. Harus bolak-balik ngunjungin kamus online. Karena kalau dipaksakan untuk dibaca terus, saya ga paham ceritanya. Perlu dua sampai tiga kali baca sampai saya ngerti maksudnya apa. Hahaha.

Yah, ga masalah. Namanya belajar. 






Jadi semenjak menyadari kalau saya bisa menyelesaikan buku berbahasa inggris, saya memutuskan untuk tidak membeli edisi terjemahan jika ingin membaca novel-novel ringan. Iya sih lebih mahal, tapi mamfaatnya kan lebih besar. Menuju toefl 600 di tahun 2016? Hahaha. Selain itu rasanya beda deh membaca buku dengan bahasa aslinya ketimbang dalam bahasa terjemahan. Feelingnya lebih dapat saat dibaca dengan bahasa aslinya.

Terus belanja bukunya udah selesai? Sudah. Tadinya.

Sampai Periplus bikin diskon 50%. Argh! Saya terjebak lagi. Ini dijebak apa doyan sih. Kog berkali-kali Padahal biasanya kalau beli buku sekaligus banyak macam saat ini, potensi semua buku terbaca itu kecil. 

Namun seperti artikel How (and Why) You Should Read More bilang, 

Drop It If You Don’t Love It… If you want to read more books, retain more, and double your knowledge, you need to have a passion for what you’re reading. …Don’t be afraid to quit if you don’t love it.It’s what will lead to what you love.

Jadi anggap saja buku-buku yang tidak terselesaikan dibaca itu memang bukan jodoh saya. Kami tidak cinta. Chemistry kami ga nyambung. Jadi mari.. jangan takut belanja buku lagi. *Sembunyiin tagihan dari suami*

Mari mengakhiri postingan ini dengan pertanyaan penting. Kenapa buku dalam bahasa asli lebih mahal daripada buku terjemahan sih? Kan mereka ga harus bayar penerjemah. Kenapa? Kenapa?

Btw, Capcaibakar juga ada di Goodreads loh. Kalau selera kita cocok, boleh lah difollow kakak. 
Post a Comment