SLIDE1

Like capcai in here all things can be mix, put together, and absolutely delicious. Cause this is not common capcai. This capcai is burned out.

21 December 2015

Tagged Under:

Soto Lima Ribu

Share

diambil semena-mena dari sini
Ada tukang soto madura di dekat SPBU langganan kami. Jualannya selalu ramai. Tuan Suami penasaran pengen nyoba. Maka mampirlah kami. 

"Sotonya seporsi berapa bu?"
"Lima ribu neng"

Saya melirik suami untuk meminta pendapat. Ini harga sotonya semangkuk cuma lima ribu. Ekspektasi saya sotonya akan lebih banyak kol dan bihunnya ketimbanang dagingnya. Mau diterusin ga nih belinya? 

Suami memberi tanda untuk melanjutkan. Meski dia juga ragu. 

Sambil menunggu pesanan saya memperhatikan pembeli-pembeli lain. Di ujung meja ada sepasang suami isteri dengan satu anak seumur Jendral Kancil. Mereka makan soto. Nasinya dua. Sotonya satu. 

Iya... meski harganya "cuma" lima ribu, ada orang yang bahkan belum mampu membeli satu porsi untuk setiap anggota keluarganya. Anaknya tentu bukan tak mau ikut makan . Sotonya juga, meskipun enak.. porsinya pas banget untuk satu orang. Bukan yang melimpah ruah gitu. 

Berasa kesentil Allah. Maka nikmat mana lagi yang kau dustakan? 

Waktu cerita sama suami, beliau cuma bilang

"Terus kamu bayarin ga makanan mereka?"

Eh... kog ga kepikiran ya tadi. 


Kesentil kalau ga bereaksi mah percuma atuh Neng. Jangan sampai disentil pakai palu Thor. *jedutin kepala di dada akang Chris*
Post a Comment