SLIDE1

Like capcai in here all things can be mix, put together, and absolutely delicious. Cause this is not common capcai. This capcai is burned out.

02 January 2021

Do You Love Me

02 January 2021 capcaibakar


How dare you ask that
After what you do to me

How dare you ask that
While all days make me longing the grave

How dare you ask that
While you are the reason I don't want to fall again

How dare you
While anything leave is unlove

15 December 2020

Sayup Sudah

15 December 2020 capcaibakar


Lamat-lamat
Kuukir namamu dengan jari
Di udara

Lamat-lamat
Kusesapi rindu ini
Di setiap huruf

Lamat-lamat
Karena kini hanya inilah yang kita punya

Lamat-lamat
Kusadari, kita pun telah sayup

20 November 2020

Top up Shopeepay Bebas Biaya dengan Flip

20 November 2020 capcaibakar

Ternyata sudah tiga tahun pakai Flip, terus saya beberapa kali ditanya Flip bisa top up shopee pay ga sih?

Bisa!

Tapi sebelum itu bahas perubahan-perubahan yang dilakukan Flip setelah postingan saya tentang membuat akun flip dan mengirim uang bebas biaya dengan Flip dahulu itu yuk. 

  1. sekarang verifikasi akun flip ga perlu ke Alfamart lagi, bisa langsung lewat handphone. Tinggal upload foto KTP, foto diri, dan foto diri yang sedang memegang KTP. Makin gampang!
  2. waktu transaksinya lebih cepat, maksimal paling lama 10 menit. Seringnya sih ga sampai 10 menit.
  3. Bisa kirim uang ke luar negeri dengan tarif flat
  4. bisa beli pulsa listrik, handphone, dan internet. Pulsa listrik biayanya cuma 500 perak, ga seperti Tokopedia yang 2.500

Oke sekarang gimana caranya top up saldo shopee pay lewat flip?

Di shopee pilih akun virtual BRI untuk top up. Kenapa? Flip baru bisa transfer ke akun virtual BNI dan BRI. Tapi untuk shopeepay baru bisa BRI aja.

Di shopee pilih Isi saldo --> Bank Transfer --> Bank BRI ---> konfirmasi.





Pilih BRI ya, salin nomor rekeningnya.


 

Sekarang masuk ke flip lalu kirim uang seperti biasa. Selesai deh!

Langkah kirim uang seperti biasa itu yang gimana? 

  1. Masuk ke akun Flip
  2. klik kirim uang gratis 
  3. tambah rekening baru
  4. pilih BRI 
  5. masukin nomor rekening virtual BRI yang dari shopee
  6. klik cek nama kalau sudah sesuai dengan nama kamu berarti benar 
  7. masukin nominal. Selesai deh. 

Gampang kan ya. 

19 November 2020

2. Things That Makes Me Happy

19 November 2020 capcaibakar

Ya ampun katanya mau seminggu sekali, jadinya malah sebulan sekali. Kalau begini sih bahan ngeblog buat 2,5 tahun udah ada. 😆


Hal yang bisa bikin saya senang itu banyak. 

Wangi hujan di tanah, sprei yang baru diganti, bantal dan selimut yang wangi matahari, makan yamin manis dengan pangsit rebus pakai sumpit, kerang rebus medan yang gendut segar itu, air putih merk aqua, cahaya lampu-lampu di malam hari, parfum dior, ketemu toilet umum yang bersih,  ketemu mesjid yang bersih, chocolate de ville nya Harvest, punya duit, berenang malam-malam, online shop,dan banyak lagi. I am easy to pleased.

Tapi benda-benda di bawah ini yang pasti selalu bikin saya senang.

Buku

Saya senang banget sama buku. Dari SD setiap istriahat atau nunggu jemputan saya pasti ke perpustakaan sekolah dan membaca segala macam buku. Dari mulai cara membuat kecap sampai cerita-cerita Wiro Sableng. Setelah dewasa saya jadi bertanya-tanya siapa yang mengijinkan pengadaan novel Wiro Sableng di perpustakaan SD. 😅



Saya juga ga pernah absen ke perpustakaan komplek buat numpang baca sampai perpustakaannya tutup. Terus pulang-pulang bawa pinjaman buku dalam jumlah maksimal. Buku di perpustakaan kompleks rumah lebih internasional; ada Pasukan  Mau Tahu, Lima Sekawan, Agatha Christie, Sherlock Holmes, dll. Kalau kepengen baca komik saya ijin belajar kelompok ke rumah teman yang koleksinya komiknya selemari. Ngerjain tugasnya masing-masing biar cepat selesai, lalu cepat-cepat baca Topeng Kaca, Kung Fu Boy, Candy-Candy, Conan, dan banyak lagi.

Kog niat banget? Di kota tempat saya besar itu ga ada Gramedia. Toko buku yang ada cuma jual majalah, tabloid, atau komik lamaaaaa banget. Jadi tak memuaskan hati meskipun di rumah sudah disuplai mama papa dengan koran dan majalah. Sangking hausnya, Surat Pembaca pun saya baca.

Papa saya suka baca, jadi setiap pulang dinas bawa oleh-oleh buku. Buku-buku orang dewasa. Dari papalah saya mengenal Pramoedya Ananta Toer dan jatuh cinta. 

Begitu pindah ke kota besar? Saya rela makan sekali sehari asal bisa ngumpulin duit buat beli buku. 

Terus sangking senangnya sama buku, Tuan tahu kalau setiap jalan-jalan harus ada acara mampir ke toko buku.Tuan ngebiarin aja istrinya keliling-keliling rak buku bacain blurb dan sesekali masukin yang menarik-menarik ke to buy list. Istri ngambek? Diajakinnya ya ke toko buku. Insyaallah keluar dengan senyum meski ga beli-beli. 

Museum, Pertunjukan, Orkestra

Museum, situs sejarah, pameran, pertunjukan tari, teater, orkestra, chamber music, dan sejenisnya itu ga pernah gagal bikin senang. Saya senangnya pergi sendirian karena kalau ditemani orang yang ga suka itu beban mental. Secara tiap ke tempat begini, pasti lama. Lihat-lihat, googling, lihat-lihat lagi, googling lagi, terus dipandang-pandang lagi. Lama. Jadi kalau yang nemanin ga suka, jadinya buru-buru dan ga puas. Meski kalau ada yang benaran suka, saya sih senang banget kalau ada temannya. Biar ga terlalu mager.

Laut

Kena matahari itu menyenangkan. Snorkling apalagi. Saya kepengen bisa diving tapi suka deg-degan lihat laut tanpa dasar itu. 😅 


Film



Saya suka film apa aja. Barat ayuk, asia ayuk, eropa ayuk. Romantis, action, sampai horor dan gore. Meski dua yang terakhir nontonnya harus merem-merem dan volume kecil. Hahaha. Selama pandemi ini yang bisa saya lakuin cuma baca buku dan nonton. Tapi nonton sekarang pusing ga sih.. dulu itu kalau kepengen nonton cukup ke bioskop terus liat ada film apa. Sekarang kalau mau nonton jharus lihat dulu adanya di netflix, hbo, disney, iflix, bioskop online, catchplay, apa google movie. Ribet ya.


Kalau kamu suka apa? ada yang sama? 


10 November 2020

Lamat-lamat mengeja namamu
Melepas rindu di setiap hurufnya

Pelan-pelan merekonstruksi rupamu
Menautkan belaian di setiap permukaannya

Karena damba yang tak akan pernah dapat dilampiaskan lagi

Kecup yang tak akan bisa lagi didaratkan adalah seberat-beratnya rindu


mengeja namamu

10 November 2020 capcaibakar

Lamat-lamat mengeja namamu
Melepas rindu di setiap hurufnya

Pelan-pelan merekonstruksi rupamu
Menautkan belaian di setiap permukaannya

Karena damba yang tak akan pernah dapat dilampiaskan lagi

Kecup yang tak akan bisa lagi didaratkan adalah seberat-beratnya rindu


10 October 2020

Bisik-bisik ku katakan cinta
Kalaulah lantang ku ucapkan
Kau tahu dan kan kau patahkan

cinta diam-diam

10 October 2020 capcaibakar

Bisik-bisik ku katakan cinta
Kalaulah lantang ku ucapkan
Kau tahu dan kan kau patahkan

08 October 2020

Beberapa waktu lalu saya ikutan tes TOEFL di kantor. Tes kali ini diadakan online karena corona, jadi tesnya di rumah. Pengalaman pertama nih. Saya kira karena di rumah, bisa sambil ngopi dan sarapan. Ternyata ga boleh. Hahaha.

Berikut pengalaman tes toefl secara online. Barangkali ada yang mau tes terus penasaran gimana pelaksanaannya.

Tahap Persiapan

Sebelum hari tes, peserta diminta untuk

  1. mengirimkan scan identitas diri seperti KTP atau Paspor
  2. memastikan komputer yang akan digunakan bukan macbook atau chrome book. 
  3. mengecek kemampuan perangkat dan wifi melalui check readiness di web ets.ellonline.org . Check readiness ini harus di tempat kita akan melakukan ujian. Kalau geser dari ruang tamu ke kamar, ya harus cek lagi. 
  4. mendowload secure browser di web ets.ellonline.org
  5. perangkat ada zoom, camera bisa digunakan, dan punya headset berkabel karena ga boleh pakai speaker atau wireless headset. 
  6. pakai wifi biar lebih stabil. tethering dari HP diijinkan namun khawatir tidak stabil
  7. untuk coret-coretan hanya bisa menggunakan whiteboard kecil atau clear holder yang diselipin kertas HVS polos.
Bagian bukan macbook ini bikin pusing. Ada sih punya kantor tapi lambatttttt banget. Jadi saya deg-degan dia ngehang pas ujian. Alhamdulillah sih lancar, mungkin karena cuma buka aplikasi toefl dan zoom. Hahaha.

Hari Ujian


  1. peserta masuk satu persatu ke zoom, pastikan nama zoom sama dengan nama yang didaftarkan.
  2. saat masuk, aktifkan microfon karena bakalan langsung tanya jawab sama pengawas untuk mengecek dokumen-dokumen.
  3. peserta diminta menunjukkan identitas diri
  4. pengawas menanyakan peserta menggunakan wifi atau HP. Kalau pakai HP, HPnya harus diletakan di belakang peserta. Jadi bisa dilihat oleh pengawas. Kalau pakai wifi, HPnya harus dimatikan. Ga boleh flight mode.
  5. Peserta lalu diminta menunjukkan ruangan tempat ia ujian. Diminta keliling gitu. 
  6. saat semua peserta sudah masuk, peserta diminta masuk ke aplikasi secure browser dan memasukkan kode ujian. Dimulai deh ujiannya.

Saat ujian

  1. kamera harus selalu aktif, tanpa virtual background. Rumah yang unzoomable harap bersabar yaaa. Hahaha. Mohon tidak tertekan. 
  2. Peserta tidak boleh meninggalkan tempat duduk, ke toilet, atau makan minum selama ujian.
  3. kalau saat ujian laptopnya ngehang? ctrl+alt+del to the rescure.
  4. jika perlu menghubungi petugas hanya bisa dilakukan lewat chat zoom
  5. pertanyaan yang ragu-ragu bisa ditandai. Jadi nanti bisa dicek kembali. Di pertanyaan terakhir, ada pilihan finish atau review. Kalau milih review, nanti ditampilkan tabel mana pertanyaan yang belum dijawab dan mana yang ditandai. Tinggal klik-klik buat kembali ke pertanyaan tersebut. Jadi ga perlu ngulang satu-satu. 
  6. Karena jawaban salah tidak mengurangi nilai, jawab aja semuanya.
  7. Kalau sudah selesai 1 bagian tes, tidak bisa kembali ke bagian itu. Lanjut terus. 

Bagian pertama listening


Seperti biasa 50 pertanyaan 35 menit. Struktur dan jenis pertanyaannya juga sama dengan offline. Harus pakai headset berkabel.

Kalau ujian offline kan bisa baca sekilas pertanyaan-pertanyaannya saat instruksi dibacakan kan yaaa... jadi bisa ngeh kira-kira tema percakapannya apa dan bisa fokus ke dialog yang memberikan jawaban.

Kalau online.... karena instruksinya dibaca sendiri, dan pertanyaannya baru muncul saat klik next. Ya ga bisa baca sekilas. Bisa sih.. tapi buru-buru. Dialog dan pertanyaan muncul berbarengan. Untungnya semua pertanyaan untuk 1 dialog muncul sekaligus. Jadi masih bisa untuk dibaca sekilas.

Saya sih fokus ke dialognya saja. Khawatir kalau fokus ke pertanyaan malah tidak memperhatikan dialog dengan seksama. Kalau paham dialognya, pertanyaan gimanapun insyaAllah bisa kejawab. Tapi.. beda orang beda strategi ya.


Bagian Kedua struktur


40 pertanyaan untuk 25 menit. Ini sama aja kayak soal-soal toefl biasa. Ga ada bedanya. Cuma biasanya kalau bingung di Struktur terus di Reading lihat kalimat yang mirip jadi bisa kejawab kan ya.. Ini ga bisa. Karena gitu masuk bagian Reading ya ga bisa balik ke bagian Struktur.

Bagian Ketiga Reading


50 pertanyaan untuk 55 menit. 

Biasanya saat offline, saya ga pernah langsung jawab pertanyaan pertama. Pertanyaan pertama kan seringkali soal ide utama, yang nanti juga ketahuan kalau udah jawab pertanyaan-pertanyaan berikutnya. Daripada harus baca dari awal sampai akhir, terus dibaca lagi buat jawab pertanyaan lain.

Nah kali ini... karena kalau mau balik ke nomor satu banyak yang harus diklik, pertanyaan itu saya lewatin aja. Nanti aja pas udah selesai 50 pertanyaan balik lagi, lewat tombol review. Resikonya cuma lupa tadi bahas apa. Tapi insyaAllah baca sekilas lagi, ingat. 


Selesai deh. Gitu selesai langsung ketahuan dapat skornya berapa. Woaaa.. senang ya. 

Selesai Ujian

  1. Peserta kembali ke ruang zoom dan hanya boleh meninggalkan zoom kalau sudah diijinkan
  2. sebelum keluar harus menunjukkan whiteboardnya sudah bersih dari coretan. 

Selesai deh.

Gimana rasanya ujian online? Bwahahha. Ya gimana ya.. saya ujiannya di ruang keluarga jadi ada yang mondar mandir di belakang, anak nanya ini itu. Anak ngehidupin tv, ngobrol, dll. Lebih tenang dan fokus kalau ujiannya ga di rumah. Tapi senang gitu selesai ujian bisa langsung goler-goler. Ga habis waktu di jalan. Jadi lebih senang ini.

Apalagi boleh keluar kalau udah selesai ujian, ga harus nunggu peserta lain. Tinggal melatih kosentrasi aja. 

Selamat ujian!

Test TOEFL ITP Online

08 October 2020 capcaibakar

Beberapa waktu lalu saya ikutan tes TOEFL di kantor. Tes kali ini diadakan online karena corona, jadi tesnya di rumah. Pengalaman pertama nih. Saya kira karena di rumah, bisa sambil ngopi dan sarapan. Ternyata ga boleh. Hahaha.

Berikut pengalaman tes toefl secara online. Barangkali ada yang mau tes terus penasaran gimana pelaksanaannya.

Tahap Persiapan

Sebelum hari tes, peserta diminta untuk

  1. mengirimkan scan identitas diri seperti KTP atau Paspor
  2. memastikan komputer yang akan digunakan bukan macbook atau chrome book. 
  3. mengecek kemampuan perangkat dan wifi melalui check readiness di web ets.ellonline.org . Check readiness ini harus di tempat kita akan melakukan ujian. Kalau geser dari ruang tamu ke kamar, ya harus cek lagi. 
  4. mendowload secure browser di web ets.ellonline.org
  5. perangkat ada zoom, camera bisa digunakan, dan punya headset berkabel karena ga boleh pakai speaker atau wireless headset. 
  6. pakai wifi biar lebih stabil. tethering dari HP diijinkan namun khawatir tidak stabil
  7. untuk coret-coretan hanya bisa menggunakan whiteboard kecil atau clear holder yang diselipin kertas HVS polos.
Bagian bukan macbook ini bikin pusing. Ada sih punya kantor tapi lambatttttt banget. Jadi saya deg-degan dia ngehang pas ujian. Alhamdulillah sih lancar, mungkin karena cuma buka aplikasi toefl dan zoom. Hahaha.

Hari Ujian


  1. peserta masuk satu persatu ke zoom, pastikan nama zoom sama dengan nama yang didaftarkan.
  2. saat masuk, aktifkan microfon karena bakalan langsung tanya jawab sama pengawas untuk mengecek dokumen-dokumen.
  3. peserta diminta menunjukkan identitas diri
  4. pengawas menanyakan peserta menggunakan wifi atau HP. Kalau pakai HP, HPnya harus diletakan di belakang peserta. Jadi bisa dilihat oleh pengawas. Kalau pakai wifi, HPnya harus dimatikan. Ga boleh flight mode.
  5. Peserta lalu diminta menunjukkan ruangan tempat ia ujian. Diminta keliling gitu. 
  6. saat semua peserta sudah masuk, peserta diminta masuk ke aplikasi secure browser dan memasukkan kode ujian. Dimulai deh ujiannya.

Saat ujian

  1. kamera harus selalu aktif, tanpa virtual background. Rumah yang unzoomable harap bersabar yaaa. Hahaha. Mohon tidak tertekan. 
  2. Peserta tidak boleh meninggalkan tempat duduk, ke toilet, atau makan minum selama ujian.
  3. kalau saat ujian laptopnya ngehang? ctrl+alt+del to the rescure.
  4. jika perlu menghubungi petugas hanya bisa dilakukan lewat chat zoom
  5. pertanyaan yang ragu-ragu bisa ditandai. Jadi nanti bisa dicek kembali. Di pertanyaan terakhir, ada pilihan finish atau review. Kalau milih review, nanti ditampilkan tabel mana pertanyaan yang belum dijawab dan mana yang ditandai. Tinggal klik-klik buat kembali ke pertanyaan tersebut. Jadi ga perlu ngulang satu-satu. 
  6. Karena jawaban salah tidak mengurangi nilai, jawab aja semuanya.
  7. Kalau sudah selesai 1 bagian tes, tidak bisa kembali ke bagian itu. Lanjut terus. 

Bagian pertama listening


Seperti biasa 50 pertanyaan 35 menit. Struktur dan jenis pertanyaannya juga sama dengan offline. Harus pakai headset berkabel.

Kalau ujian offline kan bisa baca sekilas pertanyaan-pertanyaannya saat instruksi dibacakan kan yaaa... jadi bisa ngeh kira-kira tema percakapannya apa dan bisa fokus ke dialog yang memberikan jawaban.

Kalau online.... karena instruksinya dibaca sendiri, dan pertanyaannya baru muncul saat klik next. Ya ga bisa baca sekilas. Bisa sih.. tapi buru-buru. Dialog dan pertanyaan muncul berbarengan. Untungnya semua pertanyaan untuk 1 dialog muncul sekaligus. Jadi masih bisa untuk dibaca sekilas.

Saya sih fokus ke dialognya saja. Khawatir kalau fokus ke pertanyaan malah tidak memperhatikan dialog dengan seksama. Kalau paham dialognya, pertanyaan gimanapun insyaAllah bisa kejawab. Tapi.. beda orang beda strategi ya.


Bagian Kedua struktur


40 pertanyaan untuk 25 menit. Ini sama aja kayak soal-soal toefl biasa. Ga ada bedanya. Cuma biasanya kalau bingung di Struktur terus di Reading lihat kalimat yang mirip jadi bisa kejawab kan ya.. Ini ga bisa. Karena gitu masuk bagian Reading ya ga bisa balik ke bagian Struktur.

Bagian Ketiga Reading


50 pertanyaan untuk 55 menit. 

Biasanya saat offline, saya ga pernah langsung jawab pertanyaan pertama. Pertanyaan pertama kan seringkali soal ide utama, yang nanti juga ketahuan kalau udah jawab pertanyaan-pertanyaan berikutnya. Daripada harus baca dari awal sampai akhir, terus dibaca lagi buat jawab pertanyaan lain.

Nah kali ini... karena kalau mau balik ke nomor satu banyak yang harus diklik, pertanyaan itu saya lewatin aja. Nanti aja pas udah selesai 50 pertanyaan balik lagi, lewat tombol review. Resikonya cuma lupa tadi bahas apa. Tapi insyaAllah baca sekilas lagi, ingat. 


Selesai deh. Gitu selesai langsung ketahuan dapat skornya berapa. Woaaa.. senang ya. 

Selesai Ujian

  1. Peserta kembali ke ruang zoom dan hanya boleh meninggalkan zoom kalau sudah diijinkan
  2. sebelum keluar harus menunjukkan whiteboardnya sudah bersih dari coretan. 

Selesai deh.

Gimana rasanya ujian online? Bwahahha. Ya gimana ya.. saya ujiannya di ruang keluarga jadi ada yang mondar mandir di belakang, anak nanya ini itu. Anak ngehidupin tv, ngobrol, dll. Lebih tenang dan fokus kalau ujiannya ga di rumah. Tapi senang gitu selesai ujian bisa langsung goler-goler. Ga habis waktu di jalan. Jadi lebih senang ini.

Apalagi boleh keluar kalau udah selesai ujian, ga harus nunggu peserta lain. Tinggal melatih kosentrasi aja. 

Selamat ujian!

06 October 2020

1. Describe Your Personality

06 October 2020 capcaibakar

Pengen ikutan #30dayswritingchallenge tapi tak mau tiap hari. Hahaha. Ganti aja jadi #30weekswritingchallenge. Yang penting ngebiasain nulis panjang-panjang lagi. 

Tema pertama: Describe Your Personality





Sudah pasti introvert. 






Lalu orang-orang ga percaya. 😅

"Ga mungkin introvert. Wong rajin posting di sosial media."

Kata siapa introvert ga bisa aktif di sosial media? Sosial media itu malah cocok banget buat introvert karena lebih mudah menemukan orang-orang yang minatnya sama tanpa perlu ketemu secara fisik.

Minat sama berarti bisa ngobrol lebih dalam. Introvert hate small talks, not talks. Jadi kalau bisa diskusi lama dan dalam ya ga bakal diam-diam (lalu ilang).

Ga hadir secara fisik, berarti punya waktu lebih lama untuk memberikan jawaban dan mengedit respon. Tahukah kisanak, setiap selesai memposting sesuatu dan kelihatan bakal ramai.. saya cemas. I dont like the spotlight. Seringnya saya log out dulu sampai hati ini siap melihat "keramaian" itu.

Thus, if I hate the spotlight why I write and post?

Karena nulis itu menyenangkan. I enjoy connecting with others through my written words. It less draining. 

Introvert itu mulutnya aja yang diam. Pikirannya sih ga. Jadi menulis itu saluran untuk menuangkan pikiran, pengamatan, dan opini saya. Semacam buku diari aja sih. Yang sengaja dibuka. Biar orang baca. Tapi gitu dibaca, cemas. 

Dulu sosial media ga seramai sekarang. Teman saya di sosial media beda dengan yang di dunia nyata. Begitu sosial media ramai, begitu orang-orang yang saya kenal di dunia nyata tahu blog ini, saya mingkem lagi.

Makanya jarang posting di facebook. Isinya sekarang orang kantor. Pindah ke instagram, eh sekarang ramai lagi sama orang kantor, orang tua temannya anak-anak, orang komplek, dll. Makanya ini diposting di blog. Jarang ada yang baca. Apalagi tema #30dayswritingchallenge ini pribadi-pribadi amat.

Meskipun introvert, saya senang mencoba hal-hal baru. Belajar hal baru? Ayuk. Pergi ke tempat baru? Acara ini itu? Ayuk aja sih. Senang-senang aja. Cuma... seringkali keinginan mencoba hal-hal baru ini tarik-menarik dengan keinginan saya untuk di rumah aja. 

Jadi, kalau lihat postingan saya pergi kesana-kemari, yakinlah itu berangkatnya di detik-detik terakhir. Rencana pergi dari pagi biar bisa kesana-kemari, akhirnya malah berangkat siang hari dan cuma kedua atau satu tempat aja.

Makanya, saya akan bahagia banget kalau pergi sama orang yang satu selera tapi lebih detail ngatur ittenary. Kepaksa berangkat! Dan semua tempat terjelajahi. Temannya aja yang harus tabah ngajakin dan ga tergoda ikutan rebahan.😂

Terus.. meski sering sharing di sosial media, yang saya bagi itu ya yang saya mau aja. Sama aja kayak di dunia nyata. Yang mau saya simpan ya disimpan sendiri. Saya tu jarang curhat sama orang.

Ada masalah? Disimpan dan dirasa sendiri. Biasanya ngobrol sama diri sendiri biar lega dan ketemu jalan keluarnya. Iya... ngobrol sama diri sendiri. Kalau ngomong sama teman hayalan, nanti saya dirukiyah. 

Masalah lebih berat? I will call some of my trusted friends buat ngobrol. Seringnya ga ngobrolin masalah saya. Ngobrol hal lain. Dengar suara mereka itu menguatkan. Jadi kalau saya sampai cerita sedang punya masalah atau cuma bisa nangis aja, itu artinya lagi dapat cobaan berat banget sampai ga bisa ditelaah sendiri.

Karena ga nyaman berbagi masalah, saya juga ga enak kalau harus kepo-kepo banget sama urusan orang. Ga nanya bukan berarti ga peduli, saya nunggu orangnya mau cerita sendiri. Tapi sekarang lagi belajar nanya kog. Karena temannya beda-beda. Ada yang baru mau cerita setelah ditanya-tanya.

Itu aja. Perasaan nulisnya dikit, tapi pas dibaca ulang kog panjang ya... hahaha. 

Terus yang mau ikutan juga, temanya ini ya. Tag saya dong.. biar bisa baca juga. 



 



19 August 2020

Lagu kesukaan CaptainKid, Kereta Listrik Kita (Aku Cinta KRL), tapi emak ga nemu-nemu liriknya di Google. Padahal mau nyanyi² tanpa liat yutub.

---------

Selamat pagi Pak
Selamat pagi Bu
Selamat pagi semua
2x

Kereta listrik lintasi JABODETABEK
Mengantarkan kita sampai tujuan
Dari anak-anak
Hingga orang dewasa
semua turut menikmatinya

Janganlah lupa
Beli tiketnya
Sebelum kita naik

Jakarta Bogor Depok Tanggerang Bekasi
Kereta listrik selalu setia
Menemani di setiap perjalanan 
Bebas berjalan tanpa hambatan

K R L Kereta listrik kita
2x

Keretaku kereta yang cantik sekali
Semakin cinta aku padamu
Marilah kita jaga dan kita sayangi
Kereta listrik untuk kita

K R L Kereta Listrik Kita
2x

Kereta listrik lintasi JABODETABEK
Mengantarkan kita sampai tujuan
Dari anak-anak
Hingga orang dewasa
Semua turut menikmatinya

Jakarta Bogor Depok Tanggerang Bekasi
Kereta listrik selalu setia
Menemani di setiap perjalanan 
Bebas berjalan tanpa hambatan

K R L Kereta listrik kita
2x

Keretaku kereta yang cantik sekali
Semakin cinta aku padamu
Marilah kita jaga dan kita sayangi
Kereta listrik untuk kita

K R L Kereta Listrik Kita
2x

Selamat pagi Pak
Selamat pagi Bu
Selamat pagi semua
2x

K R L Kereta Listrik Kita
4x

Lirik Lagu Kereta Listrik Kita (Aku Cinta KRL)

19 August 2020 capcaibakar

Lagu kesukaan CaptainKid, Kereta Listrik Kita (Aku Cinta KRL), tapi emak ga nemu-nemu liriknya di Google. Padahal mau nyanyi² tanpa liat yutub.

---------

Selamat pagi Pak
Selamat pagi Bu
Selamat pagi semua
2x

Kereta listrik lintasi JABODETABEK
Mengantarkan kita sampai tujuan
Dari anak-anak
Hingga orang dewasa
semua turut menikmatinya

Janganlah lupa
Beli tiketnya
Sebelum kita naik

Jakarta Bogor Depok Tanggerang Bekasi
Kereta listrik selalu setia
Menemani di setiap perjalanan 
Bebas berjalan tanpa hambatan

K R L Kereta listrik kita
2x

Keretaku kereta yang cantik sekali
Semakin cinta aku padamu
Marilah kita jaga dan kita sayangi
Kereta listrik untuk kita

K R L Kereta Listrik Kita
2x

Kereta listrik lintasi JABODETABEK
Mengantarkan kita sampai tujuan
Dari anak-anak
Hingga orang dewasa
Semua turut menikmatinya

Jakarta Bogor Depok Tanggerang Bekasi
Kereta listrik selalu setia
Menemani di setiap perjalanan 
Bebas berjalan tanpa hambatan

K R L Kereta listrik kita
2x

Keretaku kereta yang cantik sekali
Semakin cinta aku padamu
Marilah kita jaga dan kita sayangi
Kereta listrik untuk kita

K R L Kereta Listrik Kita
2x

Selamat pagi Pak
Selamat pagi Bu
Selamat pagi semua
2x

K R L Kereta Listrik Kita
4x

14 June 2020

Suatu hari saat dapur baru aja bersih, #jendkancil minta cemilan gurih. 😶 Emaknya baru mau kerja. Karena cuma ada kentang jadi diputuskan membuat Kroket Jepang atau Korokke.

Bedanya sama kroket biasa apa? Di tumisannya ga pakai tepung terigu + susu. Lebih simpel dan ekonomis aja.

Kalau rejekinya lagi berlimpah bisa ditambah tumisan daging giling. Saya sih mau versi sederhana tapi berkah dan saling mencintai dulu aja.

Kalau mau repot, waktu bulat²in di dalamnya bisa dimasukin keju potong. Nanti melting² gitu. Saya sih ga mau repot. 😂

jendkancil approved. suamiprohemer juga approved meski bilangnya ini perkedel. Kata dia ini lembut bangettt (kayak istrinya) dan ga bisa berhenti makan. Yes!!! Minta oven baru +rebread + renoodle bisa nih. 😂


Bahan Kroket:
1 kg kentang, kupas lalu rebus sampai dipelototin aja dia membelah diri
1 buah bawang bombay besar, cincang halus (adanya cuma ¼. Jadi ditambah 5 siung bawang putih)
4 buah wortel, potong dadu kecil (ga pakai. Habis terus males motongnya 😂)
300gr daging sapi giling (ga pakai. Biar ekonomis)
1 kotak keju cheddar parut
1 batang daun bawang iris kalau suka
garam dan merica secukupnya
Minyak

Bahan Pelapis :
Tepung terigu
Telur, kocok lepas
Tepung roti

Cara Membuat:

- lumatkan kentang yang sudah direbus hingga halus. Saya pakai batu gilingan 😂
- panaskan minyak. Tumis bawang bombay dan bawang putih sampai harum
- masukkan daging sapi giling sampai berubah warna
- Masukkan wortel, tumis sampai matang
- Tuang tumisan bawang+daging+wortel ke kentang halus
- Tambahkan keju parut dan daun bawang. Aduk sampai rata
- Masukkan garam dan merica. Koreksi rasa.
- Bulat² dan pipihkan
- guling di tepung terigu, celup ke adonan telur, guling di tepung roti
- bisa disimpan di kulkas dulu atau langsung goreng sampai kecoklatan

Bahan Saus :
6 sdm saus tomat
2 sdm kecap Inggris
2 sdm gula pasir
2 sdt saus tiram
2 siung bawang putih parut
10 sdm air panas

Cara membuat:
Aduk semuaaaaaaa. Tambah air kalau kekentalan.

Resep: Kroket Jepang

14 June 2020 capcaibakar

Suatu hari saat dapur baru aja bersih, #jendkancil minta cemilan gurih. 😶 Emaknya baru mau kerja. Karena cuma ada kentang jadi diputuskan membuat Kroket Jepang atau Korokke.

Bedanya sama kroket biasa apa? Di tumisannya ga pakai tepung terigu + susu. Lebih simpel dan ekonomis aja.

Kalau rejekinya lagi berlimpah bisa ditambah tumisan daging giling. Saya sih mau versi sederhana tapi berkah dan saling mencintai dulu aja.

Kalau mau repot, waktu bulat²in di dalamnya bisa dimasukin keju potong. Nanti melting² gitu. Saya sih ga mau repot. 😂

jendkancil approved. suamiprohemer juga approved meski bilangnya ini perkedel. Kata dia ini lembut bangettt (kayak istrinya) dan ga bisa berhenti makan. Yes!!! Minta oven baru +rebread + renoodle bisa nih. 😂


Bahan Kroket:
1 kg kentang, kupas lalu rebus sampai dipelototin aja dia membelah diri
1 buah bawang bombay besar, cincang halus (adanya cuma ¼. Jadi ditambah 5 siung bawang putih)
4 buah wortel, potong dadu kecil (ga pakai. Habis terus males motongnya 😂)
300gr daging sapi giling (ga pakai. Biar ekonomis)
1 kotak keju cheddar parut
1 batang daun bawang iris kalau suka
garam dan merica secukupnya
Minyak

Bahan Pelapis :
Tepung terigu
Telur, kocok lepas
Tepung roti

Cara Membuat:

- lumatkan kentang yang sudah direbus hingga halus. Saya pakai batu gilingan 😂
- panaskan minyak. Tumis bawang bombay dan bawang putih sampai harum
- masukkan daging sapi giling sampai berubah warna
- Masukkan wortel, tumis sampai matang
- Tuang tumisan bawang+daging+wortel ke kentang halus
- Tambahkan keju parut dan daun bawang. Aduk sampai rata
- Masukkan garam dan merica. Koreksi rasa.
- Bulat² dan pipihkan
- guling di tepung terigu, celup ke adonan telur, guling di tepung roti
- bisa disimpan di kulkas dulu atau langsung goreng sampai kecoklatan

Bahan Saus :
6 sdm saus tomat
2 sdm kecap Inggris
2 sdm gula pasir
2 sdt saus tiram
2 siung bawang putih parut
10 sdm air panas

Cara membuat:
Aduk semuaaaaaaa. Tambah air kalau kekentalan.

07 June 2020

Karena sudah harus kembali kerja ke kantor setelah tiga bulan bisa kerja dari rumah dan puasa sama anak² serta suami, kemarin saya ngurus² Surat Ijin Keluar Masuk (SIKM) biar bisa balik ke Jakarta.

Syaratnya sih jelas di web corona.jakarta.go.id, untuk perjalanan berulang yang dilakukan non pemegang KTP Jabodetabek cuma perlu:
- KTP
- Pas Photo
- Surat keterangan kerja dari kantor
- Surat jaminan dari atasan (eselon 2)
- Surat pengantar dari kelurahan
- Surat pernyataan sehat yang kita tanda tangani sendiri di atas materai

Yang repot itu bikin pengantar dari kelurahan. Kelurahan tutup jam 12 siang terus ga ada informasi syaratnya apa aja. Karena suratnya cuma menyatakan saya adalah warga berdasarkan data kependudukan, asumsi saya cuma butuh KTP, KK, Pengantar RT, dan RW. Ternyata tidakkkkk. 😅😋

Di kelurahan mintanya sama kayak dokumen permintaan Pemprov Jakarta, tapiiiiii surat pernyataan sehatnya harus dari rumah sakit. Ga cukup ditandatangani sendiri. Dan harus rapid tes. 🤣🤣🤣 Lengkapnya gini
- KTP
- KK
- Pengantar RT dan RW
- Surat keterangan kerja dari kantor
- Surat jaminan dari atasan
- Surat keterangan sehat dari RS
- Hasil rapid tes

Nah looooo. 😅 ih... padahal kan cuma pernyataan kalau kita warga.. ga minta pernyataan kalau kita warga yang sehat. 😂

Kalau udah lengkap ngurusnya gampang kok. Sehari jadi.

Rapid testnya di mana? Kemarin sih di RSU Pindad ada.

Oh terus lebih enak bikin pengajuan SIKM nya lewat jakevo.jakarta.go.id meski harus register dulu. Biar ada pertinggal kemarin data² yang diajuin apa. Kalau langsung lewat corona.jakarta.go.id meski cepat ga ada pertinggal. Jadinya kayak saya. Status surat tinggal divalidasi penjamin via email, tapi emailnya ga sampai². Jadi khawatir salah nulis, cuma ga bisa ngecek. 😅

Membuat Pengantar Kelurahan untuk SIKM di Bandung

07 June 2020 capcaibakar

Karena sudah harus kembali kerja ke kantor setelah tiga bulan bisa kerja dari rumah dan puasa sama anak² serta suami, kemarin saya ngurus² Surat Ijin Keluar Masuk (SIKM) biar bisa balik ke Jakarta.

Syaratnya sih jelas di web corona.jakarta.go.id, untuk perjalanan berulang yang dilakukan non pemegang KTP Jabodetabek cuma perlu:
- KTP
- Pas Photo
- Surat keterangan kerja dari kantor
- Surat jaminan dari atasan (eselon 2)
- Surat pengantar dari kelurahan
- Surat pernyataan sehat yang kita tanda tangani sendiri di atas materai

Yang repot itu bikin pengantar dari kelurahan. Kelurahan tutup jam 12 siang terus ga ada informasi syaratnya apa aja. Karena suratnya cuma menyatakan saya adalah warga berdasarkan data kependudukan, asumsi saya cuma butuh KTP, KK, Pengantar RT, dan RW. Ternyata tidakkkkk. 😅😋

Di kelurahan mintanya sama kayak dokumen permintaan Pemprov Jakarta, tapiiiiii surat pernyataan sehatnya harus dari rumah sakit. Ga cukup ditandatangani sendiri. Dan harus rapid tes. 🤣🤣🤣 Lengkapnya gini
- KTP
- KK
- Pengantar RT dan RW
- Surat keterangan kerja dari kantor
- Surat jaminan dari atasan
- Surat keterangan sehat dari RS
- Hasil rapid tes

Nah looooo. 😅 ih... padahal kan cuma pernyataan kalau kita warga.. ga minta pernyataan kalau kita warga yang sehat. 😂

Kalau udah lengkap ngurusnya gampang kok. Sehari jadi.

Rapid testnya di mana? Kemarin sih di RSU Pindad ada.

Oh terus lebih enak bikin pengajuan SIKM nya lewat jakevo.jakarta.go.id meski harus register dulu. Biar ada pertinggal kemarin data² yang diajuin apa. Kalau langsung lewat corona.jakarta.go.id meski cepat ga ada pertinggal. Jadinya kayak saya. Status surat tinggal divalidasi penjamin via email, tapi emailnya ga sampai². Jadi khawatir salah nulis, cuma ga bisa ngecek. 😅

16 May 2020

Tadi malam, kita berjumpa
Kamu dengan kopi kesukaanmu
Aku dengan buku kesenanganku
Namun kita malah sibuk bertukar kata
Hingga kopimu dingin
Hingga bukuku terlantar di meja
Semalam
Sebentar saja
Ku tuntaskan rindu ini
Meski dalam mimpi
Sementara
Sampai nanti

Sementara Tuntas

16 May 2020 capcaibakar

Tadi malam, kita berjumpa
Kamu dengan kopi kesukaanmu
Aku dengan buku kesenanganku
Namun kita malah sibuk bertukar kata
Hingga kopimu dingin
Hingga bukuku terlantar di meja
Semalam
Sebentar saja
Ku tuntaskan rindu ini
Meski dalam mimpi
Sementara
Sampai nanti

15 May 2020

Buku: Juragan Haji

15 May 2020 capcaibakar


Dulu waktu masih langganan majalah Annida, saya senang banget baca cerpen-cerpennya Helvy Tiana Rosa. Yang paling ingat itu cerita mas Gagah. Jadi gitu liat kumpulan cerpennya beliau ya langsung dibawa pulang.

Cerpen²nya masih sama, banyak berlatar belakang daerah konflik, masih banyak mengenalkan bahasa² daerah. Informatif. Cuma kesal karena arti bahasa daerahnya ada di akhir cerita, malas gitu bolak-balik halaman. 😂 Kenapa ga di bawah tiap halaman aja.

Cerita-ceritanya gimana? Karena banyak soal konflik, ya selesai baca ga bikin bahagia. Apalagi banyak yang soal Aceh pas jadi Daerah Operasi Militer. Pernah ngalamin sendiri jadi ya gitu deh. Those are not pleasant memories to remember. Cuma ya baca aja.. biar ga terbuai dunia.

Bisa diperoleh di Togamas ya. Dia ada toko onlinenya.

Resep: Pisang Goreng Madu



PISANG GORENG MADU

Saya tu ga suka pisang. Jadi jaraaaang banget bikin apa² dengan bahan pisang. Beli pisang aja kalau anak² udah bosan makan buah itu lagi-itu lagi.

Cuman kemarin lagi marahan sama Tuan, jadi bikin pisang goreng kesukaan dia buat sogokan. 😆 Pengorbanan ini. Nyium baunya aja saya ga suka. Apalagi harus pegang² pisang dan motong². 😵

Resepnya nyontek mbak @irrasistible yang lihat resep akun ummi umar di cookpad. Biar sahih asal usulnya. 🤭

Saya pakai pisang apa aja yang ada di rumah. Secara ga ngerti jenis² pisang.


Ini gorengnya 2x. Setengah matang dulu sekedar kokoh kayak di foto ini, lalu baru goreng lagi sampai matang. Pas goreng pertama juga ga pakai teflon, tapi wajan kecil aja. Wajannya udah dari saya SMA jadi udah licin ga lengket, persis kayak teflon. Goreng pertama ini satu² gitu kan yaaaaa... MasyaAllah... lama. Bisa disambi baca buku tiap nuang.

Goreng kedua kalinya jangan kelamaan kalau ga hasilnya keras banget. Jadi pisgor ini ga bisa bolak balik dipanasin. Goreng secukupnya aja. Adonan yang setengah matang bisa disimpan terus digoreng nanti pas mau makan.

---

Oke. Ini resepnya

Bahan:
- 1 sisir pisang raja. Potong koin
- 300 gr tepung terigu
- 130 gr tepung beras
- 20 gr maizena
- 1 sdm margarin, lelehkan
- 65 ml santal kental
- ½ sdt garam
- ½ sdt vanila bubuk
- 2 sdm madu
- 360 ml air
- 2 sdm gula pasir
- ½ sdt baking powder
- minyak goreng

Cara membuat:
- aduk semua bahan kecuali pisang dan minyak goreng sampai rata dan smooth
- masukkan pisang. Aduk lagi.
- panaskan teflon, olesin minyak.
- tuang adonan. Terserah semana. Saya 1 centong nasi aja.
-  Goreng adonan pisang setengah matang. Sampai bulat² kokoh aja. Sisihkan
-  Panaskan minyak goreng. Goreng sampai terendam adonan pisang tadi sampai coklat dan ada gosong²nya.

Film: The Platform



THE PLATFORM

Film spanyol yang memenangkan penghargaan di Toronto International Film Festival. Filmnya seram, banyak adegan darah muncrat² dan adegan menjijikan. Jadi saya nontonnya tiga tahap. Kalau udah ga kuat berhenti dulu, nonton lagi kalau hati sudah siap. Yang mana bisa berhari-hari kemudian. 😂

Tuan yang janjinya mau menemani, mangkir begitu baca sinopsisnya. 😐
.
------
.
The Platform ini menceritakan kehidupan tahanan di penjara yang bentuknya vertikal. Vertikal itu garis lurus dari atas ke bawah. You're welcome.

1 lantai diisi oleh dua orang yang tengah²nya ada lubang besar. Untuk apa? Untuk jalan makanan. Jadi setiap hari makanan mewah, yang dibikin oleh koki² profesional layaknya di restoran, ditata di meja batu. Meja ini lalu diturunkan dari lantai ke lantai. Setiap lantai punya waktu sekian menit untuk memakan apapun yang ada si meja itu.

Walhasil, lantai berikutnya memakan sisa lantai sebelumnya. Yang enak lantai² atas kan ya. Makin ke bawah, bentuk makanannya makin ga jelas. Habis pulak. Jadi kalau dapat lantai angka-angka besar ya bisa ga makan. Atau makan teman. 🤮

Untungnya sebulan sekali, lantainya diubah. Yang kemarin di atas, bulan berikutnya bisa di bawah. Vice versa.
.
-----
.
The Platform ini menggambarkan apa? Ya kondisi sosial kita. Sumber daya yang dikuasai orang² di atas, yang di bawah terima remahan atau ga sama sekali. Padahal kalau semua orang memakan secukupnya saja sambil memikirkan orang lain, makanan itu cukup buat semua orang.

Terus orang² di lantai atas ga bakalan mau ngomong sama orang di bawahnya, karena mereka beda kelas. Padahal tiap bulan berubah.

Film ini kan menceritakan salah satu tahanan baru yang ingin bikin perubahan biar ga ada lantai yang ga makan sama sekali selama sebulan. Dia bisa bikin perubahan dari mana? Ya dari atas. Yang bawah sibuk mikir bagaimana bertahan hidup. Jadi orang² di lantai bawah itu bukannya susah di atur dan ga mau mikir, tapi ga bisa karena mereka kelaparan.

Gitu lah. Banyak banget insight dari film ini. Bagussss! Harus ditonton. Meski begitu selesai saya banyak bingungnya.

Tuan yang diceritain juga ngomel, ngapain sih bikin penjara gitu? Ya biar ada ceritaaaaa. 🤣